
Sementara Laura tak bisa berkata-kata. Raka yang ia pikir tak akan melakukan hal gila itu justru membuat nya salah tingkah.
Raka lalu berjalan menghampiri Laura dengan senyum manis nya.
"Ra.." Ucap Raka lalu memegang kedua tangan Laura
"Ya.." jawab Laura singkat
Mereka saling pandang satu sama lain. setelah beberapa saat mereka saling pandang Raka kemudian melanjutkan perkataan nya.
"Aku suka sama kamu sejak pertama kali kita bertemu" ucap Raka.
Laura masih diam.
"Mau kah kamu menjadi pacarku" tanya Raka
"Aku janji akan membuat kamu selalu bahagia dan gak akan biarkan siapa pun menyakiti kamu. aku janji Ra" ucap Raka sambil berlutut dan masih memegang kedua tangan Laura.
Semua siswa dan siswi yang melihat pun bersorak melihat tingkah Raka. Banyak yang setuju dan tak sedikit juga yang menatap sinis kedua nya.
Sementara para guru seolah tak perduli dengan tingkah siswa nya yang merupakan anak dari pemilik yayasan Harapan Bangsa.
"Laura Carissa" ucap Raka
Laura seolah tak bisa berkata-kata lagi. Sesungguhnya ia ingin menjawab ya namun tidak mungkin karna ia tak mau terlalu cepat percaya dengan semua perlakuan Raka.
__ADS_1
Laura langsung melepaskan tangan Raka dan berlari pergi menuju kelas nya.
Mia yang melihat nya langsung menyusul Laura ke kelas.
Sementara Raka mencoba bangkit namun ia seolah tak kuat, Dewa langsung membantu nya dan mereka pergi ke ruang ganti untuk mengganti baju Raka.
"Sabar ya Ka" ucap Dewa menguatkan
"Aku benar-benar cinta sama dia Wa" ucap Raka memelas
"Iya Ka.. aku tau mungkin dia syok" ucap Dewa berusaha menguatkan.
"Thanks Wa" ucap Raka lalu berganti baju.
Sementara itu di ruang kelas Laura dan Mia.
"Gak Mi. aku gak mau terlalu cepat, kamu tau kan aku baru pertama kali begini" ucap Laura
"Iya aku tau Ra.. tapi kamu juga gak bisa gantungin kak Raka begini setelah apa yang udah dia lakuin buat kamu" ucap Mia menjelaskan
"Tapi Mi.." Laura mencoba memberi alasan namun buru-buru di potong Mia
"Tapi apa lagi Ra.. kamu gak kasian sama kak Raka. dia rela permaluin diri nya sendiri buat kamu Ra" ucap Mia panjang kali lebar kali tinggi
"Ayolah Ra. jangan begini aku tau perasaan mu jangan siksa dirimu sendiri" ucap Mia kemudian.
__ADS_1
Laura mulai mencerna perkataan Mia. Ia sadar bahwa apa yang dilakukan nya salah dan kelewatan. Ia segera beranjak dari duduk nya.
"Mau kemana Ra" tanya Mia
"Cari kak Raka" jawab Laura lalu pergi meninggalkan Mia di dalam kelas.
Raka dan Dewa berjalan santai menuju ke kantin karna memang tujuan awal mereka adalah ke kantin namun terpending karna permintaan aneh Laura.
"Kak Rakaaa" panggil seseorang dari belakang
Raka dan Dewa pun langsung menoleh ke belakang.
Laura langsung berlari menghampiri Raka setelah sampai tepat di hadapan Raka.
"Kak aku mau minta maaf karna udah bikin kak Raka malu tadi. aku gak bermaksud buat bikin kak Raka malu" ucap Laura
Raka tersenyum lalu memandang lekat wajah Laura.
"Jadi kamu mau jadi pacarku" tanya Raka
"Mmm.. aku gak bisa jawab sekarang kak. maaf" ucap Laura
"Baiklah.. aku juga gak akan maksa kamu buat jawab sekarang. tapi mulai saat ini kita bisa berteman kan" tanya Raka lagi
Laura hanya mengangguk kan kepala nya. Raka yang kelewat senang langsung memeluk Laura.
__ADS_1
Terima Kasih sudah membaca dear...