
David duduk di kursi kebesarannya di ruang wakil CEO, melepas lelah sehabis meeting dengan klien nya dia senang klien puas dengan hasil rancangan desainnya.
Walaupun David anak pemilik perusahaan dia lebih memilih posisi sebagai wakil CEO, sedangkan posisi CEO tetap ayahnya yang mengisi sampai David siap menggantikan posisi nya.
"Tok..tok.."terdengar ketukan pintu.
" Masuk lah.. ," jawab David.
Sahabat juga teman sejak kecil yang dia anggap saudara, dan mengetahui semua rahasia hidupnya muncul dengan senyum mengembang.
Sandi Pratama lelaki gagah tinggi tampan tidak kalah dengan David, dulu mereka idola di kampus dan pujaan para gadis kampus dan Sandi menjabat sebagai asisten nya saat ini.
Dia melihat wajah David tersenyum yang sangat langka dia lihat sejak sobatnya putus dengan Melisa , yang merubah sikap dan perilaku David lebih dingin dan serius juga memutuskan menjauhi wanita lain bahkan dia mencurahkan hidup dan semua perhatian pada pekerjaan.
"Wah bro..aku lihat gunung es sudah mencair ini, bahkan kau tampaknya sudah menerima Tika sebagai pasangan hidupmu.. apa kau sudah dapat melupakan melisa?", tanya Sandi menggoda sobatnya.
__ADS_1
Wajar Sandi berkata begitu karena dia sangat tahu kisah sahabatnya tersebut, dan bagaimana hancurnya hati sobatnya melihat Melisa gadis yang mau di lamarnya bercumbu mesra dengan adiknya di depan matanya.
David menghembuskan nafasnya, hatinya masih sakit bila teringat Melisa, walaupun sosok Tika mulai mengisi ruang hatinya.
"Bagaimana aku bisa melupakan wanita yang telah menghancurkan hidupku, wanita yang sangat kujaga dan kupuja sampai aku menahan diri tidak menyentuhnya tapi dengan mudahnya dia melemparkan dirinya pada Ferdy", kata David geram mengingat Melisa.
"David sekarang kan sudah ada Tika di sisimu, jangan sampai masa lalu mu menghancurkan masa depanmu bersama Tika kasihan dia harus sakit hati kedua kali.."nasehat Sandi pada sobatnya itu.
" Aku tahu Sandi walaupun sakit bila aku mengingatnya, sosok Tika mampu menggeser dia dari hatiku walau belum sepenuhnya. Aku mencoba untuk mencintai istriku, karena aku juga tidak mau dia tersakiti lagi,"kata David.
"Oiya hari ini ada meeting di Forum restoran jam 3 sore kita akan bertemu klien penting, jangan sampai wajahmu kusut itu akan mempengaruhi citra David si Arsitek terkenal mancanegara haha.."kata Sandi sambil meninggalkan ruangan David.
David menggelengkan kepalanya melihat sobatnya,lalu dia segera bersiap untuk presentasi dan mengambil berkas penting buat dibawa nanti.
Jam 3 sore sandi dan David meluncur ke forum restoran untuk bertemu kliennya, sesampai di sana mereka reservasi tempat dan menunggu kedatangan klien dengan memesan jus jeruk.
__ADS_1
" Maaf bisa saya ditunjukkan meja reservasi atas nama bapak David ,"tanya seseorang di meja resepsionis.
" Saya di sini Pak ", David berdiri menjemput klien nya.
" Oiya kenalkan saya bapak Anton dari perusahaan Winstop konstruksi.." Pak Anton menjabat tangan David.
" Saya David Saputra dari WING GRUP dan ini Sandi pratama asisten saya , sekaligus orang kepercayaan juga sahabat saya", David mengenalkan Sandi.
" Oiya kenalkan asisten saya Melisa", Pak Anton mengenalkan Melisa yang baru datang, mengambil berkas dari mobil yang tadi ketinggalan.
Mata mereka bertemu dan David sangat terkejut..
"Melisa..?"David tidak percaya bertemu Melisa di sini.
" David..? "Melisa tidak menyangka bertemu mantan kekasihnya lagi.
__ADS_1
bersambung...