
Pagi harinya Melisa terbangun dalam pelukan Ferdy, dia merasa tubuhnya sangat lelah sekali sehingga mengantuk tidak sanggup membuka matanya Ferdy memeluk istrinya dan mencium keningnya.
"Bangun sayang hari ini kita ke pantai Kuta", ajaknya.
"Aku masih mengantuk biarkan aku tidur sejam lagi tubuhku capek sekali seperti habis kerja rodi", katanya tidak sadar bahkan ketika Ferdy memanggil nya sayang.
"Baiklah tidurlah lagi nanti siangan aja ke pantai Kuta, "kata Ferdy.
Dia memeluk istrinya dan ikut memejamkan matanya, dia juga masih mengantuk karena bertempur semalaman.
Siang itu mereka ke pantai dan menaruh tikar di atas pasir, Melisa memakai kacamata hitamnya dan bikini berwarna Pink dia sangat suka warna Pink.
Lalu dia membaringkan tubuhnya berjemur sedang Ferdy melihat sekeliling pantai dan mengambil kertas serta pensil, lalu mulai mencoret-coret kertas dan menuangkan gambar di kertas.
Dia melihat ke arah istrinya dan mulai menggambar istrinya, yang sedang memandang lautan lepas dan rambutnya yang tertiup angin.
Melisa tidak sadar ketika Ferdy melukis nya karena keasyikan melihat pantai , Melisa memang menyukai pantai karena dengan melihat pantai dan deburan ombak dia merasa tenang dan damai.
__ADS_1
Sebelum ke sini tadi mereka jalan ke pura dan melihat tradisi Bali yang masih kental dilakukan, kepercayaan mereka sangat kuat dan tidak mudah tergoyahkan oleh budaya dari luar Melisa merasa sangat menyukai budaya yang sangat unik ini.
Di tengah lamunannya menatap keindahan laut pantai kuta, ada seorang bule yang menyapanya mereka berkenalan dan berbincang cukup akrab.
Melihat itu Ferdy merasakan amarah di dadanya, dia merasa cemburu kepada bule yang berbincang dengan istrinya itu dan menarik istrinya segera pergi dari sana.
Melisa heran melihat sikap Ferdy yang tiba-tiba menariknya, tetapi dia menurut saja dan mereka pergi dari sana.
"Aku tidak suka kamu terlalu akrab dengan bule itu," kata Ferdy.
"Aku tidak suka lelaki lain menatap istriku",kata Ferdy lagi.
"Jangan bilang kamu lagi cemburu", kata Melisa tergelak.
"Iya aku sangat cemburu melihat istriku yang bisa akrab dengan orang lain, tetapi suami sendiri di diamkan" kata Ferdy.
"Iya baiklah terserah maumu", kata Melisa.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan Ferdy diam saja, Melisa tidak enak melihat suaminya terdiam karena dia sudah mulai terbiasa dengan kejahilan dan godaan suaminya itu.
Sesampainya di hotel Melisa membersihkan tubuhnya dan mengganti baju pergi dengan lingerie sexy berwarna hitam, yang menampakkan tubuhnya dengan jelas karena bahan yang sangat tipis bahkan dia tidak mengenakan apapun dibalik lingerienya.
Meskipun pernikahan ini karena terpaksa dan dia berpikir untuk berpisah kalo sudah setahun pernikahan mereka, tetapi mereka sudah sah sebagai suami istri di depan Tuhan dan negara jadi apa salahnya menikmati pernikahan mereka.
Dia teringat sering bermimpi panas dengan suaminya, dulu juga ketika dia menjebak Ferdy suaminya sangat ahli memuaskannya tanpa mengenal kata lelah tiba-tiba tubuhnya merindukan sentuhan suaminya itu.
Jadi malam ini dia akan menggodanya lelaki mana yang tahan di goda perempuan sexy dan cantik sepertinya, Melisa tersenyum membayangkan percintaan mereka malam ini.
Melisa meminum pil kb dan memasukkan lagi dalam laci rias, dia tadi secara diam-diam membeli pil kb selagi singgah apotek Melisa tidak ingin hamil karena dia akan bercerai suatu saat nanti.
Lagipula dia tahu Ferdy tidak mencintainya dan dia pun mencintai David, walaupun sekarang tidak mungkin bagi David menikah dengannya dan dia harus belajar mencintai Ferdy.
Melisa merasa tidak sukar mencintai Ferdy karena wajahnya mirip dengan David ,juga dulu pernah jatuh cinta kepada Ferdy karena sewaktu menjalin kasih dengan David dia memperlakukannya seperti seorang adik dan menjaganya juga dia hanya mencium tidak melakukan yang lebih dari itu.
Saat sedang bersama Ferdy dia merasa dicintai karena itu dia terpesona dan mungkin tidak akan kembali kepada David, seandainya Ferdy tidak plin plan dalam hidupnya dan takut akan komitmen sekarang dia heran Ferdy menikahinya mengingat lelaki itu sangat menghindari komitmen.
__ADS_1