Cinta Ku Mr Pilot

Cinta Ku Mr Pilot
bab 14


__ADS_3

Mama Arman melihat Arman yang terlalu memperhatikan seseorang pun langsung memperkenalkan orang itu.


" itu Bu Vanya yang punya rumah ini nak. Bu ibu ini putra semata wayang saya nama nya Arman" ujar mama Arman memperkenalkan Arman.


ia ingat ternyata ia pernah lihat Bu Vanya ini di sosial media nya Vina yang pernah ia stalking dulu.


" wah ganteng banget anak nya Bu" puji salah satu ibu arisan tersebut kepada Arman. Arman hanya tersenyum malu. ia sangat malu saat ini sebab hanya dia yang laki laki yang ada disana.


" kerja apa nak?" tanya ibu tersebut


" dia pilot Bu" jawab mama Arman.


di lihat nya seorang lelaki yang baru saja turun dari tangga. dan Bu Vanya mengenalkan lelaki tersebut.


" eh vino sini nak kenalan sama temen mama" ujar bu Vanya. dengan rasa enggan ia tetap memenuhi perintah ibunya tersebut. setelah bersalaman dengan semua teman ibu nya vino hendak meninggalkan mereka.


" ini kenalin anak nya Bu Broto nak. Mama rasa kamu tidak akan kemana mana kan. ajak dia berkeliling rumah kita" ujar Bu Vanya.


" akhirnya bisa keluar dari sini juga" gumam Arman dalam hati. ia pun pergi bersama vino berkeliling rumah Bu Vanya.


setelah selesai mereka pun semua pamit pulang kepada Bu Vanya. termasuk mama Arman.


" Bu saya pulang ya" ujar mama Arman sambil memeluk Bu Vanya lalu berbisik kepada nya.


" aku tidak marah atas peristiwa waktu itu. semoga kita akan tetap bisa jadi besan" bisik mama Arman.

__ADS_1


mereka pun pergi dari rumah Bu Vanya dan melaju kan mobil nya.


ketika di mobil Arman memberanikan bertanya sesuatu kepada mama nya.


" ma, Bu Vanya punya anak perempuan kah?" tanya Arman


" ada nak, perempuan itu kembaran vino yang tadi itu" ujar mama Arman.


" oh ternyata dia kembar" ucap Arman dalam hati


" Bu Vanya itu adalah calon mertua kamu yang kemarin itu nak" ujar mama Arman. sontak membuat Arman terkejut. untuk memastikan ia bertanya nama wanita itu.


" apa nama nya Vina ma?" tanya Arman


" ia sayang. nama nya Vina aichman" jawab mama Arman


" ti-tidak ma, Arman hanya menebak. sebab nama kemabaran yang laki laki vino. siapa tau nama kembaran yang perempuan Vina. hehe" jawab Arman canggung.


sesampai nya dirumah Arman bergegas ke kamar nya. segera ia rebah kan tubuh nya dan memikirkan apa yang telah terjadi.


" kenapa dia? kenapa harus dia? aku bingung harus senang atau membenci nya. sebab ia telah membuat malu keluarga nya atau pun keluarga ku atas kelakuan nya" gumam Arman. ia pun mengambil ponsel nya. ia membuka sosial media nya dan mencari kembali nama Vina. ia menelusuri setiap postingan yang di buat oleh Vina. terpampang jelas disitu foto keluarga nya. dan ia juga melihat foto terbaru nya yang sedang berada di puncak.


Arman tidak tau harus bersikap bagaimana, ada rasa yang sangat sakit dalam hati nya sebab keluarga nya sempat di permalukan Vina. tetapi tidak di pungkiri kalau Arman juga suka kepada Vina. tak lama ada yang mengetuk pintu kamar Arman.


tok...tok...tok..

__ADS_1


" boleh mama masuk sayang?" ujar mama Arman . Arman pun membuka kan pintu untuk mama nya itu.


" masuk ma. ada apa ma?" tanya arman


" Mama ingin berbicara sama kamu sebentar nak" ujar mama Arman


" iya ma silahkan" ujar Arman. lalu mama Arman memasuki kamar Arman.


" nak mama masih ingin kamu menikah dengan anak nya Bu Vanya itu nak" ujar mama Arman


" Mama sudah gila ya. anak nya saja menolak Arman dengan kabur dan gak tau kan sekarang keadaan nya gimana" ujar Arman dengan nada yang sedikit tinggi sebab ia kesal


" Mama yakin dia seperti itu karena belum mengenal kamu nak. coba lah untuk kalian saling mengenal dulu. jika memang kamu rasa tidak cocok selama pendekatan mama izin kan kamu menikah dengan wanita lain. Mama hanya ingin kamu mencoba apa yang mama saran kan nak" ujar mama Arman


" bagaimana Arman harus mengenal nya ma. keluarga mereka saja tidak tau dimana keberadaan dia" ujar Arman


" Mama sudah ada kontak nya nak. insyaallah mama akan memperkenal kan kalian berdua. tapi saran mama kamu jangan beri tahu dia dulu kalau kamu adalah calon tunangan nya yang gagal waktu itu" ujar mama Arman


" baik lah. Arman turuti kemauan mama. tapi ada satu yang mama tidak ketahui " ujar Arman


" apa itu nak? kamu jangan buat mama takut" ujar mama Arman


" kami sebenarnya sudah beberapa kali pernah berjumpa. Arman tidak yakin dia akan mau dengan Arman. sebab Arman ketika ketemu dia, Arman selalu bersama Tara ma" ujar Arman


" gak papa nak, berusaha saja dulu. nanti kita lihat hasil nya" ujar mama Arman lalu pergi meninggalkan kamar Arman.

__ADS_1


saat ini Arman bingung harus bagaimana, apa ia harus ikut dalam perusahaan papa nya atau tetap menjadi pilot. sebab ketika ia menjadi pilot peluang untuk mendekati Vina sangat sedikit sebab waktu nya yang amat sangat terbatas.


__ADS_2