
Tika dan David serta Lucas sudah berada di bandara lebih awal, agar tidak terlambat untuk cek in pesawat yang membawanya pulang Indonesia.
"Mas rumah kita apa ada yang merawat?" tanya Tika.
"Ya aku mempekerjakan seorang tukang kebun dan asisten untuk menjaga rumah kita" jawab Tika.
"Oiya sudah jadi tidak perlu bersih-bersih lagi." sahutnya
"Sejak kau pergi tidak ada yang berubah semua masih sama" kata David membelai rambut Tika
" Terimakasih " kata Tika memeluk David dan menyandarkan kepala di dada suaminya.
" Sama-sama sayang" balas David mengecup dahi Tika
"Kok Lucas tidak di peyuk " kata Lucas
David tertawa dan memeluk putranya itu" peluk bukan peyuk "
"Oke dad pelukkk " kata Lucas
"Pintar anak papa" David senang anaknya cukup cerdas dan pintar bicara.
__ADS_1
" Nanti kita ketemu uncle ya dad yang wajahnya sama kayak dad, terus nanti gimana bedakan" tanyanya lucu.
"Hahahaha tidak apa jadi Lucas punya 2 daddy " kata David tertawa.
"Hore..," teriak Lucas
Semua melihat mereka dan tersenyum melihat keluarga yang bahagia dan anak yang lucu dan tampan.
"Kakek pasti senang melihatmu nak " kata Tika
"Nanti Lucas minta coklat boleh?" tanyanya.
" Boleh asal ga boleh banyak dan harus sopan meminta ya ga boleh kurang ajar nanti kayak malin kandang jadi batu" kata Tika
"Pintar" sahut Tika sambil mengelus kepala Lucas
"Daddy nanti Lucas mau melihat dufan loh" kata Lucas mengingatkan David
" Ya nanti papa bawa sana" kata David
"Thanx you daddy " Lucas memeluk David
__ADS_1
Tika memang mengajarkan anaknya kata yang sering di pakai sopan santun meskipun tinggal di luar negeri mereka tetap ingat budaya timur.
Lucas mempraktekkan semuanya dan pintar mengingat semua nasihat dari tika, dia selalu berkata "tolong" bila meminta sesuatu juga mengucapkan " terima kasih" bila diberi sesuatu dan "maaf" bila salah.
Sehingga biarpun masih kecil lucas tidak pernah dimanjakan karena tika mengajari agar hidup selalu melihat kebawah bukan keatas.
Tika sangat senang anaknya tidak merepotkan seperti anak orang lain dan tidak nakal, lucas tumbuh sangat patuh dan tidak pernah rewel meminta ini itu kecuali tika memberikan atau menanyakan.
Lucas hanya meminta ayahnya yang tidak pernah dia bisa berikan dulu sehingga memberikan alasan kalau ayahnya sedang mencari uang untuk hidup mereka.
Untung lucas percaya dan tidak bertanya macam-macam,dia hanya bertanya kapan ayahnya pulang dan bersyukur sekarang David bersama mereka sehingga tidak buat alasan lagi.
Sejujurnya dia kasihan kepada lucas karena tidak tumbuh seperti anak orang lain karena David tidak bersama mereka, tetapi perpisahan mereka tidak membuat tika kembali meskipun mengetahui dimana mencari suaminya itu.
Dulu tika berfikir David mungkin melupakan mereka tetapi dia ternyata salah David juga menderita seperti dirinya tau begitu dia mencari David dari dulu.
Tetapi untung sekarang David sudah bersama mereka dan mereka bisa mulai dari awal
tanpa mengingat hal lalu yang menyakitkan, mereka sepakat untuk melupakan semua dan memikirkan masa depan saja tidak menengok kebelakang.
Pertemuan mereka anugerah dan tuhan memberikan kesempatan kedua jadi sebisa mungkin mereka menjaga dengan baik.
__ADS_1
Sesampainya dibandara sudah ada supir yang menjemput mereka dan mereka diantar kerumah kakek lucas dulu karena sudah rindu ingin memeluk cucu mereka yang tidak pernah bertemu.