
Mia kemudian di pindahkan ke ruang VIP untuk mendapatkan perawatan intensif sembari menunggu jadwal operasi.
"Kak temenin ke rumah Mia yuk.. aku mau ambil beberapa kebutuhan buat Mia" ucap Laura.
"Iya sayang.. ayo" ucap Raka.
Raka dan Laura berjalan keluar ruangan dan menitipkan Mia kepada Dewa. Lalu mereka pun pergi meninggalkan rumah sakit menuju rumah Mia.
Setelah sekitar 25 menit Laura dan Raka pun tiba di rumah Mia tampa ada seorang pun disana.
Mia tinggal sendirian di rumah itu karna kedua orang nya sibuk bekerja di luar kota dan tidak terlalu memperdulikan Mia.
"Kamu dekat banget ya sama Mia sayang" tanya Raka.
"Banget banget kak.. Mia kasih kunci serep rumah nya ke aku ya begitu juga aku karna kita sama-sama sendiri" ucap Laura menjelaskan.
"Kita ke kamar Mia ya kak" ajak Laura.
"Iya sayang" jawab Raka.
Laura dan Raka berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Mia yang berada di lantai 2.
Laura langsung masuk ke dalam kamar Mia. Laura mengambil tas yang cukup besar dan mulai mengambil beberapa keperluan untuk Mia.
Sementara Raka duduk di sofa kamar Mia untuk menunggu Laura.
Namun entah apa yang sedang di cari Laura diatas meja belajar Mia tiba-tiba mata nya tertuju pada buku diary milik Mia.
Dengan perlahan Laura membuka buka diary itu. Dan betapa terkejut nya Laura ketika membuka diary itu di halaman depan nya terlihat foto Raka disana dengan tulisan Raka My Love.
Ternyata selama 3 tahun ini Mia menyimpan perasaan kepada Raka kekasih sahabat nya.
"Sayang.. lagi ngapain?" tanya Raka penasaran lalu menghampiri Laura yang duduk dengan serius di meja belajar Mia.
__ADS_1
"Sayang.."panggil Raka namun tak hiraukan Laura yang masih dengan serius membaca lembar demi lembar buku diary itu.
"Sayang.. kamu nangis" tanya Raka lalu mengangkat pelan wajah Laura.
Laura berdiri lalu memeluk Raka dengan erat. Laura sangat mencintai Raka begitu pun sebaliknya.
"Sayang.. kamu kenapa" tanya Raka penasaran.
Namun Laura masih diam seribu bahasa dan semakin mengeratkan pelukan nya seolah itu adalah pelukan terakhir nya.
"Sayang.. hey bilang sama aku kamu kenapa" tanya Raka lagi.
Laura masih tak menjawab sedikit pun pertanyaan Raka. Ia masih menangis sambil memeluk Raka.
"Sayang.. please jangan kayak gini aku udah bilang kan kalo aku paling gak suka liat kamu nangis begini" ucap Raka berusaha menenangkan Laura.
Perlahan Laura mulai melepaskan pelukan nya namun tak sanggup menatap wajah Raka.
"Aku mau kita batalin pernikahan ini" ucap Laura dengan suara bergetar tampa menatap Raka.
"Aku serius kak" ucap Laura dengan suara serak nya karna habis menangis.
Raka menarik nafas panjang lalu menghembuskan nya. Ia menatap bingung dengan perubahan sikap Laura.
"Sayang.. liat aku" ucap Raka.
Laura tak bergeming Ia masih tetap menunduk karna tak sanggup melihat wajah Raka yang selama 3 tahun terakhir ini selalu membuat nya bahagia.
"Sayang.. mungkin kamu lagi kecapek'an karna mengurus pernikahan kita jadi sekarang aku antar kamu pulang untuk istirahat ya.. ayo" ucap Raka namun dengan cepat Laura menahan tangan Raka.
"Aku... aku mau kita putus" ucap Laura lirih.
Raka mengeryitkan dahi nya mendengar pernyataan Laura yang tiba-tiba ingin memutuskan hubungan mereka.
__ADS_1
"Kamu kenapa sih Ra.. salahku apa kenapa kamu jadi begini" tanya Raka sedikit meninggikan nada suara nya.
"Salahku apa Ra.. apa aku udah bikin kamu kecewa apa aku udah nyakitin kamu.. jawab Ra" tanya Raka dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Laura menarik nafas panjang lalu menghembuskan nya kasar kemudian menatap Raka.
"Mia mencintai kakak" ucap Laura.
"Kamu jangan ngaco Ra.. Mia kan sekarang sama Dewa mana mungkin dia cinta sama aku" ucap Raka tak percaya.
"Aku gak asal ngomong kak.. aku tau dari buku diary Mia" ucap Laura.
"Kalo pun dia memang mencintai aku terus kenapa kamu mau batalin pernikahan kita.. aku gak mencintai dia sedikit pun Ra" ucap Raka.
"Mia itu sahabat aku kak.. dia rela ngorbanin perasaan nya sendiri demi aku.. dan aku yakin selama ini dia pasti sangat terluka ngeliat kita berdua" ucap Laura.
"Terus maksud kamu" tanya Raka.
"Nikahin Mia" ucap Laura.
"Kamu gila.. mana mungkin aku bisa nikahin orang yang gak aku cinta" ucap Raka kesal dengan pemikiran Laura.
"Aku mohon kak.. kasian Mia kak dia udah cukup terluka dengan perasaan nya" ucap Laura.
"Tapi aku sama sekali gak mencintai dia Ra.. aku cuma cinta sama kamu" ucap Raka.
"Belajar untuk mencintai dia kak demi aku" ucap Laura.
"Ini gak masuk akal Ra" ucap Raka.
"Aku mohon kak" ucap Laura sambil menangkupkan kedua tangan nya.
"Kakak bilang gak akan bikin aku kecewa kan.. aku akan sangat kecewa kalo kakak tolak ini" ucap Laura lagi.
__ADS_1
Raka masih diam tak tau harus menjawab apa. Raka sangat mencintai Laura mana mungkin Ia bisa menikahi perempuan lain.
Terima kasih sudah membaca dear.. mohon kritik dan saran nya agar lebih baik lagi..