
2 hari setelah mengantar kak Kei ke rumah tersembunyi. Hari ini adalah hari minggu, waktunya membersihkan semua ruangan. Setelah selesai membersihkan apartement dan memasak, kini waktunya aku membangunkan kak Arland
"Kak Arland bangun udah jam 11" kataku sambil mengguncangkan badan kak Arland. dan alhasil dia menarik tanganku dan memelukku
"Jangan banyak bergerak atau ku cium kau nanti" ancam nya dan aku pun diam menuruti nya
"Kak bangun ini udah siang. Juga nanti makanan nya keburu dingin" kataku sambil menahan tubuhku agar tidak bergerak
"Gak mau. Aku mau nya kayak gini aja nyaman" kata nya yang masih memejamkan matanya sambil memelukku erat
"Kak, mending kakak mandi dulu terus makan. abis itu kakak bisa tidur lagi bareng Gita" kataku
"Bener ya?" Katanya dengan nada memastikan
"Iya, buruan gih mandi abis itu makan siang bareng" kataku
"Ya udah tunggu" katanya dan dia pun masuk kekamar mandi
30 menit setelah mandi, kami pun makan siang bersama. Setelah makan, aku mencuci piring kotor dan meletakkan nya di lemari piring. Lalu kami ke kamar seperti janjiku. Kini kami tiduran di tempat tidur dan kak Arland pun memelukku erat
__ADS_1
"Anggita" panggil kak Arland padaku
"Ya" sahutku
"Jangan pernah tinggalin kakak apapun yang terjadi nanti" katanya lirih
"Kenapa kakak bicara begitu. Memang apa yang akan terjadi nanti" tanyaku bingung
"Ada hal yang belum bisa kakak jelaskan padamu sekarang. Tapi jika nanti hal itu datang, kakak minta jangan pernah tinggalkan kakak karen-"
CUP
"Jika hal itu terjadi, Gita gak akan pernah tinggalin kakak. Jujur Gita sangat mencintai kakak. Karena itu Gita gak akan pernah tinggalin kak Arland apa pun yang terjadi" kataku
"Terima kasih Gita karena sudah mencintai ku. Aku juga sebenarnya sangat mencintaimu. Saat kau tiba-tiba saja menghilang dari kelas satu minggu lalu. Entah perasaan apa yang membuat ku gelisah, saat Yinna bilang kau tidak ada di kelas. Bahkan tas mu juga tidak ada. Aku mencintai mu Gita. Sangat" katanya sambil memelukku
"Aku juga kak" jawabku dan diapun meciumku. Awalnya aku hanya diam tapi lama kelamaan aku membalas ciuman nya. Lama-kelamaan ciuman yang tadi nya lembut kini makin kasar dan menuntut dan kami melakukan hubungan layak nya suami istri hingga pagi hari
Keesokan harinya sinar cahaya matahari mampu membuat ku terbangun. Aku mengedarkan pandangan ku ke setiap sudut ruangan dan sambil mengingat kejadian panas yang kami lakukan kemarin siang hingga pagi
__ADS_1
"Kak Arland bangun udah pagi, ayo kak bangun. Kakak kan harus sekolah" kataku sambil mengguncangkan badan nya sedikit kencang
"Iya iya kakak mandi. Tapi sebelum itu morning kiss nya dulu" kata nya yang masih memejam kan mata
CUP
Aku pun mencium nya sekilas lalu menyuruh nya mandi. dan dia pun masuk ke kamar mandi. 30 menit setelah mandi, kak Arland pun keluar dari kamar mandi. lalu aku bergegas turun dari tempat tidur. Namun aku merasakan rasa nyeri di ** ku
"Akhh" ringisku saat merasakan sakit luar biasa
"Anggita kamu gpp" tanya nya
"Gpp kak, cuma sedikit nyeri" jawabku dan dia pun menggendongku dan membawaku kekamar mandi
25 menit setelah aku mandi, kini aku pergi ke dapur untuk memasak. Saat menuju dapur aku melihat ada makanan di meja makan dan menemukan catatan dari kak Arland
"Aku sudah menyiapkan makanan untukmu. makan lah, dan hari ini lebih baik tidak usah sekolah dulu. selamat menikmati my wife"
Aku tersenyum saat kata terakhir yang di tulis oleh kak Arland. lalu mencicipi masakan nya. Sungguh masakan nya sangat enak, tanpa pikir panjang, aku melahap makanan nya hingga habis
__ADS_1
"Kak Arland, Gita janji akan selalu disisi kakak. Gita gak akan pernah tinggalin kakak karena Gita sangat mencintai kakak. Gita akan selalu ingat perkataan bunda, kalau Gita gak akan pernah lepasin kakak apa pun yang terjadi. Gita ingin menikmati moment bersama kak Arland sampai suatu hari nanti badai besar muncul ke kehidupan kita. Jika badai besar itu telah muncul, Gita hanya ingin satu hal dari kakak. Jangan pernah lepasin Gita apapun yang terjadi" lirihku dalam hati. lalu bergegas ke kamar untuk tidur kembali