
Akas yang mendengar suara pintu di buka menggunakan tendangan keras pun langsung menatap ke asal suara..
Siapa orang yang telah menganggu kesenangan nya saat ini untuk menyiksa istri nya sendiri dan merebut ke sucian yang wanita itu miliki...
Akas hampir saja berhasil menarik CD yang di kenakan oleh Nandini, dan dia terpaksa harus menghentikan kegiatan nya tersebut karena pintu kamar telah terbuka dan masuk lah seorang pria berbadan tegap serta beberapa Housekeeper yang telah berdiri tepat di belakang pria tersebut..
Akas yang melihat kedatangan mereka secara lancang pun benar-benar merasa sangat marah dan emosi,
Di tambah lagi dengan efek obat yang sudah membuat tubuh nya tidak terkendali membuat Akas berteriak keras..
"Siapa kau bajingan....! lancang sekali kau masuk kedalam kamar hotel ku hah! "
Ucap Akas sambil memegang kaki Nandini dengan kuat, sedangkan Nandini dia mulai tidak sadarkan diri akibat berkali kali terkena tamparan dari suami nya sendiri...
"Dasar pengecut, berani nya kau menyiksa seorang wanita, kalian semua tangkap dia, jangan biarkan dia lepas"
Ucap pria asing tersebut memerintah kan para petugas kamar hotel..
Dengan cepat para petugas itu langsung memegang tangan dan tubuh Akas dengan cara paksa..
Mereka menarik Akas agar turun dari atas ranjang, Akas berusaha memberontak sekuat tenaga, rasa nya dirinya sudah tidak bisa menahan gejolak yang harus segera di salurkan..
__ADS_1
Dia tidak bisa melepaskan Nandini begitu saja, karena jika itu terjadi maka Akas akan merasakan sakit di sekujur tubuh nya,.
"Lepaskan aku keparat... kalian tidak tahu siapa aku hah! berani sekali kalian semua mengganggu privasi ku, akan aku tuntut kau pria bodoh"
Teriak Akas mencoba memberontak..
Para petugas berusaha keras untuk memegang tubuh Akas, mereka mengeluarkan semua kemampuan agar Akas tidak lepas dari pegangan tangan mereka..
Hingga detik kemudian, pria asing itu mulai mengangkat tubuh Nandini yang sudah pingsan tak sadarkan diri..
Dia menggendong Nandini ala bridal style membuat Akas langsung meradang saat melihat pemandangan tersebut..
Bahkan pria itu juga yang sudah menghacurkan acara malam pertama yang akan dia lakukan secara paksa kepada istri nya itu...
"Lancang sekali kau menggendong istri ku pria brengsek, cepat kau turun kan dia, atau aku akan menuntut mu sekarang juga"
Ancam Akas dengan wajah memerah, sambil terus berusaha memberontak dari pegangan para petugas tersebut...
Sedangkan pria asing itu langsung tersenyum menyeringai saat menatap ke arah Akas, bahkan dia sudah menggendong Nandini tepat di kedua tangan nya..
"Apakah kau tidak malu, menyebut dirimu seorang suami dari wanita ini, sedangkan kau telah melakukan penyiksaan terhadap wanita malang ini, kau tidak pantas menjadi suami nya pria pengecut, "
__ADS_1
Jawab pria asing itu dengan tatapan tak kalah tajam..
Setelah itu dia langsung melangkah pergi keluar dari kamar meninggal kan Akas yang masih berteriak dengan sangat keras....
Dengan langkah gontai pria itu membawa Nandini keluar dari hotel milik nya..
Ya... tanpa Nandini sangka, ternyata nomor seseorang yang sempat dia hubungi dan juga kirim pesan meminta pertolongan, ternyata adalah pemilik dari hotel mewah tersebut...
Pria itu bernama Vijay Sarma, pemuda berusia 26 tahun yang baru memulai keahlian nya untuk masuk kedalam usaha keluarga..
Jadi sangat pantas jika Akas tidak mengenal siapa pria asing tersebut..
Karena Vijay baru sebulan ini mulai terjun memegang tanggung jawab yang di berikan oleh papa nya..
"Malang sekali nasib mu ya..! sebenarnya aku tidak tahu siapa kamu, tapi.. setelah membaca pesan suara dan pesan tulisan yang kau kirim kan untuk ku, aku langsung merasa prihatin dan ingin segera menyelamatkan mu, maaf jika aku hampir saja terlambat..., tapi setelah ini, aku berjanji akan membebaskan mu dari suami laknat mu itu wanita malang"
Gumam Vijay sambil menatap wajah Nandini yang masih belum sadar kan diri,
Terdapat luka lebam di seluruh permukaan wajah nya, dan Vijay memutuskan akan membawa Nandini menuju ke klinik langganan keluarga nya....
"Bertahan lah wanita malang, kau pasti akan baik baik saja"
__ADS_1