
Tepat satu minggu kemudian, di sebuah mansion mewah milik Akas Malhotra, telah terjadi keributan akibat ulah dari sang pemilik..
Pria yang biasa dipanggil dengan sebutan Akas itu, saat ini sedang mengamuk dengan mengerikan setelah mendapatkan kabar dari beberapa anak buah kepercayaan nya yang mengatakan jika istri nya Nandini Sanjaya sudah meninggal dunia akibat sebuah kebakaran...
Nandini telah ditemukan tewas mengenaskan dengan luka bakar yang sangat serius di sekujur tubuhnya, bahkan tubuh dari wanita itu sudah tidak bisa dikenali lagi,
Tapi para anak buah Akas sangat yakin jika wanita itu adalah Nandini istri dari bos mereka..
Karena disaat satu hari sebelum terjadinya kebakaran, mereka para anak buah Akas sempat membuntuti Nandini yang sedang berbelanja dipasar tradisional, saat itu mereka mengejar langkah Nandini , tapi sayang setibanya di sebuah perkampungan, mereka malah kehilangan jejak dari wanita yang mereka incar itu..
Hingga sampai keesokan harinya , barulah mereka bisa menemukan keberadaan Nandini yang sudah mengalami kebakaran didalam rumahnya..
Akas yang mendengar kejadian menyedihkan itu pun langsung mengamuk dengan marah,
Dia marah dengan dirinya sendiri, karena telah terlambat untuk menemukan Nandini sebelum kejadian tragis menerpa dirinya..
"Nandini..... kenapa kau pergi dengan begitu cepat! padahal aku belum puas untuk menyiksa dirimu, kau juga belum menjadi istri sempurna untuk ku Nandini, karena kau belum memberikan kehormatan mu kepada ku, bangsat.... aku sungguh benci dengan takdir ini"
Teriak Akas membahana didalam ruangan tersebut..
Sedangkan mayat Nandini sudah dikebumikan oleh Laura beserta para pelayan yang ada didalam mansion..
Wanita itu merasa sangat bersalah karena pernah ikut menyakiti wanita malang tersebut..
Akas masih betah meluapkan kekesalan nya dengan membanting barang barang yang ada didalam mansion itu,
Sedangkan Laura yang sudah selesai memakamkan jenazah Nandini kini mulai berjalan masuk kedalam mansion...
Laura bersikeras menentang keinginan Akas yang mempunyai niat akan melakukan otopsi untuk jenazah Nandini..
Laura melakukan itu semua karena dia tidak mau memberikan penderitaan lagi kepada wanita malang itu di saat hari terakhir nya berada di dunia..
Jasad Nandini harus tetap seperti semula tanpa harus dihancurkan, sebagai penembus atas kejahatan yang pernah mereka perbuat..
__ADS_1
"Mas Akas.. sekarang semuanya sudah selesai, pernikahan palsu mu,begitu juga dengan pembalasan dendam mu atas keluarga Nandini, kini keluarga mereka sudah hancur lebur, dan dua orang dari mereka sudah meninggal dunia untuk membayar kematian kedua orang tua mu, jadi sekarang aku harap kau bisa hidup dengan tenang mas, lupakan dendam itu dan berusahalah menjalani rumah tangga yang sempurna bersama ku mas Akas"
Kata Laura yang sudah berdiri tepat dibelakang tubuh Akas..
Akas yang sedang terduduk di atas lantai itupun hanya diam membisu..
Benar semua yang diucapkan oleh Laura jika pembalasan dendam nya sudah selesai dia lakukan..
Dia telah menang sepenuhnya, bahkan tidak meninggal kan sisa sedikit pun, keluarga yang dia benci sudah hancur dan hilang dimuka bumi ini
Begitu juga dengan seorang wanita yang telah dia siksa dengan sangat keji, kini wanita malang itu sudah meninggal dunia..
Dan itu artinya, sudah tidak ada lagi wanita berkedok sebagai istri sah nya yang akan menggangu dirinya , Akas resmi menjadi seorang duda ditinggal mati..
Tapi... kenapa hati dan perasaan Akas tidak merasakan kebahagiaan sedikit pun, ada rasa sesal yang tidak bisa Akas ungkapan,
Dia sungguh merasa ingin menangis karena kehilangan, apakah benar jika Akas telah menaruh hati kepada wanita yang dia siksa di setiap harinya.
Tapi... bagaimana mungkin..., bukan kah mereka tidak pernah saling menyapa ataupun berbicara..
"Kenapa aku menjadi seperti ini? bukankah seharusnya aku merasa puas, karena sudah berhasil menghancurkan seluruh musuhku, tapi.... kenapa aku tidak bahagia sedikit pun, perasaan ku menjadi hampa, bahkan aku ingin menangis disaat mengingat kembali jika istri sah ku telah meninggal dunia..., apa... apa yang salah..., apakah hati ku telah berubah? "
Gumam Akas sambil bertanya tanya didalam hatinya..
Dia yang masih merasa syok dan juga tidak iklhas pun langsung bangkit dengan tatapan mata yang kosong...
Akas berjalan menuju ke arah tangga untuk naik ke lantai atas..
Dia terus saja berjalan tanpa mendengar panggilan yang dilontarkan oleh Laura..
"Mas Akas... kamu mau kemana mas? kenapa kamu malah pergi meninggalkan aku? apakah kau tidak mau kembali ke mansion milik ku mas Akas, jawab Mas? "
Tanya Laura berteriak, dan tetap tidak dihiraukan oleh suaminya Akas..
__ADS_1
Laura benar-benar merasa sangat kesal, dia bisa merasakan perubahan dari suaminya tersebut..
Semenjak Nandini pergi melarikan diri dari mereka, suaminya Akas langsung berubah sangat drastis,
Tidak ada canda tawa dari pria itu lagi, dan tidak ada waktu untuk bersama antara mereka berdua, Akas selalu betah tinggal menyendiri didalam mansion Nandini...
Sehingga membuat Laura merasa marah serta curiga..
Apakah yang sebenarnya Akas ingin kan, dan fikirkan, kenapa pria itu menjadi berbeda dengan sangat drastis..
"Baiklah... terserah kau saja mas Akas, aku sudah lelah melihat sikap mu ini, sekarang aku tidak mau memperdulikan mu lagi, lebih baik aku fokus untuk menyehatkan tubuh ku lagi"
Gumam Laura memasang wajah kecewa, setelah itu dia langsung pergi meninggalkan mansion yang tampak menyeramkan tersebut..
Sedangkan didalam kamar milik Nandini, kini Akas mulai membuka lemari pakaian yang menjadi tempat Nandini menyimpan seluruh pakaian milik nya..
Akas mengambil salah satu lingerli yang menggantung dengan sangat rapi didalam lemari..
Akas langsung mencium baju itu dan menghirup aroma tubuh Nandini yang masih menempel dibaju tersebut..
Sungguh... Akas benar-benar menyesal karena telah menyiksa wanita yang tidak pernah bersalah..
Hingga detik kemudian, mata Akas tiba-tiba saja menuju ke arah meja nakas yang di atasnya terdapat sebuah foto pernikahan dirinya bersama Nandini...
Dengan cepat Akas langsung melangkah kan kaki nya untuk menuju ke foto tersebut..
Dia bisa melihat jika didalam foto pernikahan itu, dia dan Nandini tampak sangat lah mesra, mereka tertawa dengan lepas bak sepasang pengantin yang sedang jatuh cinta..
Akas benar-benar tidak menyadari, jika selama sandiwara nya dia ternyata lebih banyak menyunggingkan senyuman kebahagiaan kepada wanita itu, ..
Apakah benar jika didalam hati Akas yang paling dalam, ternyata sudah tersimpan nama Nandini sejak mereka saling pendekatan..
Akas langsung menjatuhkan air matanya, menangisi perasaan yang terlambat dia sadari..
__ADS_1
"Hiks... hiks... kenapa aku baru menyadari nya, kenapa baru sekarang...!! dasar bodoh kau Akas, kau sudah membunuh istri mu sendiri"
Ucap Akas menggema didalam kamar sunyi itu....