Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Tebakan Akas yang salah


__ADS_3

Keesokan hari nya, Nandini sudah terbangun dari tidur nya, wanita itu tampak sudah rapi dan juga wangi sangat berbeda dari hari biasanya yang hanya berdiam diri di dalam kamar dan jarang sekali untuk keluar karena mengikuti perintah dari Akas


Mulai hari ini Nandini sudah mengambil keputusan, jika dia tidak akan mau menjadi seorang istri yang hanya seperti seorang tahanan saja.


Dan untuk memulai kegiatan nya pagi ini, Nandini akan memasak sesuatu masakan yang sangat dia sukai..


Para maid yang melihat kedatangan Nandini di dalam dapur pun langsung menatap wanita itu dengan tatapan heran


"Nyonya Nandini, kenapa anda berada di dapur ini? "


Tanya maid yang bernama Jihan


"Aku ingin memasak pagi ini, jadi kalian tidak perlu memasak untuk ku dan juga suami ku"


Jawab Nandini dengan penuh percaya diri, membuat wajah para maid langsung memasang raut wajah panik..


"Tapi Nyonya... tuan muda tidak pernah mau makan dari masakan orang lain, kami takut jika nyonya melakukan nya maka kami yang akan terkena imbas nya nyonya"


"Benarkah seperti itu? ya sudah jika begitu, kalian bisa tetap masak untuk suami ku, tapi biarkan aku terlebih dahulu memasak untuk diri ku sendiri"


"Tapi nyonya.....!!!


" Jangan melarang ku Jihan.... bukan kah selama satu bulan ini, aku selalu memakan masakan yang kalian buat, jadi biarkan kali ini aku memasak untuk diriku sendiri "


Ucap Nandini dengan tatapan yang tegas, mereka para maid langsung keluar dari dapur tersebut untuk membiarkan nyonya mereka mulai memasak seperti keinginan nya..


Dan dengan sangat lihai Nandini menyiapkan bahan bahan yang dia perlukan, Nandini berencana akan memasak makanan favorit nya saat berada di rumah sang papa..


Nandini melakukan nya dengan gerakan yang cepat, sambil meluapkan rasa kesal dan sakit hati terhadap suami nya tersebut


"Lihat saja, akan aku buktikan jika kau ternyata memang tidak pernah mencintai ku mas, dan akan aku cari apa alasan di balik niat mu menikahi ku"


Ucap Nandini berbicara sendiri..


Dia sudah mengetahui jika Akas belum juga kembali sejak kepergian nya tadi malam, dan Nandini tidak tahu kemana suami nya itu pergi, Nandini akan berusaha untuk memperbaiki hubungan nya yang tidak sempurna dengan suami nya tersebut..


Tapi jika memang Akas tidak juga bisa berubah, maka Nandini akan mencari tahu rahasia di balik pernikahan mereka dan memilih pergi dengan segera.., ..

__ADS_1


***


Sedangkan di mansion milik istri Akas yang lain nya, yaitu Laura..


Kini pria tampan tersebut sedang bersiap siap untuk segera kembali pulang ke mansion milik Nandini...


Sebenarnya Akas sangat malas untuk pulang ke tempat itu lagi, karena dia berniat ingin segera pergi ke kantor..


Tapi Laura melarang keras rencana Akas tersebut, karena di hati Laura yang terdalam sebenarnya dia tidak tega melihat Nandini merasa di sakiti oleh sikap Akas yang sudah keterlaluan


Laura sangat mengerti, jika perlakuan Akas selama satu bulan ini yang tidak pernah menganggap kehadiran Nandini dan juga tidak pernah menyentuh nya, pasti sudah sangat melukai hati dan perasaan wanita tersebut...


Tapi lagi lagi Laura tidak bisa berkata apa apa, karena niat Akas untuk membalas kan dendam kepada wanita tidak bersalah itu sudah tidak bisa di ganggu gugat lagi,


Akas telah melakukan rencana nya hingga membuat Nandini merasa stress dan juga menderita...


"Mas... sekarang pergi lah pulang segera, agar kau bisa berbaikan dengan Nandini"


Ucap Laura kepada suami nya..


"Kenapa kau sangat senang menyuruh ku untuk menemui Nandini Laura? apakah kau tidak merasa cemburu kepada kami? "


Tanya Akas penasaran...


"Mana mungkin aku tidak cemburu mas, saat melihat suami ku sedang berduaan dengan wanita lain, tapi... aku juga tidak boleh egois, Nandini berhak atas dirimu juga mas"


Jawab Laura dengan perkataan di akhir yang membuat Akas merasa kembali kesal


"Cukup Laura, sudah berapa kali aku ucapkan kepada mu, jika aku tidak akan pernah menganggap Nandini sebagai istri sah ku, dan setelah kejadian tadi malam, aku sangat yakin pasti Nandini saat ini sedang merasa sedih dan meratapi kesalahan yang dia perbuat"


"Mas... aku merasa kau sudah keterlaluan kepada nya mas"


"Tidak Laura, ini masih baru permulaan, karena setelah itu Nandini akan menangis darah saat mendengar kabar kebangkrutan dari keluarga nya"


Ucap Akas tersenyum menyeringai, Laura yang mendengar itu pun langsung terdiam membisu..


Seperti nya dia tidak akan pernah bisa menyampaikan keinginan nya kepada suami nya tersebut, tentang hubungan Akas dan Nandini yang bisa menghasilkan seorang anak...

__ADS_1


Hingga beberapa menit kemudian, kini Akas mulai pergi dari Mansion milik Laura menuju ke mansion yang di tempati oleh Nandini...


Di dalam mobil, Akas terus saja tersenyum dengan senang, dia sangat yakin jika sampai pagi ini pasti Nandini masih bersedih meratapi nasib nya,


Bahkan karena membayangkan hal tersebut, Akas langsung menambah kecepatan mobilnya, jangan sampai dia melewati keterpurukan dari seorang Nandini...


Karena hal itu adalah hasil dari usaha nya selama ini yang sudah lama dia susun dengan sangat matang...


"Cepat lah sampai mobil ku sayang , aku yakin jika Nandini pasti masih berada di dalam kamar sambil menangis tersedu sedu saat ini, karena apa yang aku lakukan kepada nya selama satu bulan ini, sudah sangat menyakiti hati nya"


Ucap Akas mulai menebak nebak..


Hingga setengah jam kemudian, kini mobil Akas sudah tiba di mansion milik istri kedua nya


Dia dengan cepat langsung keluar dari mobil sambil berlari kecil...


Akas masuk kedalam mansion tersebut dengan hati bersemangat, hingga setiba nya di depan tangga yang akan dia naiki, Tiba-tiba saja Akas di kejutkan dengan suara seorang Maid yang memanggil diri nya..


"Tuan muda, apakah tuan sedang mencari nyonya Nandini? "


Tanya Maid tersebut yang bernama Jihan.


"Iya, aku akan naik ke kamar utama untuk menemui istri ku"


Jawab Akas dengan memasang wajah tegas


"Oh, jika tuan muda memang ingin menemui Nyonya, tuan tidak perlu naik ke kamar atas karena saat ini nyonya Nandini sedang berada di ruang makan tuan"


"Apa...! bagaimana mungkin dia berada di ruang makan? apa yang sedang dia lakukan disana Jihan? "


Tanya Akas merasa terkejut..


"Nyonya Nandini sedang menikmati acara sarapan pagi nya tuan muda, bahkan nyonya Nandini menyempatkan diri untuk memasak makanan nya sendiri... "


"Tidak.... bagaimana mungkin ini bisa terjadi, bukan nya dia sedang sakit hati saat ini, sial.. aku harus segera menemui wanita itu"


Ucap Akas dengan sangat marah, sambil berjalan menuju ke arah ruang makan....

__ADS_1


__ADS_2