
"Nak Cahaya ibu titip Aqila sebentar ya,ibu mau ngeliat toko ibu dulu".
Tiba tiba suara Bu Aini membuat percakapan Cahaya dan Aqila terhenti.Setelah mereka liat Bu Aini sudah pergi,Cahaya pun melanjutkan percakapan mereka yang tadinya sempat terhenti.
"Kenapa Aqila berbicara seperti itu sayang".
"Aqila capek,Aqila juga bosen kak,Aqila kesepian", tampak wajah Aqila semakin sedih. "Mama kadang sibuk dengan toko baju mama kak,sehingga jarang punya waktu buat nemenin Aqila bermain kak,sementara Abang selalu aja sibuk dengan pekerjaan dikantor kak,selama ayah meninggal mama dan abang selalu sibuk kak jarang ada waktu buat Aqila".
Yah,Bu Aini dan Yoga selalu disibukan dengan kegiatan masing masing dan jarang memiliki waktu untuk sekedar bermain dengan Aqila, tampak kesedihan diwajah gadis kecil itu.
"Apa Aqila gak punya temen sekolah yang dekat dengan Aqila gitu", pertanyaan Cahaya membuat gadis kecil itu menunjukan senyum yang terpaksa dari bibirnya.
__ADS_1
"Mana ada sih kak yang mau berteman dengan Aqila,Aqila itu cuma seorang anak yang lemah kak,gampang sakit,jadi temen temen Aqila tuh pada menjauh kak,mereka takut jika sewaktu waktu Aqila sakit ketika sedang bermain dengan mereka,mereka takut disalahkan kak,dan saat bermain Aqila hanya akan merepotkan mereka saja kak,Aqila gak bisa terlalu lelah kak,dari kecil fisik Aqila lemah kak,bahkan disaat Aqila sedang sakit, ibu dan abang gak bisa nemenin Aqila kak,hanya ada bibi yang bekerja dirumah ini yang selalu nemenin dan merawat Aqila kak.
Hati Cahaya yang mendengar penuturan dari gadis kecil itu, membuatnya ingin menangis.Rasa ibah dihatinya tentang kehidupan sehari hari anak itu mengingatkan akan hidupnya sendiri yang harus jauh dari kedua orang tuanya.
Ditariknya tubuh gadis kecil itu kedalam pelukan Cahaya,dibelainya rambut anak itu dengan penuh kasih sayang.
" Sayang,Aqila harus sabar,gak boleh berpikir yang enggak enggak pada mama dan abang ,mereka sibuk bekerja buat Aqila juga,agar Aqila bisa memiliki masa depan yang cerah nantinya,bisa terpenuhi setiap keinginan Aqila".
"Sebenarnya hidup kakak juga gak jauh beda dengan Aqila,cuma bedanya Aqila masih tinggal dengan mama yang sayang sama Aqila dan seorang Abang yang mencintai Aqila".
"Sementara kakak harus berpisah dengan kedua orang tua Kakak, karna mereka lebih memilih untuk menikah lagi dengan pasangan mereka masing masing tanpa memikirkan perasaan kakak".
__ADS_1
"Mereka meminta kakak untuk memilih ikut ibu atau ayah kakak, tapi kakak lebih memilih hidup sendiri sayang".
"Semua manusia itu punya cobaan hidup masing masing dan berbeda beda dek,
jadi adik gak boleh merasa kecil hati dan sedih terus menerus,suatu hari nanti adx akan tau alasan kenapa mama dan abang sangat sibuk bekerja mencari uang,kakak janji akan selalu ada buat Aqila",oke",
"Janji ya kak ,Aqila gak butuh teman lain cukup kakak saja Aqila sudah senang kak".
"Ia kakak janji sayang, sekarang Aqila mau tidur siang gak,kan dari tadi kita udah main terus ,kapan istirahat nya buat tubuh Aqila".
"Aqila takut mau tidur kak",
__ADS_1
"Ha takut kenapa sayang", tanya Cahaya dengan menaikan alisnya sebelah.