
David yang bingung memutuskan sementara diam-diam dulu menemani Linda, Tika yang melihat suaminya sedang memikirkan sesuatu heran David tidak bercerita kepadanya.
"Makanlah dulu aku tidak mengetahui apa yang mengganggu pikiranmu , tetapi jangan sampai lupa tidak makan" kata Tika sambil menyodorkan piring berisi nasi dan lauk ke depan David.
"Maafkan aku melamun tadi " kata David serba salah bingung mengatakan bagaimana.
Mereka makan dengan diam selesai makan dan membersihkan piring mereka duduk di sofa sambil menonton televisi.
"Tika aku ingin jujur kepadamu , tetapi aku tidak mau kamu berpikir yang bukan-bukan" kata David.
" Tadi Linda menemuiku di kantor" lanjutnya.
"Mau apa nenek lampir datang ke kantormu apa mau menggodamu lagi? " tanya Tika sinis.
__ADS_1
" Bukan seperti itu dia lagi sakit parah dan dokter prediksi hidupnya tidak lama lagi, dan memintaku menemani berobat di sisa hidupnya setelah itu dia tidak akan mengganggu kita lagi selamanya" kata David lirih.
Tika menatap wajah suaminya " apa kau ingin menemaninya? "
"Melihat dia sakit parah aku kasihan kepadanya dan meminta ijinmu menemani nya" sahut David.
" Aku tidak setuju kalo mau berobat banyak dokter yang menemaninya jg ortu atau saudaranya, kenapa kau orang luar harus menemani nya? " kata Tika.
"Ingat mas kalian dulu mantan, dan aku tidak mau kau berhubungan dengan mantan apa pun alasannya" lanjutnya.
"Mas dia tidak ada hubungan lagi denganmu apa kau lupa dulu dia menyakitimu? kenapa kau masih membelanya? apa kau masih mencintainya? " cecar Tika.
"Cukup Tika aku tidak ingin bertengkar denganmu ! " David memegang tangan Tika dan menatap istrinya.
__ADS_1
" Dia hanya masa lalu tidak ada lagi perasaanku selain kemanusiaan" kata David
" Kalau dia hanya masa lalu mu kenapa kau bersikeras menemani nya? tanya pada hatimu sendiri ? aku ngantuk dan ingin istirahat terserah maumu aku tidak ingin membahas hal ini lagi " kata Tika sambil berdiri dan berjalan ke kamarnya.
"Aku minta maaf Tika tapi aku putuskan aku akan menemaninya kuharap kau mengerti keputusanku" kata David.
Tika berhenti sebentar dan menoleh " kalau begitu buat apa kau bertanya kepadaku kalau kau bisa memutuskan sendiri, lakukan apa maumu aku tidak peduli mungkin benar kalau kau masih mencintainya"
Air mata Tika menetes di pipinya hatinya sakit mendengar suaminya bersikeras menemani mantan berobat.
kau tidak mengerti perasaanku mas.. bagaimana bisa aku membayangkan suamiku menemani wanita lain selama 3 bulan...
Dalam diam Tika menghapus air matanya dan tidur miring menghadap tembok, dia pura-pura tidur dan tidak menghiraukan suaminya yang menyusulnya masuk Kamar mereka.
__ADS_1
Tika sangat marah kepada suaminya itu dan berniat untuk berdiam diri sampai suaminya merubah keputusannya, dia tidak ingin suaminya bersama pelakor macam Linda biar pun cuma berobat saja dia sungguh tidak rela melihat mereka berduaan saja jadi dia akan berusaha agar suaminya membatalkan keputusannya itu.
Tika hanya bisa mendiamkan suaminya agar menyadari perasaannya dan tidak peduli kepada mantan yang sudah menyakiti hatinya dulu, Tika heran suaminya bisa membela Linda yang pernah menyakiti hatinya sangat parah sehingga pergi jauh untuk melupakan Linda.