
Setelah selesai bercinta tadi dan karena tidak ada kesibukan maka Tika bisa bersantai sejenak dari rutinitas harian apalagi David bersedia menggantikannya.
Dia mulai melanjutkan menulis novel yang dia belum sempat update karena kesibukannya, dan bisa menulis beberapa bab sekaligus agar dia tidak keteteran di kejar bab baru oleh editornya.
Dia cukup senang novelnya banyak di minati dan di tunggu pembacanya, berarti banyak pembaca tertarik padahal dia pemula dan baru mulai menulis sejak kecewa pernikahannya hampir batal karena Ferdy.
Dia tidak menyangka kegiatan yang hanya mengisi waktu luang untuk melupakan Ferdy, ternyata bisa menghasilkan uang juga dan bisa membuang semua kebosanan dirinya.
Kata demi kata dia rangkai dan tulis sambil membayangkan adegan, seakan dia berada di novelnya.
Dia terlarut dalam tulisan novel dan tidak menyadari kehadiran David, yang sedang menggendong Cleo di lengannya.
"Asyik benar.. Cleo bersama mama dulu ya papa mau buat susu buat Cleo dulu", katanya.
Dia menurunkan Cleo ke tempat tidur dan memberi dot juga mainan warna warni yang menggoda Cleo dan tertawa-tawa.
__ADS_1
" Nitip jaga dia dulu ya .. ", kata David dan beranjak pergi.
Tika melirik ke arah Cleo dan memberi batas guling di tepi tempat tidur agar tidak terjatuh, lalu menulis halaman terakhir novelnya sebelum menyimpan di file untuk dia lanjutkan nanti.
" Rupanya David sudah mengganti popoknya ", pikirnya.
Dia melihat popok Cleo yang kering dan badan Cleo juga harum berarti sudah mandi, lumayan juga suaminya sudah pintar mengurus bayi dia bisa istirahat sekarang.
Cleo menatap Tika dan meminta gendong tangannya keatas untuk digendong, Tika mengambilnya dan membuai anak itu mungkin mau tidur.
Tidak berapa lama Cleo tertidur kembali dan Tika meletakkan perlahan-lahan, lalu keluar kamar untuk melihat apa yang dikerjakan suaminya itu.
Nasi goreng sudah terhidang di atas meja baunya membuat perutnya keroncongan, suaminya memang pintar memasak dan dia menyukai nasi goreng buatannya.
"Ayo kita makan dulu lapar ini", ajak Tika.
__ADS_1
David menyusul berjalan ke meja makan dan Tika mengambil piring dan menyendok makanan, lalu mengambil segelas air putih buat David dan baru mengambil buat dirinya sendiri.
" Makanan ini sangat enak kau tahu saja aku suka nasi gorengnya", kata Tika memuji masakan David.
"Kau istirahat saja biar hari ini aku yang mengerjakan semuanya, kalau kau capek merawat Cleo aku akan meminta mama mencarikan asisten buatmu", kata David.
" Ehm tidak perlu asisten nanti kita tidak bebas melakukan apapun bila ada orang lain di sekitar", kata Tika pelan.
Dia teringat ketika memasak David langsung menyerangnya di dapur juga di meja makan, pipinya langsung memerah mengingat hal itu yang mendebarkan hatinya.
"Melakukan apa contohnya? ", goda David karena dia paham yang di maksud istrinya namun sengaja menggoda.
" Ehm.. tidak ada lupakan saja", kata Tika.
Bahaya bila dia membangkitkan gairah suaminya sekarang saja badannya masih pegal, pinggangnya saja masih sakit akibat hentakan suaminya berjam-jam.
__ADS_1
"Apa kau menyukai sensasi di luar kamar juga? ", bisiknya di telinga istrinya.
Tika mengangguk dan menunduk perlahan-lahan dia sangat malu dengan bayangan adegan panas yang terlintas di otaknya selagi dia membayangkannya tadi.