
"Laura" panggil Raka membuka percakapan
"Ya" Jawab Laura singkat tanpa menoleh
"Apa kamu sudah punya pacar?" Tanya Raka hati-hati
Laura menggelengkan kepala nya pertanda bahwa ia belum memiliki kekasih. Seolah mendapatkan kesempatan Raka langsung berteriak.
"Yesss" ucap nya dengan keras dengan wajah yang sangat bahagia.
"Berarti kita bisa bersama" ucap Raka kemudian berharap Laura menjawab iya
"Ya tergantung" jawab Laura yang masih tetap fokus memandang ke depan.
"Tergantung apa?" tanya Raka
"Tergantung kamu bisa memenuhi semua syarat yang aku kasih atau gak" jawab Laura sekilas menoleh ke Raka lalu kembali menatap ke dapan.
"Aku akan lakukan apapun yang kamu mau Ra.. dan aku janji akan membuat kamu selalu bahagia. kalau sampai kamu gak bahagia sama aku kamu boleh pergi" ucap Raka dengan yakin
"Kita liat aja nanti" ucap Laura
Setelah kurang lebih 40 menit mereka menyisiri setiap jalanan kota yang ramai akhirnya mereka pun santai di depan sebuah rumah yang mewah dan megah.
"Makasih" ucap Laura lalu ingin membuka pintu mobil namun di seketika langsung di tahan oleh Raka.
__ADS_1
"Tunggu Ra" ucap Raka
"Apa lagi" tanya Laura
"Nomor mu" ucap Raka lalu menyerahkan ponsel nya
Laura yang ingin segera pergi mau tak mau langsung memberi nomor telpon agar ia bisa segera keluar dari mobil Raka. setelah memberi kan nomor nya Laura pun segera keluar dan masuk ke dalam rumah nya.
"Aku akan buat kamu bahagia Ra" ucap Raka yang memandangi setiap langkah Laura.
*** Dikamar Laura ***
Ting
Pesan Masuk dari nomor yang dikenal. Laura langsung membuka nya.
Laura tersenyum melihat isi pesan tersebut. Sudah pasti itu pesan dari Raka.
Di balik sikap dingin nya sesungguhnya Laura juga tertarik dengan Raka hanya saja Ia tak mau terlalu cepat memperlihatkan rasa suka nya. Ia ingin melihat betapa serius Raka kepada nya.
Laura langsung merebahkan diri di kasur nya namun Ia teringat dengan buku yang diberikan Raka sewaktu di kantin tadi.
Laura kemudian beranjak ke meja belajar nya lalu mengambil buku tersebut. Laura membuka lalu menghitung jumlah nya dan benar saja jumlah nya pas 500 kalimat tidak kurang dan tidak lebih.
***Keesokan harinya di SMA Harapan Bangsa***
__ADS_1
Laura baru saja tiba di depan ruang kelas nya dan langsung di sambut dengar suara Mia.
"Lauraaaa" panggil Mia dengan senyum pepsoden nya
"Kenapa kamu kemaren ninggalin aku gitu aja tanpa pamit" tanya Laura dengan tatapan tajam
"sorry-sorry Ra.. abis nya kak Dewa ngajakin pulang bareng jadi nya ya aku ikut aja deh dari pada jadi obat nyamuk kamu dan kak Raka" ucap Mia menjelaskan
"Huhhh.. kamu sahabat aku atau bukan sih" ucap Laura cemberut
"Sorry banget ya Ra" ucap Mia memohon dengan wajah memelas
"Iya-iya.. awas kalo kamu kayak gitu lagi" Hardik Laura
"Oke sayangku.. Oh Ya Ra gimana rasanya kemaren pulang bareng kak Raka" tanya Mia antusias
"Apaan sih Mia.. udah deh gak usah bahas itu bikin gak mood aja pagi-pagi" ucap Laura dengan wajah kesal
"Iya deh Ra.. Ngomong-ngomong kapan ya kita mulai aktif belajar" ucap Mia
"Entahlah aku juga bosen.. mungkin seminggu lagi" jawab Laura
***kelas Raka***
Sementara itu dikelas Raka pun tak kalah ramai. mereka sibuk dengan cerita nya masing-masik tak terkecuali Raka yang sedari tadi sangat semangat.
__ADS_1
Terima Kasih untuk para pembaca semoga suka dengan cerita nya ya...