Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Nandini di kurung


__ADS_3

Tepat malam hari, Nandini mulai memberanikan diri untuk keluar dari kamar milik nya..


Dia membuka pintu dengan sangat pelan agar tidak mengeluarkan bunyi yang bisa membuat ruangan sunyi senyap tersebut menjadi berisik..


Setiba nya di luar kamar, Nandini langsung melihat situasi, sungguh... sekarang mansion yang dia tempati sudah seperti mansion angker di film horor..


Mungkin karena pertengkaran hebat yang terjadi tadi pagi, Akas langsung menyuruh para maid yang bekerja di mansion itu untuk berhenti bekerja,


Sehingga kini, tinggal lah Nandini seorang diri, yang mulai merasa takut dan juga merinding dengan keadaan mansion tersebut..


"Ya Tuhan..., kenapa mansion ini berubah menjadi sangat menyeramkan, seperti nya mas Akas benar-benar ingin membuat ku mati secara perlahan dengan tinggal di tempat menyeramkan ini"


Ucap Nandini berbicara pelan..


Lampu di seluruh ruangan tampak mati dan hanya hidup dengan satu lampu yang remang remang, Nandini mencoba untuk tetap memberanikan dirinya untuk turun dari tangga tersebut...


Perut nya saat ini, benar-benar terasa sangat lapar, karena sedari tadi siang Nandini tidak makan sampai malam hari tiba..


Suara langkah kaki Nandini terdengar menggema di dalam ruangan luas itu, tujuan nya saat ini adalah menuju ke dapur untuk membuat masakan yang bisa Nandini buat...


Dia tidak tahu apakah Akas suami nya masih berada di dalam Mansion tersebut atau tidak..


Tapi.. Nandini berdoa agar Akas tidak keluar dan melihat diri nya yang sedang berada di dalam dapur..


"Sungguh.. aku benar-benar merasa takut saat ini, aku sudah Persis seperti seorang tahanan, kenapa hidup ku bisa berubah seperti ini, sebenarnya kesalahan apa yang telah aku perbuat di masa lalu"


Ucap Nandini sambil meracik sayuran yang ada didalam lemari es...


Hingga tepat setengah jam kemudian, Nandini sudah selesai membuat omlet seadanya..


Dia dengan cepat langsung menyantap masakan tersebut, Nandini duduk di samping meja kompor sambil terus menikmati makanan nya..


Rasa nya dia benar-benar trauma jika harus kembali duduk di meja makan seperti tadi pagi..


"Hiks... hiks... sungguh menyedihkan hidup ku ini, sekarang apa yang harus aku lakukan,bahkan keluarga ku pun telah terkena musibah yang sangat menyedihkan, Tuhan... aku mohon kuat kan lah aku"


Nandini terus menyantap makanan nya kedalam mulut sambil menetes kan air mata..

__ADS_1


Rasa nya Nandini sudah di ambang kerapuhan nya, hidup nya telah hancur karena pernikahan palsu yang suami nya buat...


Dan setelah selesai makan, Nandini mulai mencuci tangan dan mengusap air mata yang masih membasahi pipi tersebut..


Dia harus bisa keluar dari tempat terkutuk ini, agar dia bisa menolong seluruh keluarga nya yang sedang dalam keadaan tidak baik...


"Kau harus kuat Nandini, ini demi kedua orang tua mu dan juga adik mu, apapun yang terjadi aku harus bisa keluar dari tempat ini"


Ucap Nandini menyemangati diri nya sendiri..


Kini Nandini sudah berjalan kembali keluar dari dapur tersebut, mansion yang dia tempati memang lah sangat besar dan mewah


Tapi saat tidak ada lampu yang menerangi tetap saja ruangan itu terlihat sangat menyeramkan, untung saja di dapur tadi lampu nya masih menyala, sedangkan untuk ruangan lain nya , seperti nya Akas sengaja telah mencabut lampu nya..


"Sekarang aku harus lewat mana, semua pintu dan jendela sudah di kunci oleh Akas, seperti nya saat aku berada di kamar tadi siang , dia mulai melakukan rencana nya untuk mengurung ku"


Gumam Nandini dengan sangat kesal, kini langkah wanita itu sudah tiba di sebuah ruangan paling belakang,


Ruangan yang dia ketahui sebagai ruang kerja milik suami nya, Nandini memang tidak pernah masuk ke dalam ruangan itu,


Karena Akas melarang dirinya dengan keras, dan kali ini, seperti nya Nandini sangat penasaran dengan ruangan tersebut..


Langkah kaki Nandini mulai masuk kedalam ruangan tersebut


Dia berjalan dengan sangat pelan, agar tidak menimbulkan suara sedikit pun..


Hingga detik kemudian, ....


"Bagaimana.... apakah kalian sudah bisa menemukan dimana Anjani dan anak nya Gio? "


Tanya seseorang di dalam telfon yang tak lain adalah Akas


"Bangsat.... cepat cari keberadaan mereka berdua, aku ingin mereka di tangkap dan di kurung di rumah yang aku beli kota A, sedangkan untuk Bagas Sanjaya, suruh para tahanan untuk memukuli nya, agar dia tahu bagaimana rasa nya di bunuh secara perlahan"


Degghhh.......


Bagaikan tersambar petir di siang bolong, Nandini benar-benar merasa terkejut setengah mati saat mendengar perkataan dari suami nya sendiri...

__ADS_1


Pantas saja, musibah yang keluarga nya alami bisa bersamaan dengan kesengsaraan diri nya yang baru tahu jika dia sudah di tipu oleh suami nya sendiri..


Nandini langsung menutup mulut nya dengan rapat, dia benar-benar tidak pernah menyangka jika Akas lah dalang di balik kesengsaraan yang menimpa keluarga nya..


Sebenarnya apa masalah pria itu, sehingga ingin membuat keluarga dan juga dirinya menjadi hancur dan menderita...


Nandini telah menahan tangis yang segera ingin keluar, dada nya sudah terasa sangat sesak, seperti ada sebuah batu besar yang menghimpit nya..


"Ya Tuhan... apakah ini mimpi, bagaimana mungkin aku menikahi seorang monster, ternyata bukan hanya aku saja yang ingin dia siksa tapi, dia juga yang sudah menyiksa keluarga ku, sekarang apa yang harus aku lakukan, aku benar-benar takut berhadapan dengan pria itu Tuhan"


Ucap Nandini di dalam hati sambil mencoba menutup pintu ruangan itu kembali..


Hingga tak lama kemudian, Tiba-tiba saja Nandini tersandung dari berdiri nya membuat Akas langsung mendengar suara jatuh tersebut...


"Kau..... apakah kau telah menguping pembicaraan ku sejak tadi Nandini? "


Tanya Akas yang sudah berdiri di depan pintu ruangan..


Pria itu membuka pintu dengan lebar sambil menatap keberadaan Nandini dengan wajah membunuh...


Nandini yang masih tersungkur di lantai pun mencoba untuk mundur dari tatapan Akas


Sungguh suami nya itu saat ini benar-benar sudah seperti seorang monster, dan Nandini sangat takut jika sampai Akas berani menyakiti dirinya..


"Mas.... aku... aku mohon, lepaskan aku dari sini"


Ucap Nandini dengan nada bergetar


"Cih.... apa kau sedang memohon kepada ku saat ini Nandini? apakah kau kira aku akan melepaskan mu begitu saja, setelah susah payah aku menjebak mu agar kau bisa masuk kedalam perangkap ku"


"Sebenarnya apa yang kau inginkan dari ku mas.... aku bahkan tidak mengenai mu sebelum nya, dan kita berkenalan secara baik baik, lalu kenapa kau bisa setega itu kepada ku, bahkan kau juga telah membuat keluarga ku menderita! kenapa kau sangat jahat mas"


Teriak Nandini mulai memberanikan diri...


Hingga dengan cepat kini Akas langsung berlutut di depan Nandini dan mencengkam rahang wanita itu dengan kuat..


"Akkhhh.. lepaskan mas, kau sudah menyakiti ku"

__ADS_1


Jerit Nandini meneteskan air mata....


__ADS_2