
David yang siang itu lagi berbelanja berbagai botol saos bumbu masakan bersama Tika ,yang sekarang sedang melihat rak saos Inggris bertemu teman lamanya dulu sewaktu tinggal di Hong Kong yang bernama Merry.
Merry yang melihat David duluan langsung menghampirinya , dan bersikap akrab bahkan dia mengambil sehelai uban yang nampak di rambut David.
"David lama tidak berjumpa," katanya sambil mencium pipi David seperti biasa bila mereka bertemu sebelum David sempat mencegahnya.
"Merry aku sudah menikah jangan melakukan seperti ini lagi," kata David .
Dia sangat mengetahui bahwa Merry mencintainya dari dulu, tetapi dia tidak pernah membalas perasaan Merry kepadanya.
Tika yang melihat hal itu langsung cemburu dan ngambek ,dia langsung melangkah keluar dari toko itu tanpa memperdulikan David yang memanggilnya.
David yang melihatnya langsung mengejar Tika dan tidak menghiraukan panggilan Merry, sementara Tika sudah naik taksi pulang dia menangis di dalam mobil taksi.
Semenjak hamil memang dia sensitif sehingga melihat perlakuan mesra teman David tadi, hatinya langsung panas dan sakit hati mungkin karena bawaan bayinya.
__ADS_1
Sesampainya di apartemen Tika langsung menuju kamar dan tidur setelah membersihkan diri, David yang sudah sampai di apartemen memasuki kamar dan melihat istrinya menangis tersedu-sedu.
David mendekati istrinya itu "Sayang jangan menangis, aku tadi tidak sengaja bertemu dengan Merry teman kerjaku dulu sewaktu tinggal di sini, "jelas David.
"Kau tidak pernah pacaran dengannya?", tanya Tika.
"Kalo mau pacaran sudah dari dulu aku sama dia tetapi kami hanya berteman saja, tidak lebih dari itu jadi jangan menangis lagi kasihan dedek bayi di perut nanti jadi cengeng", kata David sambil mengusap air mata istrinya itu.
"Maafkan aku tidak biasanya aku cengeng seperti ini, mungkin karena hamil lebih sensitif tidak ingin orang lain merebut perhatianmu dariku", kata Tika.
David memeluk istrinya dan membelai rambutnya yang panjang dan harum itu.
"Ayo kita makan, kau mau makan apa aku masakin sekarang?", tanya David.
"Ehm.." Tika nampak berpikir sesuatu membuat David tertawa, melihat mimik wajahnya yang polos seperti anak-anak memikirkan hadiah natal.
"Aku mau sup durian", kata Tika.
__ADS_1
"What.." David kaget mendengarnya dia paling benci buah durian apalagi memegangnya, dan dia tau kalo istrinya juga tidak suka buah itu.
"Kau bercanda kan aku tahu kamu tidak suka durian! "katanya.
"Aku serius mau makan itu", kata Tika cemberut.
David menghela nafas dalam-dalam ingin menyuruh istrinya memilih makanan lain.
"Sayang ini maunya bayi loh apa kamu mau anak kita ngiler?," tanyanya.
David menggeleng "Baiklah kita beli durian ayo turun bawah ke supermarket", ajak David sambil menarik tangan istrinya menuju lift dan pergi supermarket yang ada di bawah apartemen mereka.
Sesampainya di sana David menutup hidungnya, Tika mencium aroma durian yang ada di depannya tiba-tiba tidak berselera makan dan tidak suka lagi.
"Sayang aku mau lechi merah sama jeruk sunkist aja buat jus sudah cukup aroma durian tidak ingin makan lagi."katanya.
"Untung saja dia tidak jadi membelinya kalo tidak aku bisa pusing mencium aroma durian di apartemen, " batinnya.
__ADS_1
"Apa orang hamil suka berubah seperti ini", tanyanya.
Tika menggeleng " Aku tidak tahu yang jelas tadi ingin sekali makan tapi setelah mencium baunya selera makan jadi hilang".