
Ferdy yang kebetulan bertemu klien tidak jauh di tempat itu, melihat Tika yang sendirian makan siang dan dia pun menghampirinya.
"Tik.. kok makan sendiri di mana David?", tanya nya heran.
" Bukan urusanmu pergilah jangan pura-pura baik di depan ku aku tidak ingin melihatmu ",jawab Tika kesal selera makannya jadi hilang melihat orang yang dibencinya.
" Tik.. aku sungguh menyesali sikap ku dulu padamu, aku tahu perbuatan ku tidak dapat di maafkan tapi aku benar-benar sudah menyesal dan akan memperbaiki apa yang sudah aku lakukan.. "kata Ferdy sambil meraih tangan Tika dan menggenggamnya.
" Lepaskan tangan istriku.."Suara David tiba-tiba datang dari belakang Tika mengejutkan Tika..
Ferdy yang terkejut dengan kedatangan kakaknya langsung melepas genggamannya.
David sangat cemburu melihat istrinya bersama Ferdy, apalagi dia menggenggam tangan istrinya.
Sehingga kalo tidak ingat dirinya sedang berada di tempat umum ingin dia menghajar adiknya itu.
__ADS_1
" Sayang kau sudah datang.. aku sudah menunggu mu dari tadi", Tika tersenyum manis lalu masuk dalam pelukan suaminya yang segera memeluk nya erat.
Tika sengaja melupakan kemarahannya pada David, karena tidak ingin Ferdy mencari kesempatan mendekatinya lagi.
Tika hatinya sangat senang bisa melihat suaminya lagi dan memeluknya, dia sudah sangat merindukan suaminya itu tapi juga masih marah kepadanya.
"Maafkan aku baru datang dari tadi meeting dengan klien baru selesai.." balas David ikut bersandiwara sambil membelai rambut istrinya dan mencium pipinya.
David sangat senang bertemu istrinya lagi setelah mencari kemana-mana, tadi dia teringat kalo istrinya suka makan di kafe ini jadi dia coba datang ketempat ini.
Hampir saja dia salah paham dan mengira istrinya masih menyimpan perasaan pada adiknya, tapi yang dia takutkan tidak terjadi Tika malah lega melihatnya datang dan segera memeluknya.
Ferdy yang masih mencintai Tika sangat cemburu dan memilih pergi dari mereka, dia tidak tahan melihat kemesraan kakaknya dengan mantan kekasihnya.
"Harusnya aku yang ada disisi mu saat ini, aku yang bodoh meninggalkanmu dulu," batinnya.
__ADS_1
Setelah kepergian Ferdy suasana kembali sepi, Tika melepaskan pelukan David dan kembali fokus kepada makanannya.
" Pak mau pesan apa tadi ibu Tika sudah bilang kalo bapak akan menyusul kemari jadi Anis sudah menyiapkan favorit bapak juga.." kata Anis yang melihat David di meja Tika.
"Baiklah Anis kayak biasanya aja, terimakasih", balas David sambil tersenyum.
Pelayan di kafe itu hampir semua ingat kepada pasangan serasi yang cantik dan tampan itu, karena walaupun orang kaya tapi ramah kepada semua orang tanpa memandang bulu juga suka memberi tip besar.
"Sayang kamu kemana aja seminggu ini aku mencarimu kemana aja tapi tidak ketemu , aku senang bisa menemukanmu di sini", kata David memegang tangan istrinya matanya lega hatinya juga melihat istrinya baik-baik aja hampir saja dia menyuruh detektif mencari istrinya.
" Aku kira kau senang aku pergi dengan begitu kau punya banyak waktu bersama gadis yang kau cintai itu, bahkan dalam tidurpun kau menyebut namanya.."kata Tika menunduk air matanya kembali jatuh.
Dia segera menghapusnya karena banyak orang yang akan melihatnya.
" Sayang aku tidak punya perasaan cinta lagi sama Melisa percayalah padaku, kemarin yang kau lihat hanyalah salah paham Melisa tiba-tiba menciumku sehingga aku belum sempat menghindarinya", David menjelaskan salah paham yang di lihat istrinya.
__ADS_1
bersambung..