
kini vina sering menghubungi kembaran nya yaitu viko untuk mengetahui kondisi mama nya atau papa nya. tetapi Vina meminta agar Viko merahasiakan keberadaan nya.
saat ini Vina sedang bingung sebab ada proyek besar yang harus dia kerjakan. tetapi disisi lain ada pertunjukan fashion show mama Arman yang akan di gelar hari ini juga. jika Vina pergi ke tempat acara mama Arman Vina akan kehilangan proyek besar dan terancam di pecat.
ia pun merengek minta pendapat sahabat nya itu.
" zahra gimana dong aku bingung banget ini harus gimana?" rengek Vina
" ya kamu harus bisa memilih dong mana yang paling penting" ujar Zahra
" kalau disuruh pilih aku gak bisa pilih zahra. fotografi itu dunia ku. tetapi kalau aku tidak kerjakan proyek ini sekarang juga ntar aku di pecat mau makan apa aku" ujar Vina
" tuh kamu tau. makanya masalah hobby kamu itu belakang Dulu. toh ibu itu masih menawar kan event dia selanjut nya kan. jadi santai aja lah" ujar Zahra menasehati Vina.
" bener juga sih kamu ra. ya sudah deh aku ikuti saran kamu aja, terima kasih sayang ku" ujar Vina sambil memeluk Zahra
__ADS_1
" hih jangan peluk peluk lah. geli aku" ujar Zahra menepis pelukan Vina.
akhirnya Vina menghubungi ibu Arman untuk membatal kan janji nya itu.
sementara di sisi lain Arman saat ini sudah selesai flight di Bali. dan sukur nya dapat libur 3 hari dan melanjutkan penerbangan 3 hari lagi.
saat itu ia menginap disalah satu hotel di Bali. dan Tara ikut menginap didekat kamar Arman.
saat itu Tara mengajak Arman untuk berjalan jalan di pantai tetapi di tolak Arman sebab ia merasa sangat lelah dan ingin istirahat.
" kamu saja dulu ya. aku mau istirahat dulu. besok deh janji aku bakal temenin kamu jalan jalan" ujar Arman lembut.
Arman pun tertidur tetapi hanya memakan waktu sekitar setengah jam. setelah itu ia terbangun. karena ia tidak bisa tidur lagi Arman memutus kan untuk menyusul Tara di pantai dan memberi kejutan kepada nya.
ia pun menyusuri tempat mencari Tara. ketika terlihat Tara ia terkejut Tara dengan lelaki lain saat itu. Arman yang panas segera menghampiri mereka.
__ADS_1
" oh bagus ya, aku gak mau jalan malah ngajak laki laki lain untuk jalan" ujar Arman dengan santai
Tara yang terkejut melihat kedatangan Arman pun mencari seribu alasan untuk mengelak
" gak kok sayang. dia tadi cuma cari teman nya. jadi ya kami itu cuma bicara biasa" ujar Tara dengan lembut. dengan naif nya Arman percaya begitu saja dan memaaf kan Tara
akhirnya Tara dan Arman menikmati pantai berdua dan meninggal kan lelaki yang tadi bersama Tara.
Arman memaafkan begitu saja seperti tadi tidak terjadi apapun yang ia lihat.
" man inget gak kalau jalan di pantai gini terus kita foto bareng. aku masih nyimpan loh foto nya" ujar Tara.
" iya" jawab Arman singkat. kerena tiba tiba jadi ingat Vina sebab Tara sedang membahas hal tersebut.
" man jangan bengong dong aku cerita nih" ujar Tara sambil menggoyang goyang kan badan Arman yang sedari tadi bengong sebab perkataan nya yang mengingatkan nya kepada Vina.
__ADS_1