
"Cahaya ingin melangkah pergi meninggalkan Yoga dan Rindu,,,namun langkahnya terhenti, ketika tangan Yoga menarik kembali tangan Cahaya,,,tanpa mengucapkan sepatah kata pun,Yoga hanya menatap Cahaya dengan tatapan sendu,memohon agar Cahaya tak pergi meninggalkannya.
"Aku mau kekamar mandi Yoga,apa kamu mau ikut juga."Ucap Cahaya yang seketika membuat wajah Yoga tersenyum.
"Mau,,, jika boleh aku ingin ikut dengan mu Cah."
"Baiklah,ayo antarkan aku ke toilet."
Mereka berdua pun melangkah bersama meninggalkan Rindu yang berdiri mematung ditempatnya.
"Apa dihati mu benar benar sudah tidak ada lagi tempat untuk ku Yog,,apa secepat itu kamu melupakan aku dan memilih dia,,,aku baru sadar,ternyata sesakit ini waktu aku mengkhianatimu,apa aku bisa bertahan seperti mu, dalam menghadapi rasa sakit ini,apakah aku bisa secepat mungkin melupakanmu,aku masih berharap engkau kembali pada ku Yog."batin Rindu yang segera melangkah pergi meninggalkan meja makan mereka,dengan rasa sakit didalam hati nya,,
**
"Apa lagi sih Yog,,,aku mau masuk nih,,atau kamu ingin masuk juga ya kedalam,gak takut apa, kamu di keroyok sama cewek cewek nantinya."ucap Cahaya yang merasa sebal karna Yoga menarik tangannya ketika mereka sudah sampai didepan pintu toilet,yang bertuliskan toilet wanita.
"Kayak nya perlu dicoba tuh Cah,,,siapa tahu seru bisa liat cewek cewek didalam toilet."seketika ucapan Yoga membuat Cahaya melayangkan tangannya ke kepala Yoga.
"Tok,,dasar otak mesum,,Cahaya kesal dengan ulah sang suami,namun yang dijitak bukannya kesakitan malah tersenyum manis.
__ADS_1
"Aku bercanda Cah,aku hanya takut kamu pergi ninggalin aku."ucap Yoga dengan wajah yang sudah berubah menjadi sedih.
"Kamu gila ya Yog,,kamu pikir kita ini disinetron apa, yang ada adegan sih cewek manjat jendela toilet karna mau kabur dari penjahat,,gak usah mikir yang gak gak deh Yog,aku gak punya keahlian manjat tembok."Cahaya langsung melangkah pergi memasuki pintu toilet tanpa mau berdebat lagi dengan sang suami.
"Sudah 25 menit, Cahaya tidak juga tampak keluar dari toilet tersebut,sehingga membuat Yoga gelisah.
"Kok Cahaya belum keluar juga sih,sudah hampir setengah jam dia didalam."batin Yoga sambil berjalan bolak balik didepan pintu.
Tanpa rasa malu maupun takut lagi,Yoga segera melangkah masuk ke dalam toilet tersebut,,namun sesampainya didalam toilet,Yoga bingung Cahaya entah berada di pintu yang keberapa,ia takut salah mengetuk pintu dan membuat orang yang berada didalamnya menjadi murka mau pun berpikir yang tidak tidak tentangnya.
"aah bodoh ah, aku panggil aja deh,biar sekalian tuh para wanita pada keluar semua,dengan begitukan Cahaya bakal keluar dan akan semakin mudah untuk aku menemukan Cahaya."
"Hem",,sayang banget ya ganteng ganteng tapi banci."
"Ia ya,,,"atau jangan jangan mulai gila tuh orang.
"Hus jangan kuat kuat tar orang nya dengar, bagus kita keluar aja deh."
Percakapan kedua wanita tersebut sukses membuat Yoga menaikan kedua alisnya.
__ADS_1
"Demi kamu nih Cah,aku rela kehilangan harga diri ku."batin Yoga.
"Ceklek,,suara pintu terbuka.
"Kamu itu apaan sih Yog,sampai benar benar nekat masuk gini."ucap Cahaya sambil melangkah tanpa memperdulikan keberadaan Yoga,Cahaya berjalan menujuh cermin yang terdapat didalam toilet tersebut.
"isss aku dicuekin."ucap Yoga yang merasa kesal dengan sifat Cahaya pada nya.
"Aku tuh masuk karna takut kamu beneran kabur dari ku,atau aku pikir kamu itu pingsan didalam toilet, karna udah hampir setengah jam aku itu nungguin kamu diluar."Yoga benar benar tampak kesal dan emosi.
"ohhh itu,aku sengaja aja mau lama lama didalam toilet, biar kamu capek aja nunggu diluar."Balas Cahaya tanpa rasa bersalah sedikit pun diwajahnya, melainkan sebuah senyuman manis yang ia tampilkan diwajah cantiknya,,bukanya marah,Yoga malah ikut tersenyum, begitu melihat senyum sang istri dan berkata.
"Aku rela kamu kerjain kayak apa pun, asal kamu senang dan gak pergi dari ku.",Aku rela kehilangan harga diriku hanya untuk membuat mu tetap berada disisi ku."perkataan Yoga seketika membuat hati Cahaya berdetak hebat,ia tidak menyangka jika perkataan seperti itu akan keluar dari mulut suami yang sudah ia kerjain,sehingga rasa bersalah pun timbul dalam hatinya.
***
Maaf kakak" dan teman" baru bisa up,,dan makasih ya buat yang udah dukung aku,,dan buat yang tetap setia dengan kisah bang Yoga bersama Cahaya,,,tinggalin Like yang banyak ya kak,,,
Terima kasih buat kebaikan hati kakak" dan teman"🥰🥰🥰
__ADS_1