Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu

Cinta Hadir Seiring Berjalannya Waktu
68.Apa Yang Bisa Aku Lakukan


__ADS_3

Setelah percakapan panjang antara Intan dan Yoga,Intan pun berpamitan kepada Yoga untuk segera pulang,dan tak lupa Intan juga menitipkan sebuah salam dan pesan untuk Cahaya putri yang selama ini ia telantarkan hal tersebut dikarenakan Cahaya lebih memilih masuk kedalam kamar dari pada ikut berkumpul dengan Yoga mau pun Ibu nya.


Cahaya belum siap untuk menyambut kedatangan Intan yang sangat tiba tiba dikehidupannya yang saat ini.Cahaya sangat terpukul setiap mengingat betapa hancur hatinya saat sang ibu meninggalkan dirinya seorang diri tanpa sepatah kata pun.


Yoga yang saat itu hendak mengetuk pintu kamar Cahaya dari luar mengurungkan niatnya karena mendengar isak tangis sang istri yang membuat hatinya bagai tercabik cabik,namun tak banyak hal yang bisa Yoga lakukan selain menunggu Cahaya siap untuk bercerita kepadanya,mungkin saat ini Cahaya ingin seorang diri terlebih dahulu untuk menata kembali suasana hatinya.


Yoga pun memutuskan untuk tidak pergi kemana pun selain memilih duduk didepan pintu kamar Cahaya yang sedang tertutup rapat,Yoga hanya dapat mendengarkan isak tangis sang istri yang terdengar sangat pilu ditelinganya.


"Apa yang bisa aku lakukan untuk menghibur mu ay, hal apa yang bisa mebuat mu berhenti menangis,hati ku teramat sakit aya melihat mu seperti ini,aku ingin ingkau selalu tertawa dan tersenyum manis aya,aku gak ingin melihat engkau menangis seperti ini, karna engkau adalah segalanya bagi ku ay".batin Yoga.


Jam sudah menunjukan pukul 23:00 WIB,Cahaya pun memutuskan keluar dari kamarnya untuk mengambil air minum,namun saat pintu baru saja terbuka sedikit ia melihat Yoga sedang tertidur didepan pintu kamarnya sambil duduk bersandar kedinding,hal tersebut membuat Cahaya merasa sangat bersalah terhadap Yoga,hanya karna kesedihan hatinya, Cahaya sampai melupakan bahwa dirumah itu ada orang lain selain dirinya,masih ada Yoga yang seharusnya ia perhatikan apakah suaminya tersebut sudah makan malam atau belum bahkan ia tidak tahu karena ia disibukan dengan dunianya seorang diri.

__ADS_1


Dipandangnya wajah lelaki yang sudah menjadi suaminya tersebut,tanpa terasa air mata pun mengalir dipipi Cahaya.


"Maafin aku mas,tanpa ku sadari aku telah mengabaikan kamu,aku terlalu berlarut dalam kesedihanku,aku tidak memperdulikan keberadaan kamu dirumah ini,apakah kamu sudah makan atau belum malah gak aku perdulikan".Batin Cahaya


Cahaya pun memilih untuk duduk disamping Yoga tanpa berniat untuk membangunkannya,ia masih ingin menatap wajah Yoga,disentuhnya wajah tampan sang suami yang sedang tertidur pulas.


" Aku beruntung memiliki kamu mas,disaat kedua orang tua ku pergi meninggalkan aku seorang diri,engkau hadir menggantikan mereka untuk menjaga dan melindungi aku,engkau selalu ada untuk ku,engkau mengisi hari hari ku yang sangat membosankan untuk ku menjadi berwarna kembali,aku gak tau jika tiada kamu dalam hidupku saat ini", ucap Cahaya


Disaat Cahaya sudah tertidur,Yoga pun membuka matanya,ternyata Yoga sudah terbangun saat Cahaya menyentuh wajahnya hanya saja ia tetap berpura pura tidur agar Cahaya tidak merasa sungkan terhadapnya.


"Sebenarnya ada apa dengan kamu aya,kenapa kamu sangat terpukul seperti ini,kenapa kamu tidak ingin membagi luka mu pada ku,apa yang bisa aku lakukan untuk mengembalikan senyum dan tawamu".Ucap Yoga sambil mengecup kening Cahaya

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa tetap Like dan setia ya teman teman sama novel ini...😊


Dukung aku terus supaya tetap semangat update kembali...


Dan ajak juga ya teman teman yang lainnya yg belum singgah di novel ini buat ikutan baca dan Like ne novel


Makasih dan mohon maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan atau pun ceritanya ya🙏


Miss you all

__ADS_1


__ADS_2