
Beberapa hari kini sudah berlalu, dan hubungan pertemanan antara Akas bersama Vijay mulai terlihat sangat membaik,
Mereka sudah seperti sahabat karib yang sudah lama mengenal, dan hal tersebut membuat Akas menjadi merasa bahagia..
Baginya kehadiran Vijay mampu membuat nya memiliki seorang teman selain Laura,
Dan soal istri siri nya itu, entah mengapa saat ini Akas kurang dekat dengan Laura, begitu juga sebaliknya, karena Laura sedang fokus untuk menyehatkan kembali tubuh miliknya yang terasa semakin melemah...
Dan saat ini Akas sedang melakukan pertemuan penting bersama Vijay disalah satu cafe terkenal,
Akas bersama asisten nya Erik sengaja datang lebih awal agar bisa memesan makanan yang enak untuk sahabat nya tersebut..
Mereka akan menandatangani surat perjanjian kerja sama antar perusahaan, dan mengabulkan permintaan Vijay untuk mendapatkan untung yang lebih banyak..
Akas langsung menyetujui permintaan tersebut, karena baginya uang bukan lah hal yang sulit untuk seorang Akas, bahkan tanpa keuntungan pun, Akas tetap tidak rugi sedikit pun..
Hingga hampir setengah jam kemudian, Akas yang menanti kedatangan Vijay pun mulai merasa kesal, karena pria itu tidak kunjung datang juga.
Bahkan makanan yang sudah mereka sajikan sepertinya mulai berubah dingin dan tidak enak..
"Kemana pria itu pergi? Erik.. apakah Vijay sudah menghubungi nomor milik mu ? "
Tanya Akas yang marah dan tidak sabaran. karena sedari tadi Vijay tidak bisa dihubungi menggunakan nomor handphone miliknya...
Dengan cepat Erik langsung mengecek nomor Vijay kembali, dan benar saja jika Vijay memang belum ada menghubungi dirinya..
Akas benar-benar jengkel sehingga pria itu hampir saja bangkit dari duduknya, untuk segera pergi dari tempat itu, hingga tak lama kemudian,
Akas dikejutkan dengan pemandangan seorang pria yang sedari tadi sudah mereka tunggu...
"Belum tuan, tuan Vijay belum menghubungi ku, tapi... tuan itu tuan Vijay, dia baru saja tiba di cafe ini tuan"
__ADS_1
Ujar Erik menunjukkan jari ny kearah Vijay yang mulai masuk kedalam Cafe..
Akas juga melihat kedatangan pria menyebalkan itu, hingga tiba-tiba saja tatapan Akas tertuju kepada seorang wanita yang sangat cantik sedang berjalan disamping tubuh Vijay..
Wanita itu memiliki kemiripan dengan seseorang yang dia kenal, tapi..
Wajah dan juga bentuk tubuh mereka sangat berbeda, Akas merasa sangat terkejut..
Karena bila diperhatikan secara seksama maka wajah wanita itu sangat mirip dengan almarhum istrinya Nandini, tanpa sadar Akas sudah berdiri dari duduknya, membuat Vijay yang melihat kearah dirinya pun langsung melambaikan tangan dan juga tersenyum ramah..
"Woy bro... maaf ya jika aku sedikit telat, apakah kau sudah lama menunggu kedatangan ku? ".
Tanya Vijay yang kini sudah berdiri tepat didepan Akas bersama seorang wanita yang membawa laptop dan berkas ditangan nya..
Akas tidak mendengar pertanyaan dari sahabatnya tersebut, karena matanya kini hanya tertuju untuk melihat wanita cantik yang sangat mirip dengan Nandini..
Akas tidak bergeming sedikitpun, membuat Vijay merasa heran dan langsung memukul bahu pria tersebut..
"Bro...! kau kenapa? apakah ada yang salah? "
Dengan cepat Akas meraup wajahnya, jangan sampai dia membuat malu dirinya sendiri karena kedatangan seorang wanita yang sangat mirip dengan almarhum istrinya..
"Eh... aku tidak apa apa bro..! maaf jika aku tidak fokus, sepertinya aku sudah sangat bosan menunggu kedatangan mu"
"Benarkah..! maaf ya, aku kira kau belum tiba disini, karena kau pasti memiliki pekerjaan yang sangat banyak, tapi.. sepertinya aku sudah salah, kau adalah seorang teman sekaligus klien yang sangat tepat waktu"
"Iya... itu sudah menjadi kebiasaan ku Vijay"
Jawab Akas tersenyum sambil terus mencuri tatapan ke arah Wanita yang ada disamping Vijay..
Vijay yang menyadari hal tersebut pun langsung tertawa dan menggoda Akas..
__ADS_1
"Ehmm... sepertinya aku perhatikan sedari tadi kau terus saja melihat kearah sekretaris ku ini Akas? apakah kau penasaran dengan dirinya? "
Goda Vijay membuat Akas langsung tersenyum malu,
Ya.. baru kali ini Akas bersikap sok ramah dan perduli seperti itu, karena biasanya dia tidak pernah terlihat ramah ataupun tergoda oleh wanita secantik apapun itu,
Erik yang melihat senyum ganjen dari bosnya tersebut, benar benar merasa sangat heran,
Apakah sekarang bos nya sudah mulai suka menggoda dan tebar pesona?....
"Iya... aku sangat suka melihat kecantikan dari wanita yang ada disamping mu itu Vijay, jika boleh tahu? siapa kah gerangan wanita cantik ini Vijay? "
Tanya Akas sambil terus menatap ke arah sekretaris tersebut..
"Oh... jadi ceritanya kau menyukai sekretaris ku pada pandangan pertama ya. ? baiklah... aku akan memperkenalkan mu dengan dirinya, dia adalah sekretaris baru ku, nama nya Elena, dan dia baru saja pindah dari negara x ,"
Ucap Vijay memperkenalkan Wanita yang bernama Elena tersebut..
"Oh... jadi nama nya Elena,nama yang sangat cantik, persis sama seperti orang nya"
Puji Akas kepada Elena, membuat Elena merasa sedikit terkejut mendengar nya..
"Benarkah tuan? terimakasih atas pujian mu tuan, "
"Oya, kenalkan, nama ku adalah Akas Malhotra, pria terkaya di negara B ini, "
"Perkenalkan juga tuan, nama saya adalah Elena, sekretaris dari tuan Vijay, senang bisa berkenalan dengan anda tuan Akas Malhotra"
Ujar Elena sambil menyambut tangan Akas dengan ramah..
Akas langsung tersenyum bahagia, entah mengapa perkenalannya yang seperti ini, malah mengingat kan dirinya kembali kepada sang mantan istri Nandini..
__ADS_1
Tapi bedanya, jika dahulu Nandini yang merasa terpesona dengan ketampanan Akas, tapi kali ini Akas lah yang merasa terpesona dengan wanita yang sangat mirip dengan wajah Nandini itu,..
Elena dan Vijay langsung tersenyum dengan samar, mereka berdua benar benar merasa bahagia, karena jebakan yang mereka buat ternyata bisa berjalan dengan baik...