Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Satu bulan kemudian


__ADS_3

Tidak terasa satu bulan sudah berlalu begitu cepat, meninggalkan kebingungan di hati seorang pria tampan yang merasa sangat kesal dan juga marah...


Akas Malhotra, seorang pengusaha hebat itu kini sedang mengamuk di dalam mansion miliknya..


Mansion yang pernah di tinggali oleh istri yang telah dia siksa dan juga dia benci...


Mansion itu terasa sangat sepi serta seram, persis seperti rumah yang angker dan tidak memiliki penghuni didalam nya..


Padahal tanpa orang lain tahu, jika didalam Mansion tersebut terdapat seorang pria yang setiap detiknya menunggu kepulangan sang istri yang sangat dia benci..


Entah apa yang ada didalam pikiran seorang Akas, sehingga dia memiliki rasa kerinduan kepada wanita tersebut..


Tapi dengan sekeras mungkin Akas mencoba untuk menipu dirinya sendiri, baginya dia bukan rindu terhadap wanita itu,


Tapi dia hanya ingin menyiksa kembali wanita malang tersebut..


"Bodoh... dasar tidak berguna kalian semua, hanya mencari satu wanita saja kalian tidak bisa, apakah uang yang aku berikan tidak cukup untuk membuat kalian menjadi rajin mencari istri ku Nandini, jangan sampai aku melakukan kekerasan kepada kalian semua, karena aku benar-benar sangat kesal saat ini"


Teriak Akas menggema di dalam ruang tamu tersebut..


Para anak buah Akas hanya diam menundukkan wajah mereka, sungguh mereka sangat takut ketika melihat bos nya itu mengamuk mengerikan


Akas tidak segan segan untuk melukai salah satu dari mereka, bahkan sampai kritis, sudah satu bulan lama nya mereka mencari keberadaan Nandini, tapi tetap saja mereka tidak berhasil untuk menemukan wanita tersebut..


Bahkan Akas sempat pergi ke negara A hanya untuk mencari keberadaan wanita tersebut,


Hingga akhirnya Akas membunuh mama Anjani yang sudah mulai tidak waras karena merasa sangat kesal terhadap wanita itu


Brakkk.... tar.... tar...... tar...


Suara barang barang berjatuhan mulai terdengar ditelinga mereka, kali ini Akas membuang isi dari lemari hias miliknya dan mendorong lemari itu hingga jatuh pecah di atas lantai...


Akas memasang wajah memerah mengerikan, dia sungguh sangat ingin bisa menyiksa istri nya kembali...


"Bajingan.... bangsat.... aku benar-benar mengutuk mu Nandini, aku tidak akan pernah menceraikan mu begitu saja, dan aku sudah membakar surat cerai itu, sehingga sampai detik ini kau tidak akan bisa lepas dari ku"


Ucap Akas sangat marah....

__ADS_1


Tepat beberapa minggu setelah kejadian, Nandini sempat mengurus perceraiannya di pengadilan, dan setelah Akas menerima surat gugatan itu, dengan cepat Akas langsung menyogok para pekerja pengadilan agar tidak menyetujui permintaan Nandini tersebut


Padahal Nandini sudah memberikan bukti penyiksaan yang dia terima karena ulah suaminya, tapi tetap saja Nandini kalah dan berakhir dengan kekecewaan,


Satu hari setelah mengetahui jika dia telah kalah, Nandini langsung pergi untuk bersembunyi entah kemana,


Sehingga sampai detik ini Akas tidak bisa menemukan wanita tersebut...


"Bagaimana dengan CCTV yang ada didalam hotel satu bulan yang lalu? apakah kalian belum bisa mendapatkannya juga? "


Tanya Akas menatap anak buahnya dengan tajam


"Belum bos, sepertinya CCTV itu sudah dihapus bos, jadi kami tidak bisa menemukannya"


"Ahhhhkk....... dasar payah kalian semua, lalu bagaimana caranya agar aku bisa mengetahui siapa pria yang telah menolong Nandini sebulan yang lalu, aku yakin dia bukanlah pria biasa, jika tidak mana mungkin pria itu bisa mendapatkan CCTV yang ada di hotel"


"Iya... sepertinya memang begitu bos"


Jawab mereka menunduk membuat Akas kembali merasa marah


"Diam kalian semua, sekarang kalian pergi, lakukan tugas yang aku perintahkan, aku tidak mau tahu, bagaimana pun caranya kalian harus bisa menemukan keberadaan Nandini"


Jawab mereka langsung berlari pergi dari ruangan tersebut..


Setelah kepergian para anak buahnya, Akas mulai meremas rambutnya dengan sangat kuat, untuk meluapkan rasa marah dan juga perasaan yang tidak pernah dia mengerti...


"Akkkh.... kurang ajar kau Nandini, karena kau aku menjadi stress seperti ini, lihat saja jika aku bisa menemukan mu, maka aku akan menyiksa mu hingga kau tidak bisa melawan ku lagi Nandini"


Ucap Akas meluapkan amarahnya tersebut..


Hingga tak lama kemudian, terdengar suara langkah hak sepatu dari seseorang yang baru saja masuk kedalam Mansion tersebut..


Akas yang telah mengetahui siapa orang yang berjalan ke arah dirinya pun mulai menghembuskan nafas kasar


Jangan sampai wanita itu mengetahui apa yang sedang Akas rasakan saat ini, karena Akas sangat tidak mau jika perasaannya di ketahui oleh orang lain, termasuk istrinya Laura..


"Sayang... apa yang kau lakukan? kenapa rumah ini terlihat sangat berantakan lagi? lagi lagi kau menghancurkan barang barang di ruang tamu ini, apakah kau tidak bosan melakukanya Suami ku Akas? "

__ADS_1


Tanya wanita tersebut yang sudah memeluk tubuh Akas dari arah belakang..


Akas mencoba untuk bersikap biasa saja, dan dia langsung memegang tangan Laura yang sudah berada di perutnya..


"Kenapa kau kemari Laura? bukankah sudah aku katakan jika kau tidak boleh menginjakkan kaki di Mansion ini? "


Tanya Akas dengan suara berat...


"Sayang.... aku rindu dengan mu, apakah kau sadar, semenjak kejadian satu bulan yang lalu, aku merasa jika kau telah berubah sangat drastis, kau sangat jarang pulang ke Mansion milikku,"


"Benarkah Laura...? tapi aku rasa aku tidak seperti itu, aku selalu pulang untuk menemui mu bukan? "


Tanya Akas kembali sambil membalikkan tubuhnya menatap ke arah Laura...


"Tidak mas... setiap malam kau sudah jarang pulang, lagian untuk apa kau berada di Mansion ini saat malam hari? bukankah Mansion ini terlihat sangat sunyi dan menyeramkan? "...


" Aku suka suasananya Laura, kau tahu bukan jika aku sangat suka dengan kesunyian, aku bisa bekerja dengan baik saat berada di tempat ini Laura "


"Baiklah... jika begitu, aku juga akan ikut tinggal di tempat ini saja "


"Jangan Laura, kau tetap lah di Mansion milik mu, aku tidak suka jika kau tinggal dimansion ini Laura"


"Tapi kenapa mas...! bukan kah dengan begitu akan membuat mu tidak kelelahan karena tidak harus kesana kemari,"


"Tetap tidak boleh Laura, kau tidak boleh tinggal dimansion mengerikan ini, karena itu bisa membuat kesehatanmu tidak baik, kau harus berada dimansion kita saja"


"Baiklah mas... maaf jika aku sudah melupakan penyakit ku mas"


Jawab Laura dengan memasang wajah sedih, membuat Akas langsung memeluk tubuh wanita itu dengan erat...


"Maaf... aku tidak bermaksud untuk menyinggung kesehatan mu"


"Tidak apa mas, aku mengerti"


Jawab Laura tersenyum..


Tanpa wanita itu tahu jika didalam hati Akas yang paling dalam, dia sedang berharap agar istri sahnya bisa kembali lagi tinggal didalam mansion tersebut..

__ADS_1


Dan Akas tetap akan menunggu kepulangan dari wanita yang sangat dian benci itu, agar bisa menyiksa dirinya kembali....


__ADS_2