Cinta Palsu Suamiku

Cinta Palsu Suamiku
Pernyataan Cinta Vijay


__ADS_3

Setibanya disebuah Apartemen yang menjadi tempat tinggal Nandini yang baru, Vijay langsung memberengut dengan kesal


Jujur saja, jika dia merasa sangat cemburu saat melihat tatapan Akas ketika menatap Nandini,


Dia tidak suka jika Akas sampai menyukai Nandini dan ingin mendapatkan wanita itu lagi, walaupun menurut pandangan Akas jika wanita itu adalah Elena, tapi tetap saja Vijay merasa marah dan tidak rela..


"Sial.... "


Ucap Vijay yang langsung membuang jas miliknya ke atas kursi,


Nandini dibuat tercengang dengan sikap Vijay yang tampak marah,


Apakah dia telah melakukan kesalahan? sehingga Vijay emosi dan mulai meluapkan nya..


"Ada apa Vijay? kenapa kau terlihat sangat marah? "


Tanya Nandini sambil melangkah mendekati pria tersebut.


Vijay sudah tidak bisa lagi memendam perasaan suka nya kepada Nandini, dia ingin segera mengutarakan apa yang dia simpan beberapa bulan ini kepada wanita tersebut.


Vijay meraup wajah nya dengan kasar, harus kah dia mengatakan yang sebenarnya, disaat Nandini masih berstatus sebagai istri orang?


"Vijay,kau kenapa? jika ada masalah, ayo cerita dengan ku? apakah kau marah dengan Akas? "


Tanya Nandini mulai memegang bahu lengan Vijay..


Membuat Vijay langsung menyambut tangan itu dan memutar tubuh Nandini hingga terjatuh ke atas kursi,


Nandini sungguh dibuat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Vijay, dia serasa seperti sudah di hempas kan dengan cara yang sangat lembut..


Hingga detik kemudian,Tiba-tiba saja Vijay sudah menindih tubuh Nandini yang terjatuh di atas kursi,


Membuat Nandini semakin merasa lebih terkejut dari sebelumnya..


"Vijay... apa yang kau lakukan? "


Tanya Nandini dengan suara bergetar..

__ADS_1


Vijay hanya diam tidak menjawab pertanyaan Nandini, karena Vijay sedang menikmati kecantikan dari wajah Nandini yang membuat nya semakin merasa sangat terpesona.


"Nandini...! apakah kau masih mencintai suami mu Akas? "


Tanya Vijay kembali..


"Hah...! aku... tidak mencintai Akas, bahkan aku tidak pernah mencintai dirinya, karena rasa itu sudah sirna menjadi rasa benci dan juga dendam"


"Benarkah...? lalu seandainya saja Akas mulai mencintai mu dan ingin kembali lagi kepada mu untuk merajut rumah tangga yang bahagia? apakah kau mau menerima nya Nandini? "


"Tentu saja tidak Vijay,aku tidak akan mau kembali ataupun bertemu dengan nya lagi, jika bukan karena ingin menjebak nya saja, aku tidak akan sudi kau ajak untuk menemui dia Vijay"


"Bagus lah jika begitu, Nandini sebenarnya ada hal penting yang ingin aku sampai kan kepada mu, dan kau harus mendengar kan semua perkataan ku ini dan juga wajib menerima nya"


"Apa..! memang nya apa yang ingin kau katakan Vijay, tapi.... sebelum kau berbicara, bisakah kau melepaskan pelukan mu ini Vijay, kau sudah menindih tubuh ku Vijay, dan itu sangat terasa tidak etis"


Ucap Nandini dengan tatapan malu, jujur saja jika dia tidak nyaman di perlakuan seperti saat ini oleh Vijay..


"Memang nya kenapa Nandini, aku rasa tidak ada yang salah dengan apa yang aku lakukan"


"Baiklah Nandini, sebenarnya aku ingin mengatakan kepada mu, jika aku seperti nya sudah mulai menyukai mu dan juga menaruh hati kepada mu, jadi... itu artinya aku telah jatuh cinta kepada mu Nandini, dan aku ingin jika kita bisa menjalin hubungan yang serius, layak nya pasangan kekasih yang akan melanjutkan ke jenjang pernikahan, kau tidak boleh menolak keinginan ku ini Nandini, karena disini aku tidak menerima penolakan dari mu, aku... berjanji akan menjadi calon suami yang baik , setia, dan juga mencintaimu sampai akhir hayat ku, jadi.... mulai detik ini.. kau resmi menjadi kekasih ku Nandini... dan setelah masa ida mu selesai, saat itu juga kita akan segera menikah... "


Ucap Vijay tanpa jeda dan tanpa berhenti sedikit pun


Dia terus mengoceh tanpa membiarkan Nandini menjawab pertanyaan dirinya tersebut, dan tentu saja perkataan Vijay telah berhasil membuat Nandini merasa sangat terkejut, dia bahkan tidak bisa mengedipkan mata nya persis seperti sebuah patung..


"Baiklah... karena kau diam, maka itu artinya kau sudah menerima perasaan ku ini, terimakasih sayang ku, mulai saat ini, aku akan memanggil mu dengan sebutan Honey.. "


Uummmmuahhhhhh.......


Sebuah kecupan telah mendarat tepat dibibir merah Nandini , membuat Nandini langsung tersadar dan menjerit dengan histeris....


"Tidak..... kenapa kau malah mencium ku Vijay.. kau sungguh keterlaluan"


Teriak Nandini sambil menggampar wajah Vijay yang berada sangat dekat dengan wajahnya..


Membuat Vijay dengan terpaksa langsung bangkit dari tubuh Nandini dan mengelus pipinya dengan lembut..

__ADS_1


"Honey... kenapa kau malah menampar pipi ku? apakah seperti ini perlakuan mu kepada kekasih yang baru saja kau miliki? '


Tanya Vijay mengeluarkan suara manja..


" Kekasih apa nya, aku tidak akan mau menganggap kamu sebagai kekasih ku Vijay, apakah kamu lupa jika aku masih berstatus istri orang? "


"Jadi maksud mu jika kau sudah tidak berstatus istri orang , maka kau bisa menerima cinta ku kan Honey?"


"Iya... mungkin saja begitu, lagian tidak ada rugi nya juga menjadi calon istri mu, anggap saja aku sedang melakukan balas budi, tapi... sebelum akta cerai berada di meja ini, maka jangan harap bisa menjadi kekasih ku Vijay"


"Benarkah....!!! baiklah... jika begitu, dalam waktu 24 jam, aku pastikan akta cerai mu sudah tiba dimeja ini Honey dan saat itu juga kau harus mau menerima diriku"


"Okey.. aku setuju"


Jawab Nandini mengulurkan tangan nya, dengan cepat Vijay langsung membalas uluran tangan tersebut


"Dil.... "


"Dil... "


Jawab Mereka berdua secara bersamaan, setelah itu, Vijay mulai mengambil tas kerja miliknya dan membenarkan kembali penampilan diri nya,


Hingga tak lama kemudian...


Cuupppp.....


"Aku pergi dulu Honey, doakan aku agar berhasil dengan cepat"


Ucap Vijay sambil berlari ke arah keluar setelah berhasil mencuri ciuman dari pipi Nandini..


Nandini yang merasa masih terkejut pun mulai memegang pipi kanan miliknya..


Dan entah mengapa, Nandini malah tersenyum atas kekonyolan dan kemesuman dari pria gila tersebut..


"Semoga berhasil sayang, aku akan menunggu mu"


Jawab Nandini tanpa sadar.....

__ADS_1


__ADS_2