
Setelah tiba di rumah. Kini aku bersiap-siap untuk acara ulang tahun kak Ray. Aku mengenakan gaun yang aku beli bersama kak Joey
"Gita, udah siap belum?" Kata kak Frida kakak ketigaku atau bisa di bilang adik kembar dari kak Vera
"Ini udah selesai kok kak" jawabku
"Ya udah, ayo turun" katanya
Aku dan kak Frida pun turun menunggu kedatangan kak Ray yang lagi di perjalanan ke rumah bersama kakak pertamaku kak Kei. 15 menit kemudian kak Ray dan kak Kei akhirnya datang. Kini kami bersiap untuk merayakan ulang tahun kak Ray
"SELAMAT ULANG TAHUN RAYHAN ADRIANA" ucap kami semua disetai dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun
"Ayo kak tiup lilin nya" kata Yinna adik kembarku. Kak Ray pun membuat permohonan dan meniup lilin nya
"Terima kasih semua. Terima kasih juga papa Gerald, mama Vina" kata kak Ray
"sama-sama Ray" ucap papa Gerald dan mama Vina
1 jam setelah acara ulang tahun kak Ray selesai. Kini aku dan keluargaku yang lain pergi ke restoran yang dipesan oleh ayah Gerald. Beliau mengatakan akan ada kejutan untukku. Hal ini membuatku bingung padahal yang ulang tahun kak Ray, tapi kenapa aku yang mendapat kejutan.
__ADS_1
Saat tiba di restoran kami pergi menuju tempat yang kami pesan. 10 menit kemudian, kami kedatangan 4 orang. Hal itu membuatku bingung dari 4 orang itu juga ada kak Arland, teman kak Joey
"Maaf kami terlambat" kata Karin-mama kak Arland
"Tidak apa-apa, Tidak terlalu terburu-buru" kata papaku
"Baiklah, bagaimana kalau kita mulai pembicaraan nya" kata Dave-papa kak Arland
"Baiklah kalau begitu. Anggita kemari" kata papaku dan aku pun menghampiri nya
"Anggita, ini om Dave dan tante Karin. Tujuan mereka datang adalah karena kami ingin menjodohkan mu dengan Arland" kata papaku
"D-dijodohkan pa, Gita gak mau" bantahku
"Anggita papa menjodohkan mu ini karena keinginan orang tua kandungmu" kata papa Gerald
"Papa Garlen, mama Felisha" ucapku lirih
"(menghela nafas) Baiklah Gita terima perjodohan ini" ucapku pasrah
"Baiklah, papa rasa kau butuh waktu bicara dengan Arland. Nanti biar Arland yang mengantarmu pulang" kata papaku
"Baiklah" kataku mereka pun pulang. Kini tersisa aku dan kak Arland
"Apa kau serius menerima perjodohan ini Gita?" Tanya kak Arland padaku
"InsyaAllah Gita siap kak, ini juga demi keinginan mama Felisha dan papa Garlen" jawabku
"Boleh aku tanya?" katanya
__ADS_1
"Boleh" jawabku
"Sebenarnya orang tua kandungmu om Gerald atau om Garlen" tanya nya penasaran
"Papa kandungku sebenarnya papa Garlen dan mama Felisha. sedangkan papa Gerald dan mama Vina itu paman dan tanteku. Mereka sudah aku anggap orang tuaku sendiri sejak aku masih kecil" jawabku
"Boleh aku tahu tentang keluargamu?" tanya nya
"Baiklah akan aku jelaskan tentang kami 12 bersaudara. (menghela nafas) Papa Gerald mempunyai seorang kakak bernama Verlita Adriana. Beliau menikah dengan seorang pria bernama Alex Adiwijaya. Mereka di karuniai anak pertama bernama Kei Adiwijaya. beberapa bulan setelah itu, mama Verlita hamil dan dikaruniai 2 putri kembar bernama Vera Adiwijaya dan Frida Adiwijaya. 6 bulan kemudian mama Verlita dinyatakan hamil. 2 bulan setelah itu, papa Gerald menikah dengan istri pertamanya bernama Laura Yu.
7 bulan setelah nya, mama Verlita melahirkan seorang putra bernama Rayhan Adiwijaya. 2 bulan kemudian mama Laura melahirkan putra bernama Joey Adriana. Mama Laura meninggal setelah melahirkan kak Joey. 4 bulan setelah kematian mama Laura. Mama kandungku, Felisha Adriana atau adik dari papa Gerald mengatakan kalau dia akan menikah dengan seorang pria bernama Garlen Juan.
Beberapa bulan setelah menikah, beliau dikaruniai 3 anak kembar. Bernama Anggita Juan, Yinna Juan, dan Lewis Juan. beberapa bulan setelah itu mama Felisha melahirkan seorang putra bernama Dreynan Juan. 1 minggu setelah kelahiran Dreynan, pap Garlen dan papa Alex mengalami kecelakaan mobil. Karena saking terburu-buru papa kandungku tidak sabar ingin secepat nya pulang dari Jepang ke Indonesia. Demi ingin melihat Dreynan.
Kecelakaan tersebut, membuat mama Verlita dan mama Felisha lebih mengurung diri dan mengabaikan kami. Terutama mama Felisha, setiap kali dia melihat Dreynan, dia ingin sekali menyalahkan nya dan membunuh nya. Beruntung papa Gerald melihatnya. Dia juga terpaksa harus membuka luka di hatinya karena kematian mama Laura Yu 2 tahun lalu.
2 bulan setelah itu, kehidupan menjadi terpuruk. Tapi beruntung, disaat itu papa Gerald bertemu dengan mama Vina Shen-sekertaris papa Gerald. Beliau sangat baik, ramah, dan sangat menyukai anak kecil. Papa Gerald melamar mama Vina untuk menjadi istrinya dan menjadi ibu untuk kak Joey. Papa Gerald pun juga menceritakan tentang keluarganya yang terjadi 2 bulan yang lalu pada mama Vina.
setelah itu, mama Vina mengatakan pada papa Gerald kalau lebih baik mengangkat mereka sebagai anak. Hal itu di setujui oleh papa Gerald. Lalu beliau mengatakan pada mama Verlita dan mama Felisha apa yang di katakan oleh mama Vina. Mama Verlita dan mama Felisha pun menyetujui nya. Namun siapa sangka, keesokan hari nya mereka bunuh diri. Meninggalkan secarik kertas, mengatakan untuk menjaga kami anak-anak dari mama Verlita dan mama Felisha, mereka bisa tenang dan menyusul suami tercinta mereka.
Karena tak kunjung hamil, mama Vina mengusulkan mengadopsi seorang bayi seumuran dengan Dreynan, yang diberi nama Vino Adriana. 2 bulan setelah itu mama Vina hamil dan melahirkan 2 putri kembar yang di beri nama Salsa Adriana dan Melisha Adriana. Papa Gerald pun merubah nama belakang dari anak-anak mama Verlita dan mama Felisha menjadi Adriana. Hal itu disetujui oleh keluarga Adiwijaya dan keluarga Juan. Tapi tidak untuk Kak Kei, demi untuk penerus keluarga Adiwijaya. Begitu juga dengan Dreynan untuk menjadi penerus keluarga Juan" ucapku panjang lebar
"Lalu kenapa tidak kamu saja yang bermarga Juan? kenapa harus Dreynan? bukan kah Lewis itu putra pertama dari om Garlen?" Tanya kak Arland
"Sebenar nya aku ingin, tapi aku perempuan. Apalagi keluarga Juan tidak memilih Lewis karena tidak ingin ada kebencian pada si kembar tiga yaitu aku, Yinna, dan Lewis" jawabku
"Oke sekarang aku ngerti. Lalu bagaimana dengan pernikahan kita?" tanya nya padaku
"Aku akan menjawab nya mungkin lusa setelah kita ke pemakaman mama Verlita, mama Felisha, papa Alex, dan papa Garlen" jawabku
__ADS_1
"Oke kalau gitu aku jemput kamu lusa untuk ke pemakaman mereka. Kalau gitu sekarang aku antar kamu pulang" katanya. Dan kak Arland pun mengantarku pulang sampai tujuan ke rumahku