Cinta Ku Mr Pilot

Cinta Ku Mr Pilot
bab 24


__ADS_3

Zahra baru saja pulang dari kantor di lihat nya rumah Vina sedang tertutup " mungkin dia sedang tidur" pikir Zahra. lalu ia melangkah kan kaki ke teras rumah. di ketuk nya pintu berkali kali tetapi tidak ada jawaban hingga akhir nya ia membuka menggunakan kunci yang ada pada diri nya. " tumben sekali anak ini dirumah tapi di kunci rumah nya, biasa juga gak pernah di kunci" pikir Zahra.


Zahra pun masuk menuju kedalam rumah, di cari nya Vina di setiap ruang bahkan di kamar nya pun tidak ada. Zahra sangat heran Vina tidak ada, sebab mobil nya ada di rumah. tidak ingin terlalu memikirkan Zahra segera membersihkan diri lalu membaring kan tubuh nya di kasur. lalu ia pun membuka ponsel nya di lihat nya ada pesan dari Vina.


" Ra, aku hari ini ke Sumatera ya, aku ingin menikmati liburan ku sambil jalan jalan. aku tidak pulang selama 3 hari ya Ra" tulis Vina di dalam pesan nya.


" memang susah ya kalau hobby sudah traveling, pasti main nya jauh jauh. sudah gitu sendirian lagi. enak nya punya mental seperti kamu Vin" gumam Zahra


sementara Vina saat ini ia sudah sampai ditempat tujuan nya dan akan mencari tempat penginapan. Vina berusaha mencari penginapan terbaik lewat aplikasi dan sampai lah ia pada penginapan yang telah ia booking, dan ternyata penginapan tersebut jauh dari ekspektasi Vina, apa yang di lihat nya di aplikasi berbanding terbalik dengan aslinya, ia sebenarnya sangat kesal sebab ini pertama kali nya Vina ke sini jadi ia tidak terlalu tahu jenis jenis penginapan disana.


Tiba tiba ponsel nya berdirinh, di lihat nya pak zio yang menghubungi nya.


" hallo pak, ada apa ya?" tanya Vina


" kamu lupa ya Vin, kenapa selalu lupa sih. panggil aku zio saja" ujar zio


" oh i-iya zio" jawab Vina canggung


" gimana liburan kamu seru?" tanya zio


" belum tau nih, ini juga baru sampai di penginapan. kok kamu tau aku lagi liburan?" tanya Vina


" ya tau lah, saya kenal kamu gak mungkin kami menyia nyia kan waktu cuti mu itu" ujar zio


" oh iya sih" jawab Vina singkat


" ya sudah kamu hati hati disana ya, jaga dari baik baik" ujar zio lalu mematikan telepon.

__ADS_1


Vina yang mendengar pun tampak risih dengan apa yang di katakan zio, bukan karena Vina tidak suka paras nya. zio memang lah seorang direktur yang tampan dan sempurna di mata wanita lain, tapi bagi Vina ia tetap lah atasan Vina dan menurut Vina tidak terlalu pantas jika bersikap seperti tadi kepada nya.


Vina yang tadi nya ingin menginap di hotel zonk itu pun mengurungkan niat nya, ia mencari warga lokal untuk membantu nya mencari penginapan yang sesuai keinginan nya.


" permisi pak? maaf pak numpang tanya, saya ingin mencari hotel dengan pemandangan langsung ke arah danau ada kah pak?" tanya Vina. untung nya bapak tersebut menyambut Vina dengan baik


" dari sini gak jauh kok kak, cuma 100 meter ke depan udah dapat hotel yang pemandangan nya cantik" jawab bapak tersebut


" terimakasih ya pak" ujar Vina


Vina pun terpaksa jalan kaki lagi sekitar 100 meter ke depan, hingga terlihat hotel yang terlihat cukup bagus. ia pun segera bergegas memboking hotel tersebut hanya selama 1 hari, sebab esok hari nya ia akan pindah ke tempat yang lain.


ia pun segera memasuki kamar yang telah ia pesan dan merebah kan tubuh nya itu yang terasa sangat lelah lalu ia mengambil ponsel nya untuk menelpon Zahra. tak lama Zahra pun mengangkat telepon Vina.


" apa lu telpon-telpon gua? enak ya gua pulang pulang lu udah beda daerah aja" ujar Zahra kesal


" enak banget sih lu bisa libur banyak gitu, gua kan iri, jadi pengen jalan jalan kayak elu juga" rengek Zahra


" Halah kamu juga kalau aku ajak ntar banyak ngeluh nya, soalnya aku suka menjelajah tempat tempat baru, ntar baru jalan sedikit pasti udah komplen minta pulang" ujar Vina


" ya kalau kamu jalan jalan gitu aku bawa koper ku dong, kan bisa jalan sendiri kayak skuter " jawab Zahra


" kami pikir jalanan nya mulus kayak bandara haha" tawa Vina


" udah deh aku mau istirahat bentar. malas aku ngobrol lama lama sama kamu" ujar Vina lalu mematikan telepon nya.


baru saja ia ingin memejam kan mata nya, ponsel nya pun kembali berdering dan membuat Vina terpaksa menunda waktu istirahat nya lagi. di lihat nya mama Arman yang menelpon nya, Vina sebenarnya malas untuk mengangkat tetapi akhirnya ia angkat juga.

__ADS_1


" halo Tante" jawab Vina


" halo Vin, kamu kemana saja? chat Tante kenapa tidak pernah di balas, kamu ada masalah sayang?" tanya mama arman


" maaf Tante, Vina sedang banyak kerjaan kemarin jadi tidak sempat membalas pesan Tante" jawab Vina


" ya ampun kasihan sekali, kamu sudah makan belum? biar Tante jemput" ujar mama Arman


" enggak usah Tante, Vina gak di rumah tan, Vina sedang ada di Sumatera " ujar Vina


" oh gitu ya nak, ya sudah. kebetulan sekali ya " ujar mama Arman


" apa nya yang kebetulan Tante?" tanya Vina


" enggak ada sayang, ya sudah have fun ya nak" ujar mama Arman lalu mematikan telepon


Vina pun menghela nafas panjang.


" huh sudah jauh pun masih di cari cari, semoga saja setelah ini tidak ada lagi yang mengganggu. bisa bisa kacau liburan gua" gumam Vina


Vina pun kembali memejam kan mata nya, tak terasa sudah 1 jam Vina tertidur lalu ketika bangun ia takjub melihat pemandangan sore dari bilik kamar nya begitu indah, Vina pun melangkah kan kau menuju teras kamar nya, ia pun menikmati sunset yang cukup indah di sore itu.


" gak sia sia sih jalan jauh kesini, setelah sekian lama tidak pernah traveling lagi, dan ketika memulai lagi sudah di suguhkan dengan pemandangan si indah ini Masya Allah" gumam Vina.


setelah menikmati indah nya sunset Vina kembali ke kamar nya dan berniat untuk mandi setelah itu ia sholat lalu makan malam.


Vina tidak keluar malam itu sebab saat itu Vina membawa beberapa mie instan untuk di santap nya, dan untung nya di kamar tersebut disediakan alat untuk memanas kan air. ia pun memanaskan air itu untuk membuat mie instan dan juga secangkir kopi untuk di nikmati malam itu.

__ADS_1


__ADS_2