
"Aku sedang mensurvei kantor cabang yang ada di sini karena sedikit bermasalah", kata David.
"Tika siapa dia ?
"Apa suamimu yang sering kau ceritakan?," tanya Vivi yang dari tadi di belakang mereka, karena tidak mau mengganggu sahabatnya itu saling melepas rindu.
Tika melepaskan pelukannya dan memperkenalkan David kepada Vivi.
"Vi ini suamiku David" dan "David ini Vivi sahabat ku sejak dari smu" kata Tika.
"Wah suamimu sangat tampan sayang sekali kau tinggalkan lama-lama", kata Vivi.
"Bagaimana kalo hari ini kita batalkan acara kita dulu, karena aku yakin banyak yang mau kalian bicarakan aku ga mau loh jadi nyamuk", goda Vivi.
Pipi Tika merona malu mendengar godaan Vivi dan David tersenyum saja, hatinya lega dapat bertemu lagi dengan istrinya.
__ADS_1
Akhirnya setelah makan siang bersama Vivi berpamitan pulang, sedang Tika dan David pulang ke apartemen mereka.
Sesampainya di apartemen mereka duduk dalam keheningan, karena masing-masing bingung berkata-kata.
"Sayang".. "David" mereka memanggil secara bersamaan.
"Kau duluan", kata Tika mengalah.
"Bagaimana kabarmu", kata David melihat Tika agak kurusan.
"Aku baik saja", jawab Tika.
"Maafkan aku yang terbawa emosi," kata Tika menunduk sedih.
Dia pergi sampai sejauh ini dan selama ini hanya karena salah paham, dan tidak mau mendengar penjelasan David dulu karena hatinya sangat sakit waktu itu mengira David mengkhianatinya.
__ADS_1
"Aku juga tidak menyangka Melisa bisa melakukan hal nekat seperti itu tetapi aku sangat senang kau mau bicara dan tidak marah lagi kepadaku, karena aku sungguh tidak akan pernah melepaskanmu bahkan perceraian itu aku menolaknya."kata David.
"Kita lupakan semuanya yang telah terjadi sekarang yang penting kita bersama lagi, aku akan mencabut surat gugatan cerai itu karena aku juga tidak mau berpisah denganmu" kata Tika.
Mereka berpelukan kembali dan David mencium istrinya dengan mesra akhirnya semua kerinduan mereka selama ini tertumpahkan , dengan pelukan dan ciuman yang makin panas dan baju berserakan ritual suami istri terjadi siang itu.
"Sayang tadinya aku sudah berpikir kalo kau akan kembali kepada mantanmu itu, mengingat hubungan kalian yang sudah bertahun-tahun tentu tidak mudah menghilangkan perasaan itu dan aku tidak mau kau hidup terpaksa denganku",kata Tika sendu.
"Kau salah Melisa masa laluku dan sekarang kau masa depanku, sejak Melisa selingkuh perasaan cintaku kepadanya langsung mati hanya ada benci dan sakit hati tapi sejak perbuatannya yang keterlaluan tidak ada lagi perasaan ku kepadanya", jelas David.
"Karena aku tidak pernah bisa mentolerir pengkhianatan , apalagi menerimanya kembali biar tidak ada lagi wanita di dunia ini," lanjutnya.
Tika sangat senang mendengarnya dan dia akan memberitahu David kalau dia akan menjadi seorang ayah pada saat yang tepat, sampai dia yakin perasan David kepadanya karena sampai saat ini David tidak pernah menyatakan cinta kepadanya.
Mereka menghabiskan hari itu dengan bercerita panjang lebar, agar tidak terjadi kesalahpahaman lagi diantara mereka.
__ADS_1
Tika menelepon pengacara nya dan menyuruhnya menarik gugatan cerainya, dan meminta maaf karena telah banyak merepotkan pengacara keluarga nya itu.
Tika tidak mengetahui kalo gugatan itu belum masuk pengadilan karena Theodorus yakin mereka akan kembali bersama.