
David kembali mencium istrinya dan menggigit kecil leher dan bahu istrinya, mulutnya menjelajah tubuh istrinya dan membuat tanda di sana.
Tika memejamkan matanya menikmati sentuhan suaminya, perlahan David memposisikan tubuhnya di atas istrinya dan mendorong pelan miliknya sampai masuk ke milik istrinya..
"Akhhh.. sakit.." Tika mencengkeram bahu david kuat.
"Sabar sayang habis ini akan terasa enak", David menambah dorongan nya sambil mencium istrinya dengan lembut, dia sudah tidak dapat menahan lagi gairahnya yang selama 2 bulan dia tahan karena tidak berani menyentuh istrinya.
Akhirnya dia dorong sampai masuk semua tidak peduli jeritan kesakitan istrinya ,karena dia tahu akan sakit sementara saja dia memeluk tambah erat meneruskan gairahnya yang telah tertunda cukup lama.
Tika meronta berteriak lirih karena kesakitan, David mulai menggerakkan tubuhnya durasi bertambah cepat, lama-lama Tika merasakan enak walau masih ada rasa sakit dia pasrah memberikan hak suaminya dan mulai menikmati hubungan suami istri.
Malam semakin larut yang terdengar hanya ******* dikamar itu entah sudah berapa jam, mereka lakukan berulang ulang sampai lelah dan tubuh David jatuh di samping istrinya dengan wajah puas.
David memeluk tubuh istrinya dan mencium keningnya.
"Makasih sayang sudah memberikan milikmu yang paling berharga untukku", kata David.
Aku menganggukkan kepalaku lega sudah menjalankan kewajibanku, aku memandang wajah suamiku yang sedang tertidur karena kelelahan tiba-tiba aku sadar aku sudah jatuh cinta padanya.
__ADS_1
Aku mencium keningnya lalu tertidur karena kecapekan melayaninya, aku terbangun karena ada yang mencium dan memeluk tubuhku.
"Jam berapa ini", tanyaku sambil menguap karena kurang tidur semalam.
" Jam 10 sayang.."senyum David.
"Apa..aku kesiangan belum masak dan apa kamu ga ke kantor Dav..?" tanyaku.
"Aku sudah ijin tadi tidak masuk karena masih ingin bersama istriku tersayang", David menggoda istrinya.
Aku sangat malu dan masuk dalam pelukan suamiku.
Maka seharian kami di tempat tidur menikmati honeymoon yang tertunda, sekarang aku tidak malu lagi aktif di atas suamiku dia sangat senang.
Kami menikmati hubungan suami istri seperti pengantin baru lagi, sampai akhirnya perut kami menagih keroncongan dan berbunyi keras.
" Aku mandi dulu sayang habis itu kita pesan makan lewat online aja, hari ini kita nikmati waktu berdua ", katanya.
__ADS_1
"Baiklah Dav.."Aku beranjak bangun tapi rasa sakit muncul lagi di bawah sana, jadi aku berjalan pelan untuk membersihkan diri.
Keluar dari kamar mandi aku lupa membawa baju ganti jadi hanya memakai handuk saja , David yang melihatku langsung memelukku lagi.
"Sudah kita makan dulu capek ini juga masih sakit", kataku cemberut.
Tidak lama makanan pun datang dan kami makan dengan lahap setelah melewatkan sarapan tadi.
Selesai makan kami kembali mereguk kenikmatan yang sudah seperti candu dan perasaanku semakin kuat, aku mulai mencintainya walaupun David belum menyatakan cintanya padaku.
Pernikahan ini masih baru aku ingin mencoba mengenalnya, jadi aku akan menunggu David menyatakan perasaannya padaku..aku tidak mau kecewa kedua kalinya..
Sekarang aku pun memanggil dengan panggilan sayang pada suamiku itu, dan berniat untuk menjadikan dia satu satunya dalam hidupku tidak akan memberi celah pada perempuan lain menggoda suamiku yang tampan itu.
Aku sungguh tidak rela suamiku di rebut perempuan lain walaupun mantannya, mungkin karena hubungan semalam memperkuat ikatan batin diantara kami berdua.
Aku yakin kalo mulai jatuh cinta kepada suamiku karena terbiasa bersama selama 2 bulan ini, dan karena sifatnya yang suka mengalah dan sabar menghadapi ku..
__ADS_1
bersambung..