
setelah sekian lama Vina mengabaikan Arman dan mama nya akhir nya Vina mau menemui mama Arman, ia pikir tidak terlalu bagus juga jika mendiam kan mereka tanpa alasan yang jelas.
sepulang Vina ngantor ia segera menuju ke studio mama Arman mengendarai mobil nya . setelah beberapa saat berkendara akhir nya Vina telah sampai.
ia turun dari mobil nya dengan perasaan yang campur aduk, antara ia tak ingin membahas nya lalu melupakan atau Vina Langsung berbicara ke inti nya.
" yang penting masuk dulu" gumam Vina meyakin kan diri.
Vina pun memasuki studio dengan semangat palsu nya, dan ternyata kedatangan Vina di lihat mama Arman dan segera di sambut dengan sangat heboh.
" heii Vina sayang" teriak mama Arman
" hehe iya Tante" jawab Vina sembari memberikan senyum yang canggung
" Tante rindu sekali dengan kamu, sudah lama sekali kamu tidak kesini loh sayang. kamu apa kabar Vin?" tanya mama arman
" baik Tan" jawab Vina singkat.
" sini sini duduk kita bincang bincang dulu. udah lama kita gak ngobrol kan" ujar mama Arman.
" iya Tan" jawab Vina sembari mengikuti mama Arman.
" kamu selama ini kemana aja Vin, di hubungi gak pernah di balas" ujar mama Arman
" lagi sibuk kerja Tan, jadi gak sempat untuk balas" jawab Vina
" oya Vin Tante sampai lupa tanya kabar kamu sangkin exited nya Tante ketemu kamu, kamu sehat kan Vin? jangan capek capek kali lah kerja itu sesekali istirahat " ujar mama Arman
" iya Tan, lagian kan sudah tanggung jawab Vina untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah di berikan kepada Vina jadi mau gak mau ya harus di siap kan Tan" ujar Vina
" iya deh, kalau gitu kamu sudah makan belum? makan dulu yuk?" ajak mama Arman
" tidak usah Tante, tidak perlu repot-repot Vina tadi sudah makan kok" tolak Vina
"ini Tante jadi kan ngadain fashion show nya?" tanya Vina
" jadi dong sayang, semua Sudan selesai 90% bahkan dres kamu sudah selesai. yuk ikut Tante kalau mau nyoba baju nya" ujar mama Arman
" i-iya Tan. Oya acara nya 3 hari lagi kan?" tanya Vina
__ADS_1
" iya Vin. kamu gak gugup kan?" tanya mama Arman
" lumayan sih Tante. soalnya ini juga pertama kali nya Vina ikut beginian Tan" ujar Vina
" udah santai aja, anggap aja besok semua audience itu patung " nasehat mama Arman
" ya sudah yuk ikut Tante ke ruang fitting " ajak mama Arman. Vina pun mengikuti nya dari belakang.
" nih dres kamu sudah jadi bagus kan?" tanya mama Arman sembari menyodorkan gaun yang sangat indah
" ini beneran yang kemarin fitting itu Tante? ini cantik banget Tante" ujar Vina kagum dengan dres buatan mama Arman tersebut. ia tidak ekspek kalau dres yang awal fitting biasa saja dan ketika sudah finishing begitu indah hingga membuat Vina berdecak kagum.
" hijab nya juga sudah Tante siapkan, jadi nanti warna nya satu nada dengan dres kamu" ujar mama Arman.
Vina yang awal nya menemui mama Arman selain untuk menanyakan tentang acara fashion show juga rencana akan bertanya tentang masalah pertunangan nya yang batal itu. cuma ia urung kan dan sudah terlanjur lupa hanya karena melihat dres yang di buat mama Arman begitu indah.
" ini acara nya malam ya Vin, jadi tidak menggangu pekerjaan kami" ujar mama Arman
" iya Tante" jawab Vina
setelah sekian lama berbincang Vina pun berpamitan pada mama Arman untuk kembali pulang.
" kamu pantas mendapat ini sayang. kamu cantik dan baik hati jadi Tante beri kamu kesempatan untuk menjadi seseorang yang multi talenta" ujar mama Arman
" besok kalau kesini kabarin Tante ya Vin kalau sudah sampai, sebab pasti Tante sangat sibuk pada saat itu" pesan mama Arman
" baik Tante" ujar Vina dan keluar lalu menuju mobil nya.
" hah apa aku bisa ya" gumam Vina sembari menghela nafas panjang. lalu Vina bersiap mengendarai mobil nya dan pulang menuju kerumah nya.
sesampainya dirumah Vina langsung di kejut kan oleh Zahra yang tiba tiba menghampiri diri nya.
" Vin...Vin. lihat ini" teriak Zahra sembari membawa ponsel dan menunjukan nya ke Vina
" lihat Vin, acara mama nya Arman sampai masuk berita loh. memang bukan designer sembarang ini Vin. beruntung banget kamu bisa di izinkan ikut dia" ujar Zahra
" ia aku juga udah tau kalau dia emang designer teratas saat ini. bahkan besok akan di hadiri tamu spesial juga" ujar Vina menjelaskan
" kamu gak gugup Vin?" tanya Zahra
__ADS_1
" gugup pasti lah Ra, tapi semoga aja aku bisa" ujar Vina optimis
" lagian mah lu cantik kok Vin, jalan lu juga bagus, cuma kurang tinggi aja hahaha" ujar Zahra menertawakan Vina
" Yee biarin aja gua pendek" ujar Vina lalu meninggalkan Zahra
" VINAAAAA!!! lu udah buka pintu seharus nya di tutup dong" teriak Zahra
" iya tolong tutup ya Zahra sayang" ujar Vina di sebalik kamar nya.
" mentang mentang rumah dia mau semena mena aja ni orang" omel Zahra kesal
tak terasa 3 hari pun telah berlalu. Vina juga sudah selesai dari pekerjaan dan akan menghadiri fashion mama Arman di salah satu gedung mewah yang ada di kota mereka.
Vina pun mengendarai mobil dengan santai, ia tak ingin terlalu terburu buru sebab ia takut jika ia terburu buru maka penampilan nya nanti tidak akan memukau.
setelah sampai Vina segera menghubungi mama Arman sesuai permintaan nya. Mama Arman pun segera menyusul Vina.
" Vin.. sini ayok" ajak mama Arman . ia menarik Vina kedalam ruang ganti dan make up untuk persiapan.
" nih kamu make up dulu ya Vin, setelah itu baru di make up. ntar make up nya juga gak tebal tebal kok, soalnya kamu sudah cantik alami dari sono nya" puji mama Arman
Vina pun mengganti baju nya dan segera di make up oleh mua mama Arman. ketika akan di make up Gilang masuk ke ruang mereka.
" widih cantik bener. kamu sudah siap kan Vin. ingat jangan terlalu gerogi" ujar Gilang memberi semangat
" iya nih, semoga saja penampilan aku bagus ya" ujar Vina
" iya. kamu semangat ya" ujar Gilang lalu meninggalkan ruang make up.
make up pun selesai. Vina pun di minta untuk keluar untuk gladi resik. sebab waktu nya sudah mepet jadi Vina hanya bisa gladi resik ketika sudah mau di mulai acara nya. setelah itu ia pun kembali kebelakang panggung.
di lihat nya sudah ada beberapa orang yang memenuhi kursi tamu acara tersebut. dan di lihat nya Arman berada di kursi para tamu.
" duh kenapa dia ada disitu sih" gumam Vina
" Vin sudah akan di mulai ya, seperti instruksi tadi kamu muncul paling akhir sebab kamu adalah bintang utama nya" ujar mama Arman.
satu persatu model sudah memperagakan design mama Arman. dan tiba lah giliran Vina. dengan penuh percaya diri Vina melangkah kaki nya dengan anggun. hal itu membuat Arman membuka mulut nya tak percaya Vina akan secantik itu malam ini. hingga ia tak bisa berkedip ketika Vina sedang catwalk di panggung.
__ADS_1