
Melisa menelepon Ferdy dan mengajaknya untuk makan malam bersamanya, malam ini Melisa punya rencana menjebak Ferdy wajah Ferdy dan David sangat mirip tinggal merubah pakaian dan gaya rambut Tika tidak akan dapat membedakannya.
Melisa meminta Ferdy meniru gaya kembarannya agar dapat berfoto untuk dikirimkan kepada Tika dan Ferdy menyetujui nya karena dia tahunya hanya berfoto saja.
Saat makan malam mereka berjanji bertemu di hotel keluarga Ferdy dan makan malam romantis dalam kamar, Melisa mengenakan gaun mini dress yang cukup terbuka menampakkan belahan dadanya serta pahanya yang putih mulus membuat Ferdy menelan air liurnya.
Ferdy yang berpakaian meniru kembarannya dengan gaya rambut sama persis, mendekati Melisa dan mencium pipinya lalu mereka berfoto bersama.
Tanpa sepengetahuan Ferdy, Melisa mencampurkan obat peransang dalam minuman Ferdy dan tanpa curiga Ferdy meminumnya. Melisa sudah menyiapkan video, untuk merekam kegiatannya dengan Ferdy malam itu.
"Kenapa aku merasa gerah Mel panas sekali, " kata Ferdy padahal ruangan hotel berpendingin.
Melisa tersenyum karena obatnya sudah bekerja dan mulai menggoda Ferdy, dia sengaja menyebut nama David.
__ADS_1
"Masa sih Dav sayang udaranya sangat dingin kok," katanya .
Sambil menunduk sehingga dada yang menggiurkan menggoda Ferdy yang sudah terpengaruh obat peransang, membuat adiknya berdiri keras apalagi obatnya Melisa menambahkan dosis 2x lipat karena biar cepat bereaksi.
Ferdy mencium bibir Melisa dan Melisa membalasnya, mereka dulu sudah biasa berciuman jadi sudah biasa bagi Melisa.
Melisa membayangkan David yang bercinta dengannya dan memanggil nama David, sedangkan Ferdy yang terpengaruh obat tidak sadar di panggil David.
Semua pakaian mereka meluncur di lantai hotel tubuh mereka telah polos , dan Ferdy semakin mengganas melihat tubuh polos didepannya yang menggodanya dia mencium semua tanpa terlewat sedikitpun.
Mendengar teriakan sakit Melisa, Ferdy semakin bergairah kekuatannya seakan tidak pernah lelah. Mereka melakukan berulang kali sehingga akhirnya Melisa mendesah , menikmati sentuhan dan pelukan Ferdy dan teriakan mesranya dengan adegan panas mereka.
Setelah beberapa jam tanpa henti Melisa sudah kecapekan dia merasa perih di perut bawahnya, tapi Ferdy masih belum menyelesaikan permainan nya sehingga dia ampun agar Ferdy segera berhenti.
__ADS_1
Senjata makan tuan bagi Melisa obat yang di berikan kepada Ferdy tahan semalaman, dia merasa tubuhnya seakan babak belur dengan gigitan cinta dan tanda merah hampir disebut bagian tubuhnya bahkan bagian bawahnya tidak luput dari ciuman ganas Ferdy.
"David hentikan aku menyerah sayang", dan Melisa menarik Ferdy masuk kamar mandi , berendam supaya adiknya lemas.
"Mel aku sangat bergairah kau sangat menggoda!"kata Ferdy.
"Cukup Dav hentikan aku sudah kecapekan",kata Melisa cemberut.
Tetapi tindakan Melisa membawa ke kamar mandi salah langkah , karena Ferdy malah bergairah dan menyerang lagi sampai berjam-jam.Akhrnya malam itu penuh dengan pertempuran yang tidak pernah henti, kekuatan Ferdy baru melemah setelah dini hari.
Melisa ambruk di tempat tidur karena kelelahan melayani Ferdy semalaman , tetapi dia puas rencana nya berjalan mulus dan segera menyimpan video panas nya tadi.
Sekarang tinggal langkah kedua pikir Melisa tersenyum puas.
__ADS_1
Keesokan harinya Melisa sudah meninggalkan hotel terlebih dahulu, Ferdy yang terbangun menatap tubuhnya yang polos dan Melisa sudah tidak ada di sampingnya.
Ferdy sadar dia semalam tidur dengan Melisa apalagi melihat darah di sprei.