
Pagi ini Yoga tampak sangat sibuk diawal minggunya.
"Permisi pak,maaf mengganggu,,ini ada undangan pernikahan pak,katanya dari teman kuliah Bapak dulu.''ucap sekretaris Yoga.
"Ohh baik lah terima kasih."
"Sama sama pak." sekretaris Yoga pun segera beranjak keluar setelah meletakkan undangan tersebut dimeja kerja Yoga.
Namun tidak lama kemudian Yoga dikejutkan oleh kedatangan Arief.
"Wah kamu dapat juga ya Yog." tegur Arief yang tiba tiba nyelonong masuk keruang kerja Yoga.
"Ia nih emang kenapa gak suka kamu Rief."
__ADS_1
"Eh bukan gitu loh Yog,akukan cuma tanya aja."
"Oh ia kamu bakal pergi gak Yog dan kalau pergi kamu sama siapa." tanya Arief penasaran.
"Menurutmu sama siapa lagi aku perginya kalau bukan pergi bersama Rindu Rief."
"Kalau gitu boleh dong aku ngajak Cahaya sebagai pasangan aku Yog,aku gak punya pasangan ne Yog,boleh ya yah,lagian kamu apa gak kasian liat Cahaya dirumah aja,aku janji deh Yog,gak akan macam macam sama Cahaya ,,,gimana ???, Arief memohon dengan wajah yang sangat memelas.
Arief pun langsung menghubungi Cahaya agar dia dapat segera bersiap siap.
Malam itu pun tiba,,,, terlihat Cahaya yang sedang merias dirinya didepan cermin ,,,,dengan mengenahkan baju dress berwarna putih....malam itu Cahaya terlihat sangat cantik...namun tanpa ia sadari, ternyata Yoga diam diam masuk kedalam kamar berniat untuk menjahili Cahaya dengan merangkul kan tangannya ke leher Cahaya dari belakang sehingga membuat Cahaya terkejut.
Tak hanya sampai disitu,Yoga yang kurang puas karna tak mendapat perlawanan dari Cahaya langsung mengacak acak rambut Cahaya hingga berantakan, sambil tertawa Yoga pun berjalan menuju ranjang dan duduk diatas ranjang tersebut,memperhatikan mulut Cahaya yang seperti mengucapkan berbagai macam mantra karna jengkel dengan kelakuan Yoga pada nya,,melihat seakan banyak nya kutukan yang diucapkan Cahaya untuk Yoga membuat dirinya semakin suka .
__ADS_1
"Udah deh percuma juga kamu dandan habis habisan,karna tuh muka tetap sama aja gak ada yang berubah."ejek Yoga.
"Ih tuh bibir ngapain sih merah merah banget da kayak mau ngelenong aja kamu neng."Yoga yang bangkit dari duduk nya meraih tissue yang ada dimeja rias Cahaya dan segera menghapus lipstik Cahaya dibibirnya.
"Kamu itu gak pantes pakai warna merah pantes nya tuh pakai warna hitam." lanjut Yoga.
"Kamu itu ya Wak, gak seneng banget sih liat orang bahagia,,usil kali sih jadi orang,gak usah mancing mancing emosi orang deh,bagus kamu tuh jemput pacar kamu sana.
"Wah sapa juga yang mancing,,,lagian apa enak nya mancing kamu coba neng,,,lebih enak lagi mancing ikan bisa dimakan."
Ketika Cahaya melihat pantulan dirinya yang sudah kembali terlihat cantik di cermin,Cahaya pun mendekatin Yoga,tanpa Yoga sadari, ternyata Cahaya memegang kepala Yoga sambil mengacak acak rambutnya yang sudah terlihat rapi dan tampan,,,otomatis Yoga yang sadar karna mendapat balasan dari Cahaya berusaha lari untuk mengejar Cahaya yang sudah terlebih dahulu berlari meninggalkan Yoga dikamar,sambil berkata "Rasakan itu balasan dari ku untuk mu."mereka seperti Tom and Jerry yang selalu berkelahi dan saling menjaihili.
Bersambung,,,,
__ADS_1