Cinta Pertama Laura

Cinta Pertama Laura
Episode 31


__ADS_3

Raka pun dipindahkan ke ruang rawat inap karna suhu tubuhnya masih cukup panas.


Laura dengan telaten mengurus Raka di rumah sakit. Malam itu mereka habiskan di dalam ruang inap rumah sakit.


*****


Setelah dua hari dirawat di rumah sakit Raka di perbolehkan untuk pulang tampa melakukan pemeriksaan ulang karna Raka merasa sudah baikan.


Laura pun pergi untuk mengurus biaya admistrasi dan mengambil obat di apotek.


Setelah semua selesai Laura menggandeng Raka berjalan keluar rumah sakit untuk menunggu taksi pesanan Laura karna mobil Raka masih berada di parkiran hotel.


Tak berselang lama taksi pesanan Laura pun tiba. Mereka berdua langsung masuk ke dalam taksi dan pergi menuju hotel.


"Nanti pulang biar aku yang nyetir kak" ucap Laura.


"Jangan sayang.. aku sudah sehat kok" ucap Raka.


"Gak papa kak.. aku kan bisa nyetir" ucap Laura.


"Aku sudah sehat sayang.. nanti kalo aku capek baru kamu gantiin ya" ucap Raka.


"Kak Raka selalu gitu" ucap Laura sambil memajukan bibir nya.


"Jadi kapan kita mulai ngurus acara wedding kita yang tertunda" tanya Raka.


"Nanti kita bicarain kalo udah sampe di rumah kak" jawab Laura.


Tak lama Laura dan Raka pun sampai di hotel setelah membayar ongkos taksi Laura menggandeng Raka menuju mobil.


"Kakak tunggu di mobil aja ya biar aku yang check out" ucap Laura.


"Terus yang bawa tas kamu siapa" tanya Raka.


"Aku bisa bawa sendiri kak.. kan cuma isi pakaian doang" ucap Laura.


"Yaudah hati-hati ya sayang jangan lama-lama" ucap Raka.


"Iya kak.. tunggu bentar ya" ucap Laura lalu pergi meninggalkan Raka di dalam mobil.


Beberapa saat kemudian Laura pun tiba dengan membawa tas yang tidak terlalu besar.


"Kak Raka" panggil Laura lalu masuk ke dalam mobil.


"Udah sayang?" tanya Raka.


"Iya kak udah" jawab Laura.


Raka pun mulai menjalankan mobil nya meninggalkan kawasan hotel.


Sepanjang perjalanan menuju kota Laura dan Raka dipenuhi dengan canda dan tawa.


*****


Raka dan Laura pun tiba disebuah cafe tempat biasa mereka pacaran.


Setelah memesan beberapa camilan dan minuman mereka duduk sambil mengobrol. Tak berselang lama Mia dan Dewa pun tiba di tempat tersebut dan langsung menghampiri Laura dan Raka yang tengah duduk santai.

__ADS_1


"Kalian udah lama?" tanya Mia.


"Baru kok Mi" jawab Laura.


"Loe berdua mau pesan apa?" tanya Raka.


"Apa aja Ka yang penting ditraktir.. hehe" jawab Dewa.


"Yaudah pesan sana gue yang bayar" ucap Raka.


"Oke" jawab Dewa lalu pergi meninggalkan Raka Laura dan Mia.


Raka mulai pembicaraan untuk menjelaskan kepada Laura tentang apa yang sebenarnya terjadi.


"Mending loe sendiri yang cerita Mi, Laura gak percaya kalo yang cerita" ucap Raka.


"Haha.. siap bos" ucap Mia.


"Laura Carissa dengerin ya.. buku yang kamu baca itu tentang perasaan aku 2 tahun yang lalu kalo sekarang mah udah beda sayangku" ucap Mia menjelaskan.


"Beneran Mi?" tanya Laura meyakinkan.


"Bener lah Ra.. ngapain juga aku bohong sama kamu" ucap Mia.


"Syukur deh kalo gitu" ucap Laura sambil tersenyum.


"Udah jelas kan semua nya.. berarti kita jadi nikah ya sayang" tanya Raka sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Laura.


"Maaf ya karna kesalah pahaman ini pernikahan kalian jadi batal" ucap Mia merasa menyesal.


"Jadi kapan nih rencana nya kalian nikah?" tanya Dewa yang tiba-tiba datang dari arah belakang Mia


"Ya ampun kak Dewa ih bikin kaget aja.. ucapin assalamualaikum dulu napa kalo mau datang" ucap Mia.


"Haha iya nih kak Dewa kayak jelangkung aja tiba-tiba datang" ucap Laura.


"Mana jelangkung seganteng gue Ra" ucap Dewa.


"Iya ganteng kalo diliat dari atas bukit everest" ledek Raka.


Laura dan Mia pun tertawa dengan lepas nya mendengar ucapan Raka terhadap Dewa.


"Kurang ajar loe Ka" ucap Dewa kesal.


Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka berempat pun menyantap makanan-makanan itu sambil saling bercanda.


*****


Satu minggu kemudian. Rencana nya hari ini kedua orang tua Raka akan pulang ke Indonesia untuk membahas kembali masalah pernikahan Laura dan Raka yang sempat batal karna kesalah pahaman.


Tepat jam 8 pagi Raka sudah melaju kan mobil nya menuju rumah Laura untuk sama-sama menjemput kedua orang tua Raka yang di jadwalkan akan tiba di bandara pada pukul 12 siang.


** Rumah Laura **


"Sayang" panggil Raka yang telah berada di dalam rumah Laura.


"Sayang kamu dimana" panggil Raka lagi.

__ADS_1


Namun masih tak ada jawaban dari Laura. Rumah Laura pun tampak sepi karna memang 2 hari yang lalu para asisten rumah tangga nya cuti.


Raka terus berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Laura yang berada di lantai 2.


Sesampai nya di depan kamar Laura tampa basa basi lagi Raka pun langsung membuka nya.


Namun keadaan kamar Laura pun tampak sepi.


"Sayang" panggil Raka.


Masih tak ada jawaban dari Laura. Raka pun membuka kamar mandi Laura takut kalo Laura pingsan namun pintu kamar mandi terkunci dari dalam sudah dapat di pastikan jika Laura ada di dalam.


Raka yang sangat khawatir pun berusaha mendobrak pintu kamar mandi tersebut dengan sekuat tenaga sambil terus memanggil Laura.


"Sayang.. kamu harus bertahan" ucap Raka berusaha mendobrak pintu.


Setelah beberapa kali percobaan akhirnya pintu kamar mandi pun terbuka dan betapa terkejut nya Raka ketika melihat Laura berada di dalam bathup.


"Astaga sayang" ucap Raka seraya langsung menghampiri Laura.


Terlihat Laura tampak santai berendam di dalam bathup sambil menggunakan masker wajah dan mendengarkan musik dengan earphone.


Raka pun langsung melepaskan earphone yang terpasang ditelinga Laura yang sontak membuat Laura terkejut karna Raka sudah berada di depan nya.


"Kak Raka kok bisa masuk" tanya Laura heran.


"Astaga sayang.. aku kira kamu kenapa-napa di dalam kamar mandi dari tadi aku panggil-panggil kamu tapi gak ada jawaban apapun maka nya aku dobrak itu pintu" ucap Raka.


"Ih kak Raka terus gimana ngunci nya nanti" ucap Laura.


"Harus nya aku yang marah sama kamu karna udah bikin orang khawatir" ucap Raka.


"Tapi kak Raka udah bikin pintu kamar mandi aku rusak" ucap Laura .


"Udahlah cepat mandi nanti aku beresin" ucap Raka lalu keluar dari kamar mandi dan merebahkan tubuh nya di kasur Laura sembari menunggu Laura mandi.


Setelah 20 menit kemudian Laura pun keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya.


Sebelum menggunakan pakaian sudah jadi kebiasaan jika setelah mandi Laura langsung berdandan simpel di depan meja rias nya.


Melihat Laura yang tengah duduk berdandan Raka pun berjalan menghampiri Laura.


"Sayang" panggil Raka.


"Apa sih sayang" jawab Laura sambil mengoleskan skincare andalan nya.


"Kamu ngapain sih pake earphone sambil mandi gitu" tanya Raka.


"Kan aku emang sering berendam sambil dengerin musik pake earphone" ucap Laura.


"Udah gak usah lagi begitu.. bikin orang panik tau gak kamu" ucap Raka.


"Iya-iya sorry.. tapi ingat beresin tu pintu" ucap Laura.


"Iya cantik" jawab Raka sambil mengecup kening Laura.


Terima kasih sudah membaca dear.. mohon kritik dan saran agar lebih baik lagi.

__ADS_1


__ADS_2