Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Kebaikan keluarga Sharma


__ADS_3

Kini Nandini sedang menyantap bubur yang di bawa oleh ibu paruh baya tersebut yang tenyata bernama Sonya,


Nandini memakan nya dengan sangat lahap, walaupun mata nya memancarkan rasa malu kepada ibu Sonya..


Jujur saja jika Nandini memang lah merasa sangat lapar, karena setelah makan siang kemarin, dia tidak ada memakan apa pun lagi sampai malam kelam itu hampir terjadi kepada nya..


Rasa nya tubuh Nandini saat ini benar-benar lemas dan tidak bertenaga, jadi begitu di suguhkan dengan makanan lezat tentu saja Nandini langsung menyantap nya hingga habis tak tersisa..


Setelah selesai sarapan, ibu Sonya langsung mengambil nampan yang ada di pangkuan wanita tersebut...


"Apakah kau sudah selesai nak, seperti nya kau sangat menyukai masakan ibu ya? "


Tanya ibu Sonya membuat Nandini tersenyum malu..


"Iya.., masakan ibu sangat lah lezat, maaf ya bu, jika saya sudah menghabiskan nya dengan terburu buru, jujur saya benar-benar merasa sangat lapar bu"


Jawab Nandini menundukkan Kepala nya.


Ibu Sonya langsung tertawa dengan lucu, dia sangat suka melihat sifat Nandini yang terlalu jujur dan juga polos..


"Haha.... kamu jujur sekali ya Nandini,tapi ibu suka dengan sikap kamu ini, oya apakah ibu boleh bertanya sesuatu dengan mu? "


Tanya ibu Sonya menatap lekat ke arah Nandini, membuat Nandini memberanikan diri untuk membalas tatapan tersebut..


"Iya, ibu mau bertanya apa? "


"Maaf, sebelum nya jika ibu ingin tahu tentang diri kamu, tapi... menurut perkataan Vijay , dia mengatakan jika kamu telah di siksa oleh suami mu sendiri serta istri dari sumi mu juga, sehingga kamu mengirim pesan pertolongan ke nomor handphone milik putra ibu, lalu... apakah itu semua benar Nandini? "

__ADS_1


"Iya... itu semua benar bu, dan aku juga tidak tahu jika ini adalah ulah dari istri suami ku, karena aku sungguh tidak mengenal dirinya, bahkan aku juga tidak mengenal siapa pria yang telah aku nikahi bu"


Jawab Nandini meneteskan air mata...


Ibu Sonya yang melihat kesedihan di wajah Nandini pun langsung memeluk tubuh wanita malang itu dengan erat..


Sebagai seorang wanita, tentu saja ibu Sonya sangat mengerti dengan rasa sakit yang Nandini alami,


"Nak.... coba kau cerita kan semua nya, ibu tahu jika kamu telah menyimpan beban berat ini terlalu lama"


"Terimakasih bu.. terimakasih karena sudah mau mendengar cerita hidup ku ini, tapi sebelum aku menceritakan nya, aku mohon... ibu jangan pernah membenci ku ya, karena aku tidak tahu menahu tentang kejahatan kedua orang tua ku di masa lalu"


Ucap Nandini setelah melerai pelukan tersebut..


Ibu Sonya langsung menggenggam tangan Nandini dengan erat, sambil menganggukkan kepala nya...


Jelas Nandini sambil menangis terisak, ibu Sonya yang mendengar cerita dari Nandini pun langsung ikut meneteskan air mata nya


Seakan-akan ikut merasakan apa yang sedang wanita itu rasakan,


"Sungguh malang nasib mu nak, harus menanggung penderitaan atas kejahatan yang tidak pernah kamu lakukan, seharusnya suami mu tidak berhak mengadili mu seperti ini, karena kau juga tidak tahu apa apa tentang kematian kedua orang tua nya"


"Iya... seharusnya memang seperti itu bu, tapi... seperti nya sudah menjadi takdir ku, harus menjalani pernikahan yang sangat menyakitkan, aku telah di tipu oleh suami ku sendiri bu, dan aku benar-benar menyesal karena telah mempercayai dirinya... "


"Malang sekali nasib mu nak, menurut ibu sebaiknya kamu harus segera berpisah dari suami mu itu, karena setiap orang yang telah membenci kita sampai mendarah daging, sangat mustahil bisa menyukai kita dengan tulus"


"Lalu.. apa yang harus aku lakukan sekarang bu, aku benar-benar tidak mempunyai kekuatan untuk melawan dirinya, dia sangat mengerikan bu, bahkan dia tega menyakiti ku hingga 3 bulan lama nya, aku sangat takut jika harus bertemu dengan dirinya lagi bu"

__ADS_1


Ucap Nandini kembali meneteskan air mata nya dengan sangat deras..


Ibu Sonya langsung memeluk tubuh Nandini kembali, seperti nya wanita malang itu benar-benar trauma dengan perlakuan suami nya sendiri..


"Tenang lah nak.. sekarang kau tidak sendiri, ada ibu dan putra ibu yang akan membantu mu Nandini, begitu juga dengan suami ibu, dia pasti mau membantu mu juga Nandini"


"Hiks... hiks... terimakasih bu,... kalian benar-benar adalah orang baik, semoga Tuhan akan membalas kebaikan kalian kepada ku, karena aku tidak mempunyai harta apa pun untuk aku berikan bu"


"Suutttt...... jangan berbicara seperti itu Nandini, kami ikhlas akan menolong mu, lagian suami mu itu juga sudah memiliki istri tanpa sepengetahuan mu bukan, itu artinya dia telah menipu diri mu nak.., dia telah menipu kamu agar kamu mau menikah dengan nya, sekarang hapus air mata mu Nandini, kamu adalah wanita yang sangat cantik, tidak pantas di sia siakan seperti itu"


Ucap ibu Sonya menyemangati Nandini,


Nandini mencoba untuk tersenyum menatap ibu Sonya, akhirnya selama tiga bulan mendapatkan perlakuan yang menyiksa kini Nandini telah menemukan pertolongan dari orang yang tulus...


"Nah.. gitu dong, senyum, kamu sangat cantik Nandini, sekarang kamu bersih bersih ya, ibu sudah menyiapkan baju untuk mu"


"Iya, terimakasih sekali lagi bu'


" Sama sama nak"


Jawab ibu Sonya sambil melangkah keluar dari kamar tersebut, ..


Nandini menatap penuh dengan rasa syukur di dalam hati nya..


Dia sudah bertekad jika akan mengurus perceraian nya dari suami nya Akas....,


"Aku harus bisa lepas dari mu mas, agar kau tidak bisa menyiksa ku lagi, ya Tuhan... terimakasih banyak karena telah mengabulkan segala doa ku, kau telah memberikan penyelamat untuk hidup ku, terimakasih tuhan"

__ADS_1


Ucap Nandini di dalam hati nya...


__ADS_2