
"Cuma SMA Melati" Tanya Raka
"Yoii bro" jawab Dewa.
"Oke deh gue ganti baju dulu" ujar Raka lalu pergi menuju ruang ganti.
Sementara itu Laura tengah duduk di dalam kelas sembari membaca novel favorite nya.
**Tingggg**
Ponsel Laura berbunyi pertanda ada pesan masuk. Ia langsung membuka ponsel nya dan tertera nama kak Raka. tak menunggu lama langsung di buka nya isi pesan dari Raka.
*Hari ini aku tanding basket.. aku harap kamu mau menonton ku* Isi pesan Raka
Laura tak membalas pesan itu. ponsel nya pun langsung ia masukan ke dalam tas.
Tak berselang lama para pemain basket SMA Melati pun tiba di sekolah mereka. Raka pun telas siap di lapangan bersama tim nya.
Pertandingan persahabatan pun di mulai. SMA Melati memimpin pertandingan pertama.
Raka yang tak fokus selalu melihat ke arah pinggir lapangan membuat para tim nya bingung.
Di pertandingan pertama mereka harus mengalami kekalahan karna Raka yang tidak fokus.
"Lu kenapa sih Ka.. gak biasa nya begini" tanya Leo heran.
"Gue gak papa.." ucap Raka yang masih berusaha mencari keberadaan Laura di sekitar lapangan.
__ADS_1
Pertandingan kedua pun dimulai.. Teriakan para Siswi yang menonton pertandingan seolah tak membuat Raka semangat.
Setelah tertinggal beberapa poin di pertandingan kedua. Laura pun terlihat oleh mata Raka dan sontak membuat nya langsung bersemangat membantai lawan nya.
Laura pun tersenyum ketika mereka saling bertatapan.
"Kak Raka keren ya Ra pas lagi main basket gitu makin cakep" ucap Mia
"Hahaha kalo dia jelek gak mungkin banyak fans nya" ucap Laura sambil terkekeh.
"Fans nya sih banyak tapi hati nya cuma buat kamu doang kayak nya Ra" goda Mia
"Apaan sih Mi.." ucap Laura malu-malu
"Emang bener kan.. Kak Alena yang populer di sekolah ini aja kalah sama kamu" ucap Mia
"Ya ampun Ra.. satu sekolah ini juga tau kali kalo kak Alena itu naksir kak Raka dari zaman mereka SMP tapi gak pernah ke sampaian.." ucap Mia
"Kamu ya Mi.. kalo tentang gosip aja paling terdepan" ucap Laura lalu fokus menonton Raka bertanding.
Pertandingan kedua pun berakhir dengan kemenangan Tim Harapan Bangsa. Raka yang sudah kembali seperti biasa nya menjadi penentu kemenangan mereka.
Kedua tim pun segera beristirahat sebelum melanjutkan pertandingan penentu.
Raka langsung menghampiri Laura yang berada di pinggir lapangan bersama Mia.
"Ra.. makasih ya udah nonton" ucap Raka tersenyum.
__ADS_1
"Iya kak" ucap Laura dengan senyum manis nya.
"Tapi kenapa baru nonton sih Ra" ucap Raka sedikit kesal
"Hehe maaf kak aku tadi keasikan baca novel jadi kelupaan" ucap Laura terkekeh
"Kamu ya.. sekarang harus dapat hukuman" ucap Raka tersenyum
"Hah.. hukuman apa" tanya Laura bingung
"Pijitin aku sampe pertandingan penentu di mulai" ucap Raka lalu duduk berselonjor
"Tapi kak" ucap Laura ragu
"Gak ada tapi-tapian cepat sayang" ucap Raka yang membuat para siswi yang menonton menjadi patah hati.
"Kak Raka apaan sih. malu tau di denger yang lain" ucap Laura dengan perasaan gak enak
"Udah gak usah dengerin kata-kata orang. cepet sini" ucap Raka seolah dunia milik berdua
Laura pun menurut lalu mulai memijat kaki Raka. Laura sudah mulai open akan perasaan nya kepada Raka.
Mia dan Dewa yang melihat peristiwa itu ikut senang dengan kebahagiaan sahabat mereka. Tapi itu tak berlaku dengan sosok wanita yang cukup populer di sekolah mereka.
Alena Putri Siswi kelas 12 yang sekarang satu kelas dengan Raka sudah memendam perasaan nya terhadap Raka sejak SMP. Sudah berbagai cara Ia lakukan untuk mendapatkan Raka Namun naas Raka tak pernah membalas perasaan nya.
Alena sangat membenci siapa pun yang dekat dengan Raka.
__ADS_1
Terima kasih banyak dear sudah membaca....