Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Ketulusan nenek Maria


__ADS_3

Di sebuah desa yang tampak sangat asri dan hijau,terlihat seorang wanita cantik yang sedang menyirami banyak tanaman yang mulai tumbuh subur...


Wanita itu, terlihat bahagia dari luar, walau didalam hatinya merasa takut dan juga khawatir,


Sudah hampir satu bulan ini, wanita itu tinggal diperkampungan tersebut, perkampungan yang menyajikan banyak tanaman sayur-sayuran dan juga buah buahan didalam kebunnya..


Saat sedang fokus menyirami sayuran kol dan juga sawi, terdengar suara seorang wanita tua yang sudah berumur hampir 75 tahun sedang memanggil dirinya..


"Nandini...., ayo kita sarapan dahulu, nanti kamu bisa melanjutkan lagi pekerjaan kamu itu ***"


Ucap Seorang nenek yang bernama Maria..


Membuat wanita yang tak lain adalah Nandini pun, langsung membalikkan tubuhnya menatap ke asal suara


"Nenek.... kenapa nenek malah menyusul ku kesini? bukankah aku sudah menyiapkan sarapan pagi dimeja makan? "


"Tidak ***... nenek tidak bisa makan tanpa kamu temani, lagian nenek tahu pasti kamu juga belum sarapan bukan? "


Tanya nenek Maria menatap intens Nandini..


Membuat Nandini langsung tertawa dengan tipis


"Iya... aku memang belum sarapan nenek, tapi aku belum merasa lapar, aku sedang semangat semangat nya menanam tanaman sayuran, lihatlah nek, hasil tanaman ku sudah mulai tumbuh dengan subur"


Kata Nandini tersenyum bahagia, sambil memamerkan semua tanaman yang telah tampak tumbuh subur..


"Iya.. kamu benar ***.., tidak sia sia kamu belajar banyak sama nenek, jika begini kita tidak perlu belanja sayuran lagi bukan? "


Jawab nenek Maria ikut bahagia..


"Iya nek, terimakasih ya nek karena sudah mau menerima Nandini untuk tinggal bersama nenek, jujur Nandini merasa sangat senang karena Nandini bisa aman saat berada disini"


"Nandini, seharusnya nenek lah yang mengucapkan kata terimakasih kepada kamu, karena kamu sudah mau menemani nenek untuk tinggal ditempat ini"


"Hehe... iya ini juga karena nenek sempat mengunjungi rumah ibu Sonya, jika tidak mungkin kita tidak akan bisa bertemu nek"


"Kamu benar nak..., oya sebaiknya kamu jangan kembali dahulu ke kota, nenek takut jika suamimu masih mencari mu juga sampai saat ini, bagaimana jika kamu sampai tertangkap olehnya, nenek tidak rela melihat mu harus disiksa kembali oleh dirinya Nandini"


Ucap nenek Maria menatap nanar


Nandini yang melihat aura kesedihan dari wanita tua itupun langsung memeluk tubuh nenek Maria dengan erat..

__ADS_1


Sungguh Nandini merasa sangat bersyukur, karena dia bisa dipertemukan oleh keluarga sebaik keluarga Sharma..


Nenek Maria adalah ibu kandung dari ibu Sonya, dan saat itu, dia datang kerumah ibu Sonya untuk melihat anaknya tersebut..


Tanpa dia sangka jika dirumah anaknya itu telah tinggal seorang wanita yang sangat cantik..


Dan nenek Maria langsung menyukai kepribadian Nandini yang terlihat sangat ramah dan juga menyenangkan,


Hingga akhirnya nenek Maria mengetahui kejadian pahit yang sedang menimpa wanita malang tersebut, ditambah lagi dengan kasus penolakan surat gugatan cerai yang Nandini layangkan kepengadilan dinegara B,


Membuat keluarga Sharma langsung merasa panik, mereka khawatir jika Akas suami Nandini akan mencari keberadaan wanita tersebut..


Hingga akhirnya, nenek Maria menawarkan diri untuk mengajak Nandini agar ikut tinggal bersama dirinya


Tinggal disebuah kampung yang ada dinegara B, tentu saja hal tersebut langsung disetujui oleh mereka semua,


Termasuk juga Nandini yang merasa sedikit lega...


"Ayo kita makan sekarang, kamu tidak boleh terlambat sarapan nak"


Ajak nenek Maria kepada Nandini..


Sedangkan diluar rumah nenek Maria, terlihat sebuah mobil hitam mewah baru saja masuk kedalam pekarang rumah nenek Maria .


Hingga tak lama kemudian, disusul oleh seorang pria yang keluar dari dalam mobil, di iringi dengan menyunggingkan senyuman kebahagiaan,


Vijay terlihat membawa banyak paperbag yang ada ditangan kanan dan kiri nya..


Dan dia langsung melangkah masuk kedalam rumah yang sudah terbuka pintunya, pria itu berjalan dengan mengendap endap agar tidak diketahui oleh sang pemilik rumah..


"Wah.... sepertinya mereka berdua sedang ada di taman belakang, ini kesempatan ku untuk membuat terkejut Nandini dan juga nenek"


Ucap Vijay tersenyum menyeringai..


Dengan perlahan Vijay terus berjalan menuju kearah dapur, hingga tak lama kemudian, dia mendengar suara tawa dari kedua wanita yang sangat dia rindukan,


mereka tampak sedang melakukan sarapan bersama, sambil bercengkrama dengan sangat akrab..


Vijay yang melihat pemandangan tersebut pun langsung menyunggingkan senyuman bahagia, akhirnya dia bisa mencarikan teman untuk nenek kesayangannya...


"Aku sungguh bahagia melihat senyuman mu nek, sepertinya Nandini benar-benar wanita yang sangat baik, pantas saja jika semua keluargaku langsung menyukai dirinya, Nandini... aku bersumpah akan berusaha keras untuk melepaskan mu dari pria Bajingan seperti Akas, dan aku sedang mengumpulkan kekuatan agar aku bisa melawan kekuasaannya Akas, bersabarlah Nandini..., sebentar lagi kau pasti akan bebas dari tali yang mengikat dirimu itu"

__ADS_1


Gumam Akas berbicara sendiri...


Setelah itu dia mulai berjalan kembali dengan cara mengendap endap,


Hingga sesampainya didekat meja makan.....


"Duaaaaarrrrrr.....!!!!!


" Aaakhhhh......... Vijay... kau benar-benar ya...! selalu saja mengagetkan aku"


Teriak Nandini yang sangat merasa terkejut


Pasalnya Vijay sudah berada di depan wajahnya disaat dia akan membalikkan kepalanya kearah belakang...


Vijay yang melihat ekspresi Nandini yang tampak terlihat lucu pun langsung tertawa dengan sangat keras..


Dia benar-benar suka melihat reaksi Nandini yang selalu terkejut jika sedang dia jaili...


"Hahaha..... Nandini..... kenapa kau telihat sangat menggemaskan, aku sungguh suka melihat mu seperti itu Nandini"


Ucap Vijay sambil terus tertawa hingga terpingkal pingkal,


Membuat Nandini merasa marah tehadap kelakuan Vijay kepada dirinya..


"Stop Vijay... kau selalu saja suka membuat ku terkejut, bagaimana jika aku mengalami penyakit jantungan mendadak akibat ulah mu itu? apakah kau mau bertanggung jawab Vijay? "


Tanya Nandini dengan nada berteriak..


"Tentu saja aku mau bertanggung Jawab Nandini sayang... tapi setelah kau resmi menjadi seorang janda, bagaimana?? "


Tanya Vijay sambil menggoyangkan kedua alisnya..


Nandini benar-benar merasa sangat kesal, sehingga dia langsung mengadu kepada nenek Maria


"Nenek... lihat lah cucumu itu dia selalu saja mengejek status ku yang tidak jelas ini, ayo kita hajar dia bersama sama nenek"


"Baiklah... ayo kita serang cucu jail itu Nandini, dasar tidak punya sopan santun, setiap masuk kedalam rumah ku, selalu saja tidak pernah mengucapkan salam, kau pantas di beri pelajaran cucu kurang ajar"


Ujar nenek Maria langsung berlari mengejar ke arah Vijay, begitu juga dengan Nandini, dia merasa sangat kesal dan ingin sekali memukul mulut Vijay yang sangat suka mengejek status gantungnya....


"Aakhhh.... tolong aku mama.... " teriak Vijay sambil tertawa....

__ADS_1


__ADS_2