Cinta Pertama Laura

Cinta Pertama Laura
Episode 33


__ADS_3

"Jadi kapan rencana nya pernikahan kalian.. mamah udah gak sabar pengen nimang cucu" ucap mamah Katty.


"Raka harus reservasi dulu di disneyland mah.. kapan kosong nya" ucap Raka.


"Pemberkatan aja dulu" ucap papah Anton.


"Bener kata papah kamu Raka.. kalo masalah resepsi kan gampang" ucap Mamah Katty.


"Gimana sayang?" tanya Raka sambil menoleh kearah Laura.


"Aku ngikut aja kak" ucap Laura sambil menyuap makanan nya.


"Yaudah mah besok Raka urus" ucap Raka.


Mereka berempat pun menghabiskan makanan sambil membicarakan masalah pernikahan Laura dan Raka.


*****


Malam ini Laura akan menginap di rumah Raka dan tidur dikamar Raka namun seperti biasa saat liburan Raka akan tidur disofa tepat didepan ranjangnya.


Sementara Laura akan tidur dikasur Raka yang luas.


"Sayang" panggil Raka dari atas sofa.


"Iya kak" jawab Laura.


"Tolong ambilin laptop dong sayang" ucap Raka.


"Iya sayang" jawab Laura lalu berjalan menuju ruang kerja Raka untuk mengambil laptop.


Tak lama Laura pun kembali dengan membawa laptop ditangan nya.


"Ini" ucap Laura seraya menyerahkan laptop.


"Makasih sayang" ucap Raka.


"Mau ngapain sih kak.. ini kan udah jam 10" tanya Laura penasaran.


"Kamu mau pemberkatan nya indoor atau outdoor sayang" tanya Raka.


"Outdoor aja kak.. dipantai pertama kali kita liburan" ucap Laura.


"Kamu mau malam pertama di kamar no 56 itu ya yang dijendela depan pantai" ledek Raka.

__ADS_1


"Apaan sih kak" ucap Laura dengan mulut sedikit dimonyong kan.


"Hahaha... maaf maaf sayang gak sengaja" ucap Raka sambil tertawa.


"Kak Raka nyebelin" ucap Laura dengan kesal.


"Maaf ya sayang ku" ucap Raka sambil membelai rambut Laura.


"Udah ah aku mau tidur aja nanti kak Raka nafsu lagi" ucap Laura lalu beranjak naik ke ranjang untuk tidur.


Raka tersenyum melihat tingkah calon istri tercinta nya itu. Laura yang sangat manja di imbangi dengan Raka yang selalu menuruti apa pun yang diminta Laura.


Apalagi setelah mereka menikah nanti Raka berencana akan mengubah semua aset nya menjadi nama Laura dan tentu tampa sepengetahuan Laura.


Udah gak usah diragukan lagi betapa Raka sangat mencintai Laura. membuat gadis itu sangat bahagia ditambah lagi dengan kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tua Raka terutama mamah Katty.


Raka masih duduk sambil mengotak atik laptop nya untuk mencari rekomendasi hotel terbaik di pantai itu.


Raka ingin memberikan yang terbaik untuk semua keluarga, teman-teman dan para rekan bisnis nya. Agar para tamu yang tak merasa kecewa atau kurang.


Setelah mendapatkan rekomendasi Raka pun berencana akan pergi langsung ke hotel tersebut untuk melihat semua kondisi hotel karna Raka bukan ingin menyewa beberapa kamar saja namun Ia akan menyewa satu hotel untuk waktu 3 hari 3 malam.


Setelah itu Raka melihat beberapa rekomendasi souvenir pernikahan. Namun tak ada satu pun souvenir yang sesuai dengan keinginan Raka.


Waktu sudah menunjukan pukul 12 malam. Raka pun mulai ngantuk lalu menutup laptop nya dan tertidur.


*****


"Sayang.. kamu mulai list apa aja yang kita perlukan ya" ucap Raka.


"Iya sayang.. list kemaren masih ada tinggal sedikit aku revisi aja" ucap Laura.


"Yaudah kalo gitu aku langsung ke kantor ya.. kamu jangan nakal di kampus" ucap Raka.


Setiap hari Raka selalu mengantar jemput Laura kuliah tak terkecuali hari ini meskipun ada meeting pagi dia akan tetap mengantar Laura kuliah. Sementara Raka mengambil kuliah jum'at sabtu minggu dan senin sampai kamis nya Ia harus bekerja.


"Iya sayang.. aku masuk dulu ya kamu hati-hati ke kantor nya" pamit Laura.


"Iya sayang" jawab Raka lalu mencium kening Laura.


Laura keluar dari mobil Raka lalu berjalan masuk ke kampus nya.


Dikampus itu meskipun Laura cantik dan banyak dikagumi para lelaki disitu namun tak ada satu pun yang berani mendekati nya.

__ADS_1


Tau dong ya karna calon suami Laura adalah anak pemilik Yayasan Harapan. Jadi mereka yang mengagumi Laura hanya bisa menatap nya dari jauh tampa berani mendekat atau bahkan hanya berkenalan pun mereka tak punya nyali.


"Laura" panggil seseorang dari jarak yang cukup jauh.


Laura pun berhenti dan menoleh kebelakang ternyata Mia yang memanggilnya yang langsung berlari menghampiri Laura.


"Kenapa Mi?" tanya Laura.


"Ke kantin dulu yuk Ra.. kan masih 1 jam lagi baru masuk" ucap Mia.


"Kamu belum sarapan?" tanya Laura.


"Belum Ra laper nih" jawab Mia.


"Yaudah ayo tapi aku cuma nemenin aja ya.. soal nya tadi aku udah sarapan" ucap Laura.


"Iya Ra ayo" jawab Mia.


Laura dan Mia pun berjalan menuju kantin. Sesampainya dikantin Mia langsung memesan bakso karna perut nya sangat lapar.


Sambil menunggu pesanan Laura dan Mia pun saling mengobrol.


"Kapan rencana pernikahan kalian Ra?" tanya Mia.


"Dalam waktu dekat ini Mi" jawab Laura.


"Udah berapa persen Ra persiapan nya?" tanya Mia.


"Baru mau mulai kali Mi.. Rencana nya hari ini abis pulang kampus aku sama kak Raka mau ke tempat WO nya" ucap Laura.


"Pemberkatan nya dimana Ra" tanya Mia lagi.


"Pantai Mi.. biar lebih romantis aja kalo outdoor" jawab Laura sambil tersenyum.


"Biar enak juga ya malam pertama nya dingin-dingin... hahaha" ucap Mia sambil tertawa.


"Ih Mia.. Apaan sih aku gak pernah mikirin soal malam pertama ya" ucap Laura.


"Permisi nona-nona ini pesanan nya" ucap ibu penjual bakso yang membawakan pesanan Mia.


"Oh iya bu.. terima kasih" ucap Mia.


Si Ibu penjual bakso pun pergi meninggalkan Laura dan Mia.

__ADS_1


Mia yang sudah sangat lapar langsung menyantap bakso tersebut dengan lahap.


Terima kasih sudah membaca.. mohon kritik dan saran nya agar lebih baik lagi.


__ADS_2