
Tika membaca surat itu perlahan dia menutup surat itu dan meletakkan di atas meja, meskipun terkejut dan tidak menyangkanya namun ini sekarang sudah terjadi.
Sekarang ada anak itu di antara mereka, kehidupan mereka sudah tenang dan bahagia dan ada seperti ini dia masih bingung apa yang dia lakukan.
Dia tidak sanggup memikirkan hal ini maka dengan langkah lemah dia melanjutkan membuat sarapan, dan setelah selesai dia membuka tas perlengkapan Cleo.
Ada sekaleng susu formula dan beberapa baju keperluan bayi itu, memikirkan bayi itu yang tidak meminum asi Tika pun merasa kasihan.
Dulu Lucas meminum asi sampai dua tahun, mungkin Linda sengaja tidak memberi asi karena dia juga meminum obat-obatan dan pasti Linda menahan sakit karena selama hamil menghentikan pengobatan demi putrinya.
Tika memandang bayi yang terlelap itu terbit rasa sayang dihatinya, apapun yang sudah berlalu biarlah berlalu sekarang anak ini putrinya dan dia harus membuat Lucas menyayangi bayi ini juga.
Tika membuat kopi dan David yang baru bangun tidak menyadari masalah baby Cleo, memeluk pinggang Tika dari belakang dan mencium lehernya.
"Aku mendengar suara bel, siapa yang datang sayang?", tanyanya.
__ADS_1
"Putrimu", sahut Tika berusaha dengan nada datar.
David bingung mendengar jawaban Tika, lalu dia membalikkan badan istrinya..
"Putriku, apa maksudmu?."
"Lihatlah di meja ruang tamu ada surat Linda dan anak kalian!", kata Tika.
David pun pergi keruang tamu dan melihat seorang bayi perempuan sedang tertidur lelap, dia membaca surat yang ada didepannya dan mengenali tulisan Linda.
Dia terkejut membacanya dia mempunyai seorang putri, dia menoleh ke bayi itu dan melihat wajahnya yang sangat mirip dengannya dan tidak di ragukan bayi itu memang putrinya.
David tidak sanggup kehilangan istrinya karena bayi itu, tetapi harus bagaimana dengan bayi itu?
Anak ini sudah kehilangan seorang ibu dan apakah akan tidak punya ayah juga, sedang ibunya sudah berkorban buatnya walau dengan cara yang salah melahirkan dirinya.
__ADS_1
Bayi ini tidak bersalah, dan ia harus merawatnya dan memberi namanya kepadanya.
Seakan mengerti gejolak hati ayahnya bayi itu terbangun dan menatap wajah ayahnya, dan tangannya menggapai meminta gendong.
David pun mengangkat dan menggendong bayi itu di bahunya, bayi itu tersenyum kegirangan dan ludahnya membasahi bahu David.
Tika menatap mereka dengan perasaan haru, dia tidak bisa membenci bayi itu. Bayi itu sekarang di serahkan kepada mereka, dan dia harus menerima anak itu biar Linda bisa pergi dengan tenang.
Sekarang yang ada Cleo adalah putri kedua mereka dan harus mereka sayangi seperti Lucas, semoga Cleo tidak memiliki sifat Linda dan dia harus mendidik mereka.
Tika berjanji akan merawat dan menganggap Cleo putrinya, walaupun sekarang dia masih terkejut menerima semua ini.
Dia butuh ketenangan dan melakukan aktivitas yang tertunda tadi, dan memakan sarapan sendirian tanpa menunggu David.
David menuju meja makan dan melihat Tika sedang makan sendirian, dia meletakkan baby Cleo di pangkuannya sambil menatap istrinya yang diam saja.
__ADS_1
Selama ini Tika selalu menunggunya untuk makan, dan tidak pernah makan sendirian bila ada dia di rumah.
Istrinya pasti sedang marah kepadanya... pikir David. Bagaimana tidak marah suaminya mempunyai anak dengan wanita lain siapa bisa menerimanya?