
Beberapa saat kemudian Raka pun sudah kembali dengan setelan santai. Raka langsung menghampiri Laura yang tengah menunggu nya di ruang tamu.
"Aku udah siap Ra" ucap Raka yang telah berdiri dihadapan Laura
"Ya udah langsung cari makan ya kak.. aku udah laper banget" ucap Laura yang langsung berdiri.
"Kamu mau makan sayang" tanya Raka
"Kayak nya makan sate enak deh kak" ucap Laura
"Oke.. aku bakal cari rekomendasi sate paling enak di daerah ini" ucap Raka dengan senyum nya
"Mau nanya sama siapa kak" tanya Laura
"Ok Google" jawab Raka sambil mengeluarkan ponsel nya.
"Hahaha.. bener juga ya kak" jawab Laura dengan tawa nya
"Ya udah ayo sayang" ajak Raka lalu membuka pintu kamar hotel.
"Iya sa.. eh kak hehe" jawab Laura dengan grogi.
Mereka berdua pun langsung berjalan keluar dari hotel lalu menuju parkiran mobil.
Sesampai nya di parkiran Raka langsung membuka kan pintu mobil untuk Laura.
"Silahkan sayang" ucap Raka
"Makasih kak" jawab Laura.
Setelah Laura masuk Raka pun langsung menutup pintu mobil lalu berlari menuju pintu mobil kemudi.
Setelah Raka masuk. Mereka langsung melaju menuju warung sate paling enak di daerah pantai itu menurut rekomendasi dari mbah google.
Tak banyak pembicaraan di antara mereka saat berada di dalam mobil. Raka dan Laura seolah canggung setelah kejadian beberapa jam yang lalu.
Terutama Raka Ia masih sangat merasa bersalah kepada Laura karna melakukan hal bodoh itu.
Tak sampai 30 menit mereka pun sampai di warung sate.
Raka dengan sigap membuka kan pintu mobil untuk Laura. Setelah Laura keluar mereka berdua masuk ke dalam warung sate.
Setelah mendapat tempat duduk mereka pun di hampiri pelayan di warung tersebut.
"Mau pesan apa mba mas?" tanya si pelayan
"Sate ayam dua ya mba" jawab Raka
"Mmm mba aku gak pake nasi ya" ucap Laura.
"Berarti satu sate ayam komplit satu lagi sate ayam aja" ucap si pelayan
"Iya mba" jawab Laura
"Minum nya?" tanya si pelayan lagi
__ADS_1
"Saya kopi hangat aja mba" jawab Raka
"Ih kok kopi sih kak nanti kamu gak bisa tidur.. gak baik buat kesehatan" ucap Laura
"Es jeruk aja mba 2" ucap Laura lagi
"Baik mba.. jadi Satu sate ayam komplit satu sate ayam dan 2 es jeruk" ucap si pelayan.
"Iya mba" jawab Laura
"Baik mba mas.. mohon di tunggu.. permisi" ucap si pelayan lalu meninggalkan Raka dan Laura.
Setelah kepergian si pelayan Laura pun kembali menasehati Raka.
"Kakak tu gak boleh minum kopi di malam hari nanti gak bisa tidur kalo kakak kurang tidur nanti malah banyak penyakit yang suka nempel di badan kakak" ucap Laura panjang lebar
"Iya sayang.. maaf ya" jawab Raka sambil tersenyum lalu mengusap kepala Laura.
"Ih kak Raka kenapa sih suka banget berantakin rambut aku" ucap Laura kesal karna rambut nya jadi berantakan.
"Soal nya kamu lucu kalo lagi kesel.. hahaha" ucap Raka sambil tertawa
"Huh.. Oh ya kak orang tua kakak dimana sekarang?" tanya Laura
"Di Amerika.. mereka jarang pulang ke Indonesia" jawab Raka.
"Jadi kakak tinggal sama siapa disini?" tanya Laura penasaran.
"Sendiri" jawab Raka
"Iya lah Ra.. kecuali kalo kamu mau tinggal sama aku jadi berdua" ucap Raka dengan senyum nya
"Yee.. nikahin dulu baru tinggal berdua" ucap Laura.
"Ayo besok nikah" ucap Raka asal.
"Emang kakak berani ketemu papah aku" tanya Laura
"Berani lah.. mau papah kamu segalak apapun aku berani" jawab Raka.
"Oh ya" ucap Laura merasa tak yakin dengan ucapan Raka.
"Iya sayang.. emang orang tua kamu dimana Ra?" tanya Raka
"Nanti aku kenalin ya kak" jawab Laura.
Setelah ngobrol ini itu sate pesanan mereka pun telah siap dan sudah berada di hadapan mereka.
"Harum banget kak.. pasti enak deh" ucap Laura.
"Iya sayang" ucap Raka sambil senyum-senyum melihat ekspresi wajah Laura yang terlihat sangat bahagia.
Tanpa basa basi lagi Laura langsung mengambil satu tusuk sate lalu memakan nya dengan perlahan untuk merasakan kelezatan nya.
"Ini sih fix enak banget kak" ucap Laura sambil mengunyah sate nya.
__ADS_1
"Iya sayang.. kayak nya bakal kurang kalo cuma satu porsi" jawab Raka
Raka dan Laura pun melanjutkan makan nya sambil sesekali bercerita.
Setelah habis Raka kemudian membayar lalu mereka langsung kembali menuju hotel karna jam sudah menunjukan pukul 11 malam.
*****
Sesampai nya di dalam kamar hotel Raka langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan wajah nya.
Setelah selesai Ia menghampiri Laura yang berada di dapur.
"Sayang" panggil Raka
"Iya kak" jawab Laura sambil membuat teh
"Lagi apa" tanya Raka mendekati Laura lalu memeluk nya dari belakang.
"Lagi bikin green tea" jawab Laura
"Aku balik ke mobil dulu ya" ucap Raka lalu melepaskan pelukan nya.
"Mau kemana kak" tanya Laura membalikan badan nya ke arah Raka.
"Mau tidur lah sayang" jawab Raka.
"Minum dulu kak teh nya" ucap Laura sambil menyodorkan secangkir teh kepada Raka
"Kenapa gak tidur disini aja kak.. kan di luar dingin" tanya Laura
"Takut khilaf sayang" jawab Raka lalu menyeruput teh buatan Laura
"Ya kakak tidur di sofa dan aku di kamar" ucap Laura.
"Gak tidur bareng sayang kan dingin" ucap Raka sambil senyum-senyum
"Kakak.. kan udah janji" ucap Laura
"Iya-iya maaf.. aku jadi gak sabar buat nikahin kamu Ra" ucap Raka.
"Masa sih" ucap Laura
"Biar gak merasa bersalah lagi kalo ngapa-ngapain kamu" ucap Raka sambil mengedipkan sebelah mata nya.
"Udah ah kak.. aku mau bersih-bersih dulu terus tidur.. bye" ucap Laura lalu meninggalkan Raka yang masih berdiri di dapur.
*****
Jam menunjukan pukul 2 dini hari tiba-tiba Laura terbangun karna tenggorokan nya terasa kering.
Laura lalu menuju dapur namun sebelum ke dapur Ia menoleh kearah Raka yang sedang tertidur di sofa dengan sangat nyenyak. Laura kemudian menghampiri Raka di ruang tamu.
Laura mengambil selimut yang terjatuh ke lantai lalu menyelimuti tubuh Raka. Laura mengelus pelan kepala Raka. Setelah itu Ia pun berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum lalu kembali menuju kamar untuk melanjutkan tidur nya.
*****
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca dear.. mohon kritik dan saran nya agar lebih baik lagi..