Cinta Seputih Melati

Cinta Seputih Melati
Belanja keperluan bayi


__ADS_3

Tika menatap david dan melihat ke kamar arah Cleo..


" Apa kau sudah siap, begitu Cleo bangun kita akan berbelanja kebutuhan Cleo", kata Tika datar.


Nadanya biasa saja seakan dia membahas tentang belanja kebutuhan rumah tangga, David menatapnya dan menghela nafas dia merasa seakan ada jarak antara dia dan istrinya.


" Baik.. ", jawabnya.


Tidak berapa lama mereka duduk dalam keheningan, karena tidak satu pun berusaha memulai percakapan Cleo terbangun.


David menggendong Cleo dan bayi itu bergerak senang sambil mengoceh, Tika mengambil tasnya dan dompet lalu meraih kunci rumah dan melangkah keluar diikuti David dan menguncinya.


Mereka berjalan ke minimarket terdekat dan beli susu, serta kebutuhan bayi yang lain, Tika mampir ke toko sebelahnya yang menjual baju bayi lucu dan masuk membeli beberapa keperluan Cleo.


" Wah cantiknya putrinya", pramuniaga yang melihat Cleo menggoda bayi imut itu dan membuat bayi itu tertawa lucu.


" Wajahnya mirip papa ya tidak mirip mama, tetapi memang biasanya anak perempuan mirip papanya", kasir satu berkomentar lagi.


Membuat Tika bersyukur wajah Cleo miniatur David versi perempuan, dan tidak ada jejak Linda sama sekali karena susah menjelaskan kalau anak ini tidak mirip dengannya atau David.


"Apakah sudah cukup? ", David bertanya sambil melihat keranjang yang penuh.


" Ya ayo pulang", balas Tika.


Mereka setelah membayar langsung pulang rumah , dan Tika menata semua barang Cleo di kamar Lucas karena Cleo sekarang tidur bersama Lucas.


Susu dia atur dekat meja makan sehingga mudah untuk membuatnya kalau Cleo lapar, serta mengisi air termos dengan air panas dan sebotol air dingin di letakkan di dekat kaleng susu.


Tika mengambil Cleo dari gendongan David dan memandikannya, Cleo sangat senang sewaktu di letakkan di bak berisi air hangat dan tertawa sambil main air.


Dia menyembur air ludah dan mengulum jempolnya sampai bibirnya penuh dengan ludah, Tika membersihkan jempolnya dengan tisu basah dan mengelap tubuhnya dengan handuk.

__ADS_1


Setelah itu mengganti baju dan membedakinya, sekarang bayi itu terlihat lucu dan imut. Sejak datang memang dia tidak rewel, sehingga lebih mudah merawatnya.


Setelah itu bayi itu di biarkan bermain di atas sofa sambil di jaga David, Tika memasak bahan-bahan yang sudah di siapkan tadi sebelum berangkat belanja.


Nasi sudah masak dan dia mengaduk sebentar agar air dan uapnya keluar, lalu menutup kembali rice cooker setelah uapnya keluar agar tidak jatuh ke dalam nasi.


Semua makanan yang sudah di masak dia meletakkan di atas meja, dan menutup dengan tudung saji agar tidak kena lalat dan debu.


Lalu membuat sup ayam dan kembang tahu , mengaduk sebentar memberi gula garam merica dan menutupnya setelah matang.


Tika mengambil tempat sup dan menuang ke dalam lalu meletakkan di meja, membuat sebotol susu hangat buat Cleo dan memberikan kepada Cleo yang langsung dia pegang sendiri dengan gembira.


"Ayo kita makan .. makan siang sudah siap", ajak Tika.


David berdiri dan berjalan ke meja makan lalu Tika melayani suaminya, mengambilkan nasi dan lauk serta air putih juga sup di depan David.


Mereka makan dengan diam dan hanya saling melirik saja tanpa ada yang bicara, David merasa aneh dengan keadaan seperti ini dia lebih suka Tika marah dan memakinya daripada diam seperti ini.


"Kalau mau marah makilah aku daripada kau diamkan aku sungguh merasa tersiksa," David menaikkan dagu Tika dan memandang mata yang sebening kristal itu.


Tika mengalungkan lengannya ke leher David dan mencium bibir David dengan mesra, David pun membalas kemesraan yang di berikan istrinya.


Mereka terhanyut dalam pelukan dan ciuman sampai suara bayi menangis, menyadarkan mereka berdua yang hampir terlarut dalam kemesraan mendalam.


"Ehm Cleo menangis, aku melihatnya dulu" Tika melepaskan pelukan David dan menghampiri Cleo.


"Aduh baby ndut sudah selesai minum susu ya.. kenapa sayang cari papa? " Cleo tertawa dan tangannya naik minta gendong ke arah Tika.


Tika menggendongnya dan memberikan kepada David, karena dia mau mencuci piring.


"Rupanya dia sudah pintar cari perhatianmu", sungutnya.

__ADS_1


David meraih Cleo dan mencuri ciuman ke bibir Tika sekilas.


" Aku tidurkan dia dulu habis ini giliran waktu kita berdua selagi Lucas bersama Ferdy "bisik David di telinga Tika .


Lalu dia meninggalkan Tika menuju kamar Lucas untuk menidurkan Cleo, meninggalkan Tika yang memerah pipinya karena mengerti maksud perkataan David tadi.


Tika lalu membereskan semua cucian kotor dan mengelap meja lalu masuk kamarnya untuk berganti baju tidur, tadi dia sudah tidur cukup sehingga tidak mengantuk jadi dia menarik sebuah buku novel sambil menunggu David.


David masuk kamarnya setengah jam kemudian, dan melihat istrinya yang berbaring telungkup di atas tempat tidur sambil membaca buku.


Paha mulus istrinya terpampang jelas di depan matanya, dan lingerie yang di pakainya sudah naik keatas pahanya menampakkan pakaian dalam istrinya yang transparan.


David langsung menindih istrinya dari belakang dan menciumi leher dan telinganya, tangannya tidak sabar bergerak meremas bukit kembar istrinya yang berada di bawahnya.


Tika mendesah lirih lalu berbalik ke arah David memeluk lehernya dan mencium bibir dengan intens, dia hanya ingin memikirkan saat ini kehangatan pelukan dan cumbuan mesra suaminya .


Mereka melakukan hubungan suami istri tanpa kenal lelah dan Tika berteriak untuk sekian kalinya setelah mendapatkan kepuasannya.


Suaminya pintar menyenangkan dirinya di atas ranjang dan juga membuatnya memohon untuk lagi dan lagi.. dia sampai malu ketika dia harus meminta di puaskan berulang-ulang.


Bahkan saat kelelahan setelah berolahraga di siang bolong, David masih bisa menyerangnya lagi setelah istirahat sejenak seolah dia tidak merasa lelah.


Mungkin daya tahan tubuhnya sangat bagus dan stamina terjaga , sehingga bisa lama melakukan tanpa merasa lelah sama sekali.


Sekarang di kala dia mengatur nafasnya David sudah meremas kembali dadanya dan memainkan buah dadanya , membuat gairahnya naik kembali dan tidak lama David sudah memasuki nya kembali membuat dia hanya berteriak lagi dan lagi di guncang David.


Sprei sudah kusut berantakan dan pakaian berserakan di mana-mana, tangan Tika mencengkeram sprei dengan erat ketika David menyerangnya dari belakang membuat dia merintih meminta lebih tidak tahan godaan David.


David merasa senang istrinya berteriak dan makin semangat menyerangnya , memberikan kepuasan yang di inginkan istrinya dan menciumnya makin dalam .


Remasan tangannya makin liar memeras buah dada istrinya membuat istrinya makin tidak tahan lagi , dan memohon agar cepat menyelesaikan karena sudah mencapai kepuasannya kembali.

__ADS_1


__ADS_2