Cinta Ku Mr Pilot

Cinta Ku Mr Pilot
bab 23


__ADS_3

" tumben bapak baik sekali seperti ini" celetuk seorang staf yang pada saat itu semua sedang asik menikmati makanan nya


" ehmm" Vina memberi kode ke staf tersebut. ia pun seperti mengerti apa maksud Vina dan menyantap makanan nya kembali.


zio yang terlanjur mendengar pun memberi komentar atas ucapan staf nya tersebut.


" ini semua ide Bu Vina, jadi berterima kasih lah pada diri nya. saya pikir ide beliau bagus dan tidak ada salah nya jika saya membangun hubungan baik dengan kalian semua" ujar zio sembari menatap Vina dengan perasaan yang sangat dalam. membuat staf yang lain jadi menerka nerka perasaan zio.


Vina pun senyum dengan terpaksa, ia tak menyangka zio akan mengatakan seperti itu.


" iya ya Bu Vina baik banget. bahkan ia juga mengajak saya, padahal saya cuma staf bawahan" ujar ob mereka


Vina pun kembali melontar kan senyum nya dengan terpaksa sebab ia bingung dengan suasana yang membuat nya jadi canggung.


" ya sudah yuk kembali di makan makanan nya" ajak zio.


setelah makan mereka pun berbincang bincang sebentar. lalu ob tersebut izin untuk kembali ke kantor.


" Bu, pak saya izin kembali ke kantor dulu ya" pamit ob itu.


" bapak mau saya antar? kan tadi pergi nya bareng saya" tawar Vina


" gak usah Bu, saya naik ojol saja Bu biar bisa cepat" ujar ob tersebut


oh tersebut pun beranjak dari tempat duduk nya lalu akan pergi, ketika melewati zio, ob tersebut di hentikan nya


" sebentar pak" ujar zio sambil membuka dompet nya lalu mengeluarkan uang


" ini ongkos buat ke kantor ya" ujar zio sembari menyodorkan uang pecahan 100 ribuan


" wah gak usah pak, lagian ongkos dari sini ke kantor gak sampai banyak itu" tolak ob tersebut


" gak papa pak, anggap aja ini untuk uang transport bapak hari ini" ujar zio.


hingga mereka satu persatu pun pamit juga untuk pulang dan bahkan ada yang kembali ke kantor.


" Bu Vina saya duluan ya" ujar mereka


" loh saya kok di tinggal, kalian naik apa pulang nya? kan tadi semua sama saya pergi nya" ujar Vina


" tenang Bu, kami juga mau kembali ke kantor untuk mengambil kendaraan. lagian kan tempat ini tidak mungkin ibu putar balik antar kami ke kantor lagi, sedangkan arah rumah ibu berlawanan" ujar salah satu staf wanita


hingga tak terasa tersisa tinggal Vina dan zio di restoran tersebut.

__ADS_1


" wah tinggal kita berdua pak, kalau begitu saya izin pulang ya" pamit Vina


" Vin tunggu!!" zio menahan Vina


" ada apa lagi pak?"


" proyek yang tadi kamu kerjakan kan tinggal sedikit lagi, jadi menurut saya biar saya saja yang finishing. kamu boleh libur selama 3 hari. anggap saja itu reward untuk kamu sebab sudah membuat klien kita sangat puas dengan kinerja perusahaan kita" ujar zio


" ini seriusan pak? ini saya gak lagi di pecat kan pak" tanya Vina


" haha ada ada saja kamu, ya jelas tidak lah. jadi kamu gak mau nih di kasih cuti selama 3 hari berturut turut?" tanya zio Kembali


" ya mau dong pak, terima kasih banyak ya pak" ujar Vina dengan eksepsi kegirangan


" Oh ya saya mau kasih opsi ke kamu, kamu mau gak liburan sambil kerja?" tanya zio


" yah bapak mah plin plan. tadi kata nya mau kasih saya cuti" ujar Vina kesal


" bukan maksud saya ya cuti 3 hari kamu ya tetap dan saya tidak akan ganggu. maksud saya hari setelah kamu cuti" ujar zio pak


" emang saya mau di kasih kerjaan yang bagaimana pak?" tanya Vina


" saya ada jadwal ke Belanda untuk mengurus projek besar juga, projek ini baru akan di mulai, dan akan di tentukan kesepakatan nya di Belanda nanti. jadi saya ingin kamu bantu saya untuk mengurus projek ini. tidak lama kok hanya 1 Minggu saja" ujar zio


" saya sangat yakin dengan kamu, sebab kamu saja sudah berhasil membuat projek besar dengan hasil yang sangat memuaskan" ujar zio


" kalau boleh tau kapan akan di mulai perjalanan nya pak?" tanya Vina


" insya Allah Minggu depan, jadi saya yang dahulu kesana dan mensurvei lokasi baru kamu nyusul saya" ujar zio


" projek ini bagus untuk pengalaman dan jenjang karir kamu jadi pikir kan lah. kamu mau ikut atau tidak" timpal zio


" baik lah pak, saya setuju" ujar vina


" ya sudah kamu boleh pulang" ujar zio


Vina pun beranjak dari tempat duduk nya dan tiba tiba pak zio berkata dengan sangat pelan


" kamu hati hati di jalan ya" ujar zio dengan pelan. Vina hanya menoleh ke arah zio. dan zio hanya membalas dengan tersenyum.


setelah itu Vina menuju ke parkiran dan mengambil mobil nya, lalu melaju kan mobil nya dengan kecepatan yang lumayan tinggi, sebab Vina rasa sudah sangat lelah dan ingin sekali berbaring.


hingga tak lama kemudian Vina telah sampai ke rumah nya. terlihat rumah nya sudah di kunci oleh Zahra.

__ADS_1


tok..tok..tok


" assalamualaikum Ra, bukain pintu Ra" panggil Vina,. tak lama Zahra pun membuka pintu rumah tersebut.


" hoaamm" nguap Zahra ketika pintu di buka


" kamu sudah tidur Ra?" tanya Vina


" iya, lu sih lama banget pulang nya" ujar Zahra


" iya iya sorry" ujar Vina lalu langsung masuk ke dalam rumah


" tutup Vin pintu nya" pinta Zahra pada Vina yang langsung masuk begitu saja


" iya iya bawel banget mentang mentang sudah ngantuk" ujar Vina


Vina pun menutup pintu lalu pergi ke kamar nya. ia langsung meletak kan tas nya lalu merebah kan tubuh nya ke atas kasur, hampir saja Vina tertidur lalu ia segera tersadar bahwa ia belum membersihkan diri nya. segera ia bangkit dan menuju kamar mandi milik nya yang ada di kamar.


lalu Vina menghidupkan sower dan menempatkan diri nya di bawah guyuran air sower untuk melepaskan lelah yang sedari tadi ia rasa kan. setelah mandi ia pun mengambil wudhu lalu sholat sebelum ia tidur.


hingga pagi hari nya terdengar zahra mengetok ngetok pintu kamar Vina dengan keras.


" Vin Vin bangun Vin" teriak Zahra. Vina yang mendengar itu pun segera membuka pintu kamar nya


" ada apa sih teriak teriak" ujar Vina


" lu gak tau ini sudah jam berapa!! lu gak sholat shubuh ya sampai kesiangan gini" ujar Zahra memarahi Vina


" sholat kok tadi aku tidur lagi" ujar Vina dengan tertawa kecil


" lu gila ya, malah tidur lagi. lihat ni sudah jam berapa. aku saja sudah siap mau pergi ke kantor. kamu mandi saja belum" ujar Zahra


" oh itu aku hari ini tidak masuk" ujar Vina menertawakan Zahra


" loh kamu kenapa gak masuk?" tanya Zahra


" iya soalnya pak zio kasih aku cuti untuk reward projek ku yang waktu itu" ujar Vina


" bilang dong dari semalam tau gitu gak perlu gua buang buang tenaga. pagi pagi tenaga gua udah habis bangunin dan marahin kamu" ujar Zahra kesal


" ya sudah sana pergi kantor sana. ntar kamu lagi yang telat" ujar Vina meledek Zahra


" ya sudah aku pamit ya. kamu baik baik dirumah" ujar Zahra lalu pergi meninggalkan Vina.

__ADS_1


__ADS_2