Cinta Seputih Melati

Cinta Seputih Melati
Memulai hari baru


__ADS_3

Melisa berganti kaos tank top dan hotpants biru muda yang serasi dengan atasannya, lalu berjalan ke dapur dia membuka pintu kulkas dapur.


Matanya meneliti isi kulkas yang sudah diisi oleh pelayan mama Ferdy, lalu dia mengambil brokoli daging sapi dan bawang bombay dia akan memasak tumis brokoli daging sapi.


Melisa suka memasak bahkan sering membantu mamanya selagi dia libur bekerja, dia sudah terbiasa melakukan pekerjaan rumah tangga.


Ferdy yang sudah berada dekat dapur mencium aroma yang sangat lezat, lalu dia mendekati Melisa dan melihat apa yang di masaknya dan ternyata itu salah satu menu favoritnya yang sering dia pilih bila makan diluar.


 


"Baunya enak sekali semoga rasanya seenak baunya,"godanya.


"Kau menghinaku.." sungut Melisa.


"Karena aku tahu kalo kamu anak tunggal yang terbiasa di manja jadi aku meragukan kemampuanmu memasak tentunya!"kata Ferdy sengaja memancing kemarahan istrinya.


"Asal kamu tahu di rumahku semua menyukai masakanku, aku sangat ahli di dapur", kata Melisa sombong.

__ADS_1


 


"Kuharap kau juga ahli di tempat tidur! mengingat saat kita melakukannya pertama kali aku dalam keadaan terpengaruh obat ," gurau Ferdy.


"Ih apaan sih mikir mesum aja!" Melisa merasa malu dan melanjutkan masaknya. Kehadiran Ferdy di dapur membuat dia gugup dan tidak fokus pada masakannya.


Ferdy membantu memotong buah semangka buat mereka, tangannya sangat terampil seakan sudah terbiasa memotong.


"Kau ahli juga di dapur rupanya!" kata Melisa melihat Ferdy memotong buah dengan cekatan.


"Tentu saja, dulu aku kan tinggal di apartemen sendiri jadi semua juga harus bisa mandiri jadi terbiasa," balas Ferdy.


Selesai memasak dia menata dalam piring bentuk daun dan membawanya ke meja makan.Tidak berapa lama masakan Melisa sudah matang juga, dia menata juga di piring saji dan membawa ke meja makan.Lalu dia mengambil nasi di piring buat mereka dan air putih di gelas.


Dia mengambil lauk di meja dan menaruh di piring suaminya, setelah itu dia mengambil lauk buat dia sendiri.


"Ini enak sekali Mel..kalah deh chef restoran,"gurau Ferdy..masakan Melisa memang lezat.

__ADS_1


"Terima kasih omelettemu juga enak aku suka", senyum Melisa.


"Aku mau kita berangkat honeymoon siang ini, bibi sudah menyiapkan semua barang yang akan kita bawa",kata Ferdy santai.


"Apa.." Melisa terkejut sampai tersedak cepat -cepat dia mengambil air dan meminumnya.


"Kurasa itu tidak perlu pernikahan kita bukanlah kayak kebanyakan orang, yang menikah dengan cinta, " sindir Melisa ketus.


"Bagiku sangat perlu karena setelah ini aku akan fokus bekerja di perusahaan papa , demi keluarga kita", kata Ferdy tegas


"Apa aku tidak salah dengar Ferdy Wijaya seorang pelukis bebas mau bekerja di belakang meja, sedang kau suka kebebasan tidak mau terikat", Melisa berkata sinis.


"Aku mau berubah umurku semakin bertambah kita sudah menikah , dan tentu saja aku harus memberi nafkah keluargaku bukan? ",kata Ferdy.


"Ingat Ferdy aku akan mencari cara supaya bisa cerai darimu dalam setahun,"kata Melisa.


" Aku tidak akan pernah melepaskan apa yang sudah kumiliki termasuk dirimu, jadi jangan harap kau bisa lepas dariku!"Ferdy menatap tajam Melisa.

__ADS_1


Melisa agak takut padahal tadi dia tidak berniat untuk bercerai sungguhan tapi hanya bercanda semata, karena dia tahu Ferdy tidak main-main untuk menghancurkan perusahaan papa nya dengan mudah karena koneksi WINGRUP sangat banyak.


__ADS_2