Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Jebakan Laura


__ADS_3

Dan ketika Laura sedang fokus menyetir mobil milik nya, Nandini menyempatkan diri untuk membuka sebuah map yang ada di dalam handphone milik nya..


Setelah mengetik nama negara B, tak lama kemudian, keluar lah peta peta wilayah dari negara tersebut, Nandini langsung mengecek keberadaan nya saat ini,


Yang menunjukkan panah jika dia sedang berada di daerah perkotaan, tidak sedang menuju ke arah bandara..


Nandini mulai merasakan takut di dalam hati nya, apakah mungkin jika wanita cantik itu adalah bagian dari rencana Akas juga yang berusaha menjebak dirinya..


Nandini sangat trauma dengan apa yang di lakukan oleh Akas kepada nya, jadi kali ini Nandini tidak akan tertipu kembali...


"Nona...! apakah kita saat ini sedang menuju ke arah bandara? "


Tanya Nandini dengan suara bergetar..


"Tentu saja, seperti permintaan mu bukan! "


Jawab wanita yang bernama Laura tersebut..


Sambil menatap ke arah wajah Nandini, membuat Nandini sedikit menyunggingkan senyuman nya,


Hingga hampir satu jam mengendarai mobil akhirnya wanita itu menghentikan mobil milik nya di sebuah gedung yang sangat mewah..


Nandini bisa menebak jika itu adalah sebuah gedung hotel yang ada di negara tersebut


"Nona, kenapa kau membawa ku ke sebuah Gedung hotel? bukan kah kau mengatakan jika akan mengantarkan ku ke Bandara? " lalu kenapa kau membawa ku kemari? "


Tanya Nandini dengan tatapan curiga..


Membuat Laura langsung tersenyum dengan sangat manis..


"Aku memang akan membawa mu ke bandara tapi... seperti nya penerbangan ke negara A sedang kosong, dan jadwal nya akan di lanjutkan malam hari, jadi tidak ada salahnya jika kau beristirahat sejenak terlebih dahulu di dalam hotel ini Nandini"


"Tidak... aku tidak mau, Bagaimana jika kau telah menipu ku? sama seperti mas Akas yang telah menipu ku juga? "


"Nandini.. aku mana mungkin melakukan hal itu kepada mu, karena niat ku hanyalah untuk menolong dirimu agar lepas dari tuan Akas"

__ADS_1


Jelas Laura dengan menatap tajam..


Dia merasa sedikit kesal dengan wanita yang ada di depan nya saat ini, karena Nandini sudah mulai bersikap lebih waspada lagi...


Sedangkan Nandini, dia benar benar merasa dilema, entah mengapa rasa nya sangat susah untuk mempercayai orang lain yang tidak dia kenal dengan baik karena sudah trauma akan tipu muslihat suami nya sendiri..


"Nona, maaf jika aku tidak bisa mempercayai mu begitu saja, aku.. terlalu takut untuk mempercayai orang asing kembali"


"Tidak apa apa Nandini, aku mengerti dengan sikap trauma mu itu, tapi.. kali ini, aku mohon, percaya lah kepada ku Nandini, aku janji tidak akan menipu mu"


Ucap Laura dengan tatapan penuh ketulusan,


Membuat Nandini langsung menganggukkan kepala nya dengan sangat pelan..


"Ya Tuhan... aku mohon, tolong lah diriku, semoga saja pilihan ku kali ini sudah benar, dengan menerima bantuan dari wanita asing yang tak lain adalah sekretaris Mas Akas, aku sungguh takut saat ini"


Ucap Nandini berdoa di dalam hati sambil meremas kedua tangan nya..


Nandini tidak bisa pergi meninggalkan wanita itu begitu saja, Karena Nandini tidak memiliki uang sepeserpun,


Sedangkan untuk kedua orang tua Nandini, sekarang mereka berdua sudah tidak bisa di hubungi lagi, Nandini benar-benar telah kehilangan komunikasi dengan mereka berdua, begitu juga dengan Gio, sang adik yang tak tau bagaimana nasib nya saat ini..


Setelah mencoba mempercayai perkataan Laura, kini Nandini dan juga wanita itu sudah berada di salah satu kamar yang telah Laura boking untuk dirinya..


Kamar itu berada di lantai atas, dan terlihat sangat mewah..


Membuat Nandini merasa jika semua yang Laura lakukan saat ini terlalu berlebihan


"Nona, apakah ini kamar untuk ku menginap satu malam, aku rasa kamar ini terlalu mewah Nona"


Ucap Nandini menatap Laura sambil melihat ke sekeliling kamar tersebut


"Tidak.. ini tidak mewah Nandini, kamar ini hanya lah kamar biasa yang disediakan di hotel ini, sekarang kau beristirahat lah sejenak, lihat pakaian mu benar-benar terlihat sangat berantakan Nandini"


Ucap Laura sambil menatap ke arah pakaian yang di gunakan Nandini, ya... wanita itu memang tidak sempat untuk mengganti baju terlebih dahulu..

__ADS_1


Karena Nandini sangat merasa panik dan juga takut, saat ini Nandini hanya mengenakan sebuah gaun lusuh yang dia pakai sejak kemarin pagi, jadi sangat wajar jika pakaian yang dia kenakan saat ini, sudah terlihat lusuh dan tak tampak bersih...


"Maaf nona,jika aku sudah membuat mu malu, seperti nya aku benar-benar tidak menyadari penampilan ku saat ini"


Jawab Nandini memasang wajah malu..


"Tidak apa apa Nandini, sekarang lebih baik kau segera membersihkan diri terlebih dahulu, karena tak lama lagi, makan siang mu akan segera tiba,, aku tahu kau pasti belum makan sejak pagi bukan? "


"Iya, kau benar nona, baiklah jika begitu aku akan mandi sekarang juga"


Jawab Nandini langsung masuk kedalam kamar mandi yang ada dikamar tersebut..


Setelah memastikan jika Nandini mengunci kamar mandi itu, Laura mulai berjalan ke arah jendela dan membuka tirai nya dengan sangat lebar


Hingga masuklah sinar matahari yang terasa sangat terik dan terang benderang...


"Maaf Nandini...! maaf jika aku telah menipu dirimu, tapi... kau telah masuk terlalu jauh ke dalam kehidupan aku dan mas Akas, jadi untuk bisa keluar dari kehidupan kami, maka itu tidak akan bisa kau lakukan Nandini, karena kau adalah jalan untuk ku bisa memiliki seorang bayi yang sangat lucu..., sekarang.... jadi lah wanita yang penurut, untuk memuluskan rencana ku ini Nandini "


Ucap Laura dengan tersenyum menyeringai..


Dia akan bergerak tanpa di ketahui oleh Akas suami nya, karena bagi nya memanfaatkan seorang korban dengan sebaik baik nya akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi...


Seperti sebuah pepatah yang mengatakan, sambil menyelam minum air, dan itu lah yang akan Laura lakukan untuk seorang Nandini,


wanita malang yang sudah masuk kedalam lubang jebakan milik Akas dan juga dirinya..


Tak lama kemudian, terdengar suara pintu kamar mandi yang telah di buka, membuat Laura langsung menatap ke asal suara tersebut...


Degghhh....


Saat menatap penampilan Nandini yang baru saja selesai mandi entah mengapa Laura melihat sesuatu yang berbeda dari wanita itu,


Nandini terlihat sangat cantik dan juga mempesona, membuat Laura merasa sedikit cemburu..


"Tidak... ternyata Nandini itu adalah seorang wanita yang sangat cantik dan menggoda, dan seperti nya suami ku belum menyadari hal tersebut, sehingga dia tidak tergoda sedikitpun oleh istri sah nya itu, baiklah... sekarang tugas ku hanya lah satu, menjebak mas Akas tanpa dia sadari, "

__ADS_1


Gumam Laura di dalam hati nya....


__ADS_2