Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Satu bulan berlalu


__ADS_3

Detik berganti detik dan hari berganti hari, hingga tanpa terasa satu bulan sudah Nandini tinggal di mansion milik suami nya Akas..


Selama satu bulan berlalu, tetap saja tidak ada yang berubah sedikit pun, hubungan dirinya bersama Akas seperti berhenti jalan di tempat...


Jangan kan untuk menghabiskan waktu berdua, bahkan selama satu bulan ini Akas tidak pernah tidur satu kamar bersama Nandini..


Kejadian itu berlalu begitu saja, tanpa Nandini sadari, Akas seperti sengaja selalu membawa pulang pekerjaan kantor nya, dan mengerjakan nya di saat malam telah tiba di ruang kerja milik nya,


Sedangkan Nandini, yang tak kuat menahan kantuk pun selalu tertidur terlebih dahulu, hingga pada suatu malam Nandini terbangun karena merasa sangat kehausan..


Dan saat itu pukul sudah menunjukkan pukul tiga pagi, dan ketika Nandini terbangun, dia tidak mendapati suami nya Akas tidur di samping tubuh nya


Dan hal itu lah membuat Nandini merasa menjadi curiga, pantas saja selama sebulan mereka resmi menjadi pasangan suami istri, tidak sekali pun Nandini melihat suami nya masih tertidur di samping dirinya...


Hingga akhirnya, malam ini, adalah malam dimana Nandini akan membuktikan kecurigaan nya tersebut...


Apakah benar jika suami nya Akas tidak pernah tidur satu ranjang dengan dirinya..


"Apapun kecurigaan ku, aku harus bisa membuktikan nya dengan segera, aku sangat yakin jika selama satu bulan ini, mas Akas memang tidak pernah tidur satu ranjang dengan ku, makan nya setiap aku bangun di pagi hari, aku selalu melihat mas Akas sudah berada di ruang makan, dan malam ini juga, aku harus membuktikan nya"


Gumam Nandini sambil menunggu kedatangan Akas yang sedang berada di dalam kamar mandi ...


Hingga tak lama kemudian, Akas mulai keluar dari kamar mandi tersebut, dan dia sudah tampak memakai pakaian tidur milik nya..


Akas yang melihat sikap Nandini sangat mencurigakan pun langsung berjalan mendekati wanita tersebut..


"Nandini? kau kenapa? wajah mu seperti orang yang sedang bingung? "


Tanya Akas kepada Nandini, membuat Nandini mulai memberanikan diri untuk menatap wajah suami nya dengan lama..

__ADS_1


"Mas... apakah aku boleh bertanya sesuatu kepada mu? "


Tanya Nandini, Akas langsung berjalan ke arah tas kantor milik nya sambil mengeluarkan berkas berkas yang ada di dalam tas tersebut...


Nandini sudah bisa menebak, pasti suami nya itu akan bertingkah seperti biasa nya, yaitu bekerja di ruang kerja...


"Tanyakan saja apa yang ingin kau tanyakan Nandini, karena aku tidak mempunyai waktu yang banyak"


Jawab Akas sambil membaca berkas yang ada di tangan nya..


"Mas... aku rasa selama satu bulan kita tinggal bersama di Mansion ini, seperti nya kita tidak pernah tidur dalam satu ranjang yang sama kan mas? "


Tanya Nandini dengan dada yang berdebar, sedangkan Akas langsung menatap ke arah Nandini dengan tatapan mata yang tajam..


"Apa maksud pertanyaan mu itu Nandini? bagaimana bisa kau bertanya hal seperti itu kepada suami mu sendiri? '


" Mas.. karena itu lah yang aku rasakan, aku merasa jika setelah menyelesaikan pekerjaan mu di ruang kerja, kau tidak pernah kembali lagi ke kamar ini, dan kau tidak pernah tidur bersama ku di atas ranjang ini,"


"Lalu aku harus bagaimana mas, apakah kah aku harus diam saja di perlakukan seperti ini kepada mu? kau... seperti tidak pernah menganggap aku ada mas, kau tidak menganggap aku sebagai istri mu"


Ucap Nandini dengan sangat kesal, Akas yang melihat hal itu pun, langsung memasang wajah menyeramkan nya kembali, dia mencengkram bahu Nandini dengan sangat kuat membuat Nandini merasa kesakitan..


"Apa yang kau lakukan mas, kau telah menyakitiku"


Kata Nandini meneteskan air mata..


"Salah mu sendiri karena telah membuat aku marah Nandini, kau tidak berhak menuntut apa pun kepada ku, karena kau belum pernah aku sentuh sedikit pun, jadi jangan pernah kau bersikap seolah olah sudah menjadi istri yang sempurna untuk ku Nandini"


Jelas Akas membuat Nandini langsung merasa kan sesak di dalam dada nya..

__ADS_1


"Tapi... bukan salah ku jika kau belum menyentuh ku hingga sampai saat ini mas, kau... bahkan tidak pernah mendekati ku, lalu bagaimana mungkin aku bisa menjadi istri yang sempurna untuk mu, jika kau seperti jijik saat melihat ku, kau tidak pernah memberikan aku kesempatan sedikit pun mas"


"Cih... itu kesalahan mu sendiri, seharus nya kau bisa lebih pintar sebagai seorang istri, sekarang aku akan pergi keluar, aku tidak jadi tidur di mansion ini, "


Ucap Akas melepaskan cengkraman nya di bahu Nandini,


Nandini langsung terdorong menubruk dinding yang ada di belakang nya,


Sungguh hati nya benar-benar sakit saat suami nya sendiri melimpah kan semua kesalahan kepada diri nya..


"Hiks.. hiks... kenapa jadi seperti ini, sebenarnya siapa yang salah, bukan kah seharusnya aku yang wajib marah, tapi... kenapa sekarang malah mas Akas yang menumpahkan kesalahan kepada ku, sebenarnya dimana kurang nya aku sebagai seorang istri, bahkan dia tidak pernah melirik ku sedikit saja saat aku sudah menyiapkan diriku untuk nya, sungguh aku benar-benar tidak mengerti sekarang "


Ucap Nandini menangis tersedu sedu kini wanita malang itu sudah luruh dari berdiri nya sambil memikirkan tuduhan yang suami nya lontarkan untuk dirinya..


Sedangkan di luar pintu kamar, Akas langsung tersenyum menyeringai saat melihat keadaan Nandini yang sudah menangis karena stress..


Ini lah yang dia ingin kan, membuat Nandini menjadi merasa bersalah dengan suatu hal yang tidak pernah dia lakukan...


"Bagus... semua telah berjalan dengan sempurna, pelan pelan kau akan merasakan kebingungan didalam hubungan kita, dan kau akan stress dengan sendirinya, sekarang aku tinggal menunggu kehancuran kedua orang tua mu, yang akan mengalami kebangkrutan untuk perusahaan nya, Terima lah balasan ku ini Nandini Sanjaya "


Gumam Akas tersenyum senang, setelah itu dia langsung pergi meninggalkan Nandini..


Akas berencana akan mengunjungi istri nya Laura untuk menceritakan kemenangan yang telah dia dapat kan....


Sedangkan Nandini dia mulai bangkit dari keterpurukan nya,Nandini sudah bertekad jika dia tidak akan menerima perlakuan Akas begitu saja..


Sudah cukup selama satu bulan lama nya dia diam dan terkurung di dalam Mansion tersebut, hidup dengan seorang diri seperti orang bodoh yang tidak bisa melakukan apa apa...


"Tidak... aku tidak boleh menyerah dengan takdir, mas Akas sudah sangat kerlaluan kepada ku, dia selalu bersikap seolah-olah dia adalah suami yang baik, padahal kenyataan nya dia tidak pernah menganggap keberadaan ku, sekarang aku akan mencari tahu, apa niat mas Akas sebenarnya, kenapa juga dia menikahi ku jika dia tidak pernah mencintai dan menginginkan ku, aku harus bisa mengetahui alasan kuat dari semua ini"

__ADS_1


Ucap Nandini menyemangati dirinya sendiri..


__ADS_2