
Tika berjalan di lorong supermarket sambil membawa troli mencari barang yang di butuhkan di rak lorong itu, ketika dia ingin mengambil sesuatu ada seseorang juga mengambil barang yang sama dia menoleh dan melihat Merry di sana.
"Kau..!" kata Tika tidak menyangka bertemu Merry, saat hatinya sedang kacau memikirkan David.
"Ya aku, kasihan sekali kau sendirian sekarang, baru tahu kan pada akhirnya milikku akan kembali kepadaku!" kata Merry sinis.
"Kau akan kena karmanya suatu hari nanti , karena aku percaya apa yang kita tanam itu yang kita tuai sekarang kau boleh senang tetapi kebenaran akan terungkap saat itu tiba kau akan kehilangan segalanya" kata Tika segera beranjak pergi dan dia menabrak David.
"David.." panggil Tika lirih menatap wajah suaminya yang sangat dirindukannya.
"Tika.." sahut David memegang pinggang Tika, yang hampir jatuh karena menabraknya.
Merry yang tidak suka melihat David memeluk pinggang Tika, langsung mendorong Tika sampai terjatuh.
"Dasar wanita tidak tahu diri sudah selingkuh, masih saja pura-pura suci" kata Merry.
"Awwh..aduh sakit David tolong anakku" kata Tika.
Langsung teringat anaknya takut kenapa-kenapa, karena perutnya langsung kram dan melihat darah di kakinya.
__ADS_1
"David ayo kita pergi kenapa kau masih peduli sama anak orang lain" kata Merry menarik tangan David pergi.
"David tolong jangan pergi.." kata Tika lirih.
David merasa ingin bergerak menolong Tika, tetapi ingat tentang Alex dan bayi yang di ragukannya dia berbalik pergi.
"David..jangan pergi!" panggil Tika air matanya mengalir di pipinya.
" Tika apa yang terjadi padamu?" kata Alex yang tidak sengaja melihat Tika terduduk di lantai.
"Alex tolong aku dan anakku bawa ke dokter sekarang, aku takut terjadi sesuatu kepadanya! " kata Tika.
Sesampainya di rumah sakit Alex menggendong Tika yang lemah sambil memanggil dokter.
"Dokter... tolong kami!" teriaknya.
Perawat yang mendengar langsung memberi pertolongan.
"Maaf tuan silahkan menunggu di sini, kami akan menangani istri anda segera " kata perawat dalam bahasa canton.
__ADS_1
Alex menunggu di ruang tunggu berdoa semoga sahabatnya baik-baik saja, tadi dia lewat supermarket untuk membeli baterai jam yang habis juga cereal serta buah dan mampir ke rumah sahabatnya tetapi melihat sahabatnya sedang menangis di lantai dan langsung menghampirinya.
Dokter keluar dari ruangan dan Alex langsung menghampirinya "dokter bagaimana keadaannya?" tanyanya.
"Tidak perlu cemas untung anda cepat membawa istri anda kemari sehingga janinnya bisa kami selamatkan, tetapi istri anda perlu perawatan bedrest tidak boleh bergerak sementara dan tolong jangan di jaga agar tidak stres" kata dokter tersebut.
"Baik dok terimakasih!" kata Alex bersyukur tidak terjadi apa-apa pada Tika.
"Sekarang anda boleh melihat istri anda " kata dokter menepuk bahu Alex mengira Alex suami Tika.
Alex segera berjalan menuju ruangan Tika dia ingin mendengar apa yang terjadi, dan melihat sahabatnya sedang menangis sedih dia langsung memeluknya.
"Tidak apa-apa bayimu selamat" kata Alex menenangkan Tika.
"Alex aku sangat takut kehilangan anakku, hanya dia sekarang yang aku punya" kata Tika sambil menangis di pelukan Alex.
"Sebenarnya apa yang sedang terjadi?" tanya Alex.
"David salah paham mengira kita ada hubungan gara-gara ada yang memotret kita waktu itu dan melihatku mencium pipimu, apalagi hasutan Merry yang menyukai David membuat dia mengira anakku bukan anaknya" kata Tika.
__ADS_1