
" Aku tidak mengerti mengapa David lebih lebih mempercayai dia daripada istrinya sendiri , dan yang lebih menyakitkan dia bilang ini anakmu" kata Tika menangis tersedu-sedu.
"Apa kau ingin aku menjelaskan kepadanya?" tanya Alex.
"Tidak perlu ini masalah rumah tanggaku biarlah aku yang menyelesaikan sendiri, jika kau menemuinya dia akan semakin membenciku saat ini dia terhasut cewek itu" kata Tika geram.
"Ya sudah saat ini kau hanya perlu fokus pada anakmu , kasihan jika kamu stres gara-gara suamimu yang membuat aku ingin menghajarnya! " kata Alex.
"Bagaimana kalo kau ikut denganku ke Amrik kebetulan tugasku di sini sudah selesai dan kau bisa memikirkan anakmu dengan tenang, aku tidak bisa membiarkan kau disini sendirian membahayakan anakmu apalagi dokter menyuruhmu bedrest " kata Alex.
"Baiklah aku akan ikut denganmu sekarang anak ini lebih penting daripada suamiku itu, kalau dia menginginkan perceraian lebih baik dia tahu kalo anak ini sudah gugur daripada dia tes dna yang membuat anakku kesakitan aku tidak tega anakku masih bayi ditusuk jarum buat ambil darah" kata Tika.
"Terserah kau saja yang penting anak ini lahir dulu dengan selamat, selama kau stres tidak baik buat perkembangannya" kata Alex.
__ADS_1
" Tenang saja masih ada aku biarpun suamimu pergi meninggalkanmu, aku akan selalu ada buatmu dan anak itu kau tidak sendirian" kata Alex memeluk Tika lembut.
"Terima kasih Alex aku berhutang budi kepadamu" kata Tika terharu.
" Dulu kau juga berbuat yang sama selalu di sisiku di saat orang tuaku tidak menginginkan aku, bahkan semua menghindariku tapi kau masih bersamaku aku juga berhutang kepadamu " kata Alex.
" Apa kau tidak takut kekasihmu meninggalkanmu, melihatku bersamamu seperti David?" kata Tika sedih.
Mereka pun berbincang dan Alex mengurus segala sesuatunya dia menyuruh pilot mempersiapkan penerbangan , dan dia juga menyewa perawat bersama Tika agar memantau keadaannya apalagi perjalanan mereka sangat lama.
Sesampainya di bandara supir sudah menjemput mereka dan membawa mereka ke rumah Alex yang sangat besar, mereka di sambut dengan baik oleh Kan kepala pelayan di rumah itu.
"Kan siapkan kamar buat nyonya! " perintahnya.
__ADS_1
"Baik tuan muda" kata pak Kan lalu dia memanggil gadis muda pelayan yang merupakan termuda di sana , untuk membawa nyonya ke kamar yang sudah di bersihkan.
Rumah itu sangat besar dan tiap hari dibersihkan, sehingga bila ada yang menginap hanya perlu menata di lemari saja pakaian tamunya.
"Wah Alex aku tidak menyangka kau sangat kaya sayang aku sudah menikah, kalo tidak pasti menikah denganmu hahahaha " kata Tika bercanda.
"Siapa suruh kau tidak menungguku, sehingga kau tidak jadi nyonyaku tetapi sekarang kau nyonya di sini perintah saja mereka dan kau jaga kandungan mu jangan banyak bergerak dokter menyuruh bedrest oke!" kata Alex.
"Terima kasih Alex aku akan selalu mengingat semuanya ini, dan membalasnya suatu saat nanti, " kata Tika.
Dia memeluk Alex yang sudah menjadi tempat bersandarnya, dia sangat nyaman bersama Alex menemukan pelindung di saat hatinya sedih memikirkan David.
"Andai kau belum menikah tentu saja aku akan bersamamu, karena aku sangat mencintaimu tetapi aku sadar kau tidak pernah mencintaiku hanya menganggapku kakak .Karena itu aku mencoba hubungan dengan Cintya, tetapi karena kau menderita aku akan selalu di sampingmu " batin Alex memeluk Tika erat.
__ADS_1