Cinta Seputih Salju Dan Semerah Darah

Cinta Seputih Salju Dan Semerah Darah
Episode 31 - Akhir Dari Permainan 2


__ADS_3

Perlahan mataku terbuka sepenuhnya. Aku mengedarkan pandanganku keseluruh ruangan. Yang membuatku heran adalah kenapa aku ada di sini. Rumah tersembunyi yang Fians buat untuk kami jika suatu saat kami menikah


"Sudah sadar Anggita" kata seseorang yang tak lain adalah Fians


"Ka-kau masih hidup" kataku


"Ya Anggita. Aku masih hidup. Maafkan aku Anggita" katanya lirih


"Fians, kau tahu, 5 tahun hidupku di penuhi penyesalan karena kematian mu. Aku tidak menyangka kau membohongiku. Membiarkan ku bersama pria lain, sedangkan cintaku masih untukmu" kataku


"Maafkan aku Anggita. Aku tahu aku salah. Aku membohongimu. Maafkan aku Anggita" katanya lirih


"Jelaskan padaku apa yang terjadi 5 tahun lalu" kataku

__ADS_1


"Setelah membuatmu pingsan, samar-samar aku melihat beberapa orang yang tak lain adalah orang suruhan keluarga Mahendra. Saat aku sadar, aku hanya melihat bunda. Kata Bunda aku tidak sadarkan diri selama 2 tahun dan mengalami amnesia. 6 bulan kemudian ingatanku kembali. Awalnya aku ingin menemuimu, tapi saat ingin menemuimu kau pergi dan aku mengikutimu hingga ke pemakaman atas namaku yang sudah di rencanakan ayah.


Maka dari itu, aku hanya bisa mengawasi mu dari jauh. Hingga aku mendengar kabar bahwa kau akan menikah dengan Arland, Maka aku memutuskan untuk tetap melindungimu dari jarak jauh tanpa diketahui oleh siapapun. Maafkan aku Anggita" katanya lirih


"Kau tidak perlu minta maaf Fians, semua sudah terjadi. Pernikahan ku dengan kak Arland sudah berlangsung satu setengah tahun" kataku


"Sekali lagi maafkan aku Anggita. Maafkan aku" katanya


"Aku sudah memaafkan mu Fians. Tapi semua tidak bisa sama lagi. Aku sudah menikah dengan kak Arland dan sekarang aku sedang mengandung anaknya. Dulu aku menikah dengan kak Arland atas dasar perjodohan keinginan mama Felisha dan papa Garlen. Sekarang aku menikah dengan kak Arland atas dasar cinta.


Hingga saat aku kelas XI SMA. Papa Gerald memberitahuku kalau aku akan dijodohkan dengan kak Arland. Awal pernikahan kami sangatlah bahagia, keesokan harinya kak Arland membentak ku. Mungkin kupikir kak Arland menyetujui perjodohan ini karena terpaksa. Sebenarnya aku ingin bercerai dari kak Arland agar dia bebas dari pernikahan. Tapi mengingat janjiku padamu, membuatku harus tetap mempertahankan pernikahanku dengan kak Arland.


Bahkan sampai aku mendapat teror kembali dari Regan, aku membolos sekolah untuk pertama kalinya dan menemui bunda Lidya. Setelah menyampaikan pada bunda, aku kembali ke apartement ku, semua keluarga ku berkumpul. Ku pikir aku akan mendapat hukuman dari kak Arland, nyatanya tidak, dia memelukku dan mengkhawatirkanku. Dari situ aku memutuskan kalau aku akan tetap bertahan dengan kak Arland. Hingga akhirnya cintaku terbalaskan. Kak Arland juga menyukaiku, saat pertama kali kami bertemu" kataku

__ADS_1


"Mungkin sekarang cintamu untuk Arland jauh lebih besar dari cinta kita berdua Gita" kata Fians


"Meski sekarang cintaku untuk kak Arland lebih besar dari cinta kita. Tapi percayalah, kau juga menempati ruang khusus dihatiku, cinta pertamaku" kataku


"Terimakasih Anggita. dirimu juga ada di ruang khusus dihatiku sebagai cinta pertamaku. Anggita, sekarang kita tidak bisa bersama lagi. Bolehkah aku menjadi sahabatmu" katanya


"Tentu. Sekarang kita bersahabat" kataku


"Baiklah. Sekarang aku antar kau pulang. Suami possesive mu itu pasti menunggumu" katanya


"Wajar dong dia possesive. Sekarangkan aku sedang hamil" kataku sambil mencubit lengannya


"Iya-iya. Posseive juga ternyata. Gak suami gak istri sama-sama possesive" katanya

__ADS_1


"Apa luh bilang. coba bilang sekali lagi" kataku


"Iya-iya maaf. Yaudah sekarang aku anterin" katanya dan dia pun mengantarku pulang ke kediaman Adriana


__ADS_2