Cinta Pertama Laura

Cinta Pertama Laura
Episode 22


__ADS_3

Jam baru menunjukan pukul 06.12 pagi, Namun Laura sudah sibuk berkutat di dalam dapur.


Di hari minggu pagi ini Laura berencana membuat nasi goreng karna tadi malam Ia sempat singgah di super market untuk membeli nasi instan.


Setelah selesai membuat nasi goreng Laura pun berjalan menghampiri Raka di ruang tamu yang masih tidur.


"Kakak.. ayo bangun udah pagi" ucap Laura sambil sedikit menggoyang kan tubuh Raka.


"Huaahhh.. jam berapa?" tanya Raka namun dengan mata masih terpejam.


"Jam 7 kurang 13 menit kak" ucap Laura


"Bangun jam 8 aja ya" ucap Raka yang masih tetap terpejam


"Kakak.. aku udah masakin nasi goreng buat kita sarapan bareng nanti kalo kakak bangun nya jam 8 nasi goreng nya udah dingin dong.. gak enak lagi" ucap Laura


"Oke udah bangun kok sayang" ucap Raka yang langsung bangun namun mata nya masih sangat sulit untuk terbuka.


"Ya udah kakak tidur aja" ucap Laura ketus


"Iya-iya sayang.. aku bangun" ucap Raka lalu bergegas menuju kamar mandi untuk mencuci muka nya.


Laura tersenyum lalu pergi menuju dapur untuk membuat teh hijau hangat.


Raka yang telah selesai mencuci muka pun langsung menuju dapur untuk makan bersama kekasih nya.


"Ayo kak makan" ajak Laura


"Iya sayang" jawab Raka kemudian duduk dan memakan nasi goreng


"Hari ini kita mau ngapain lagi kak" tanya Laura sambil memakan nasi goreng

__ADS_1


"Rahasia" jawab Raka singkat.


*****


Tepat jam 10.00 pagi menjelang siang Raka mengajak Laura pergi menuju lokasi yang telah di siapkan Raka.


"Mau kemana sih kak" tanya Laura penasaran.


"Nanti juga kamu liat sendiri sayang" ucap Raka yang langsung melajukan mobil nya meninggalkan hotel.


Setelah kurang lebih 10 menit mereka pun telah sampai di pantai yang tampak sepi tanpa satu pun orang yang berada di sana.


"Kok kita ke pantai ini kak?" tanya Laura bingung kenapa Raka membawa nya ke pantai yang tanpa pengunjung satu pun.


"Kamu penasaran atau takut" tanya Raka sambil tersenyum.


"Gak lucu deh kak.. kakak kalo macam-macam disini aku bunuh ya" ucap Laura kesal.


"Hahaha.. santai sayang kita ke sana yuk" ajak Raka seolah sengaja menakut nakuti Laura.


Tak lama mereka telah sampai didepan panggung yang sudah cantik dengan dekorasi berbagai bunga dengan warna favorite Laura yaitu pink dan putih.


Setelah itu Raka pun berlutut di hadapan Laura lalu mengambil sebuah kotak kecil di dalam saku baju nya dan menyodorkan nya kepada Laura.


"Will you marry me Laura Carissa?" ucap Raka sambil membuka kotak kecil yang berisi cincin.


Laura diam sejenak seakan tak percaya dengan apa yang di lakukan Raka.


"Gak lucu deh kak becanda nya" ucap Laura.


"Kok bercanda sih Ra.. aku serius aku mau menikah sama kamu" ucap Raka dengan wajah serius

__ADS_1


"Kakak gila kita kan masih sekolah.. aku juga baru masuk SMA kak.. aku masih pengen kuliah setelah lulus SMA.. lagi pula kita baru seminggu kenal kak.. aku belum tau banyak kakak tu orang nya gimana dan kakak juga belum tau kan aku kayak gimana terus kita juga belum pernah ketemu orang tua masing-masing" ucap Laura dengan wajah kesal.


"Ya gak nikah sekarang juga kali Ra.. ini sebagai pengikat aja kalo Laura cuma milik Raka" ucap Raka


"Tapi masih lama banget kak.. aku masih 3 tahun lagi di SMA.. siapa tau nanti pas kuliah kakak ketemu perempuan lain yang lebih dari aku" ucap Laura.


"Kamu akan jadi perempuan satu-satu nya di hidup aku" ucap Raka.


"Setelah dari pantai ini aku mau langsung ketemu orang tua kamu Ra" ucap Raka lagi.


Laura masih diam memperhatikan Raka yang sangat serius dengan kata-kata nya.


"Will you marry me" tanya Raka lagi.


Laura tersenyum lalu menganggukkan kepala nya.


"I Will" jawab Laura.


"Yessss" ucap Raka dengan girang nya dan langsung memakai kan cincin itu ke jari manis Laura lalu memeluk nya dengan erat.


Setelah itu mereka pun pulang ke kota. Raka ingin bertemu dengan kedua orang tua Laura.


******


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam mereka berdua pun sampai di gapura yang bertuliskan Tempat Pemakaman Umum.


Raka bingung kenapa Laura membawa nya ke pemakaman. Apa Laura ingin berziarah ke makan saudara nya. Atau ke makan kakek nenek nya.


Namun Raka tak berani menanyakan maksud Laura membawa nya ke pemakaman. Ia pun mengikuti Laura dari belakang.


Setelah berjalan beberapa saat Raka dan Laura pun sudah sampai di depan dua buah makam yang terbilang cukup mewah di banding makam yang lain.

__ADS_1


Tertulis nama Maria Carissa dan Albert Antonio.


Terima kasih sudah menonton dear... mohon saran dan kritik agar lebih baik lagi..


__ADS_2