
Setel perbincangan Yoga dan Arief yang lumayan cukup panjang, kini Arief memutuskan untuk pamit pulang,Cahaya dan Yoga pun ikut mengantar kepergian Arief sampai halaman rumah mereka.
"Aku pulang dulu ya Yog dan Icha,kalau entar Yoga jahat sama kamu jangan sungkan buat kabarin aku,biar aku tonjok tuh wajah, oh ia aku hampir aja lupa,tadi sebelum kemari aku beli sesuatu buat kamu sebentar ya aku ambil di mobil.Arief pun cepat cepat membuka pintu mobilnya dan segera mengeluarkan hadia yang tadi sempat ia beli sebelum berkunjung kerumah Yoga.
"Ini Icha,tadi aku beliin kamu tas, tapi gak tau kamu suka atau tidak,dan ini tadi aku liat cantik jadi aku beli aja buat kamu",Arief menyodorkan sebuah tas putih dan sebuah bingkisan yang tidak ia sebutkan isinya.
"Wah makasih banget Rief, aku suka kok, dan ini apa",tanya Cahaya sambil menunjukan bingkisan yang baru saja diserahkan kepadanya.
"Rahasia Icha,kamu baru boleh buka nanti setelah dikamar,bila perlu jangan tahu Yoga",bisik Arief ditelinga Cahaya yang membuat Yoga kesal.
"Ya sudah aku permisi Ya Icha ".ucap Arief sambil memegang bahu Cahaya .
"Ia hati hati dijalan ya Rief".
"Ok Icha cantik".
Adegan serta percakapan Cahaya dan Arief sukses membuat hati Yoga memanas.
Cahaya dan Yoga masih menatap kepergian Arief yang tinggal sedikit lagi tak terlihat mata.
__ADS_1
"Mas,aku tidur siang sebentar ya? lelah banget soalnya,entar kalau mas mau perlu sesuatu bangun kan saja aku".pamit Cahaya.
Namun disaat Cahaya baru saja berbalik ingin meninggalkan Yoga di luar, tiba tiba saja Yoga menarik tangan Cahaya.
"Apa yang Arief bisikan tadi sama kamu,kenapa hanya kalian berdua saja yang tahu sementara aku gak boleh dengar,apa yang kalian sembunyiin dari aku,apa aku gak berhak tahu sebagai suami mu.Aku gak suka kalian terlalu dekat seperti tadi,kalian seakan akan tak menganggap keberadaan ku, dan hadiah dari Arief jangan pernah pakai didepan mata ku,aku bisa belikan yang lebih dari itu untuk istri ku",Yoga mengambil alih semua barang pemberian dari Arief.
Cahaya pun tak mampu membantah semua ucapan Yoga karna ia juga tidak ingin hubungan pertemanan Arief dan Yoga semakin kacau dengan kesalah pahaman yang mungkin bisa saja muncul.
***
Yoga merasa sangat bosan karena duduk seorang diri tanpa Cahaya disampingnya.ia memutuskan untuk masuk kedalam kamar untuk mengambil Handphone Cahaya sekaligus melihat lihat siapa saja yang akhir akhir ini berhubungan dengan istrinya tersebut.
"Cantik,kamu sangat cantik,sehingga aku takut untuk kehilanganmu".Batin Yoga
__ADS_1
Sampai pada akhirnya mata Yoga terbuka lebar saat ia melihat photo yang selama ini tidak pernah ia pikirkan atau pun ia simpan bahkan untuk melihatnya pun ia tak sudih diawal pernikahan mereka.
Dengan cepat Yoga pun segera mengirim Photo photo tersebut ke handphonenya.
"Aku sama sekali tidak menyangka kalau kamu menyimpan photo pernikahan kita selama ini,dari awal kamu gak pernah main main dengan pernikahan kita,hanya aku saja yang sudah terlalu banyak mengabaikan serta melukai hati mu,Maaf kan aku Icha, beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya dari awal lagi, ku mohon jangan lelah untuk menghadapi segalah sifat ku, jangan pernah lelah untuk tinggal disisi ku", ucap Yoga sambil mencium kening sang istri yang sedang tertidur pulas,tanpa terasa air mata Yoga pun terjatuh saat mengingat ulang diawal pernikahan mereka disaat dengan santainya ia bercerita tentang Rindu kepada Cahaya.
Bersambung....
__ADS_1
Aku hadir kembali teman teman dan akan aku usahakan buat Rajin updaten buat kalian yang tetap setia
terima kasih dan maaf udah telat banget buay update lagi baru bisa sekarang