
Tika tidur terlelap sambil memeluk guling biasa dia tidur dalam pelukan David, tapi karena jengkel dia lebih suka memeluk guling kesayangannya.
Pagi hari Tika tetap menyiapkan sarapan untuk David , dia melayani mengambilkan makan dan lauk seperti biasa tetapi tidak mengajak bicara sehingga sarapan mereka berlalu dalam keheningan.
David menghela nafas tetapi dia yakin suasana hati tika akan membaik nanti, jadi dia berangkat kantor nya di sana Linda sudah menunggunya untuk pergi rumah sakit bersama.
Sebenarnya David tidak ingin membuat istrinya kesal ,karena belum mendapat persetujuan istrinya tetapi dia merasa kemanusiaan lebih penting. Linda hanya meminta ditemani tidak ada lain jadi tidak akan membuat istrinya cemburu.
Sesampai di rumah sakit Mahardika mereka lang sung menuju ruang kemoterapi dimana Linda sudah membuat janji dengan dokter nya.
Linda pun segera menjalani proses kemoterapi dengan David menemani nya, wajahnya pucat David kasihan kepada mantannya itu dulu ia puja dan menjadi rebutan para pria sekarang nampak tidak berdaya.
David sudah memaafkan Linda yang sudah menyakitinya dan berharap Linda bisa sembuh, dan menemukan orang yang mencintainya sepenuh hati jadi bisa move on darinya.
"David terima kasih kau mau mengabulkan permintaanku" kata Linda pelan.
__ADS_1
"Sudah lah focus sama pengobatanmu" balas David.
Sementara itu..
"Ting... tong.. " bell pintu berdering.
Tika membuka pintu untuk melihat tamunya karena dia merasa tidak janjian dengan siapapun.
"Tika untung kamu di rumah" kata Krisna melihat menantunya.
"Loh mama sama siapa kesini kok tidak mengabari dulu? " tanya Tika terkejut mertuanya datang sendirian.
"Tentu saja ma masuklah dulu Tika ganti baju bentar " kata Tika.
Krisna masuk dalam rumah dan duduk di sofa menunggu Tika berganti pakaian, Tika masuk kamarnya dia ingin mengabari David pergi mengantar mamanya tetapi ingat kalau mereka lagi perang dingin handphone langsung masuk dalam tas.
__ADS_1
Setelah berganti baju dia keluar menemui mama mertuanya, "Ayo ma sudah siap " kata Tika.
"Ayo supir menunggu di luar kamu tidak sibuk kan? " tanya Krisna.
"Tidak ma kan Lucas bersama kalian" kata Tika tersenyum.
" Kita mampir ke rumah Ferdy sebentar ya mama ingin memberi kue juga buatnya, yang punya kalian tadi mama masukkan kulkas. " kata Krisna.
" Oh ya gpp ma tenang saja, terima kasih kuenya" kata Tika.
Krisna menatap menantunya lekat-lekat "Kau sudah tidak membenci Ferdy kan? " tanyanya khawatir.
"Masa lalu sudah Tika tinggal di belakang, bagaimanapun Ferdy adik iparku pertemuan tidak akan terhindarkan mama tidak perlu kuatir karena Tika hanya menganggap adik ipar saja tidak ada lagi kebencian Tika kepadanya. " kata Tika.
"Syukurlah kalau begitu mama bisa tenang, namanya jodoh tidak bisa ditebak dulu Melisa yang mama kira bersama David ternyata malah tertukar pasangan kalian tetapi mama sayang kalian berdua" kata Krisna.
__ADS_1
"Terima kasih ma " kata Tika terharu mendengar kata mertuanya.
"Sama-sama Tika apa pun kejadian masa lalu sekarang kalian menantu mama jadi anak mama juga dan mama berharap David dan Ferdy tidak menyakiti kalian dan pernikahan kalian berdua langgeng sampai tua bahkan sampai maut memisahkan" kata Krisna.