Cinta Seputih Salju Dan Semerah Darah

Cinta Seputih Salju Dan Semerah Darah
Episode 22 - Kerjasama Kei dengan Amel


__ADS_3

Kei POV


Beberapa jam sebelum insiden kecelakaan


Kini aku sedang di ruangan yang dulu ditempati oleh papa Alex. Sudah beberapa hari ini hubungan Anggita dan Arland menjadi kacau. Perkembangan pernikahan mereka sudah hampir mencapai batas. Belum lagi saat aku mendengar bahwa Regan sudah kembali. Ini benar-benar membuatku gila. Apapun itu, akan aku usahakan agar pernikahan Anggita dan Arland tidak berakhir


Tok Tok Tok


"Masuk" kataku


"Tuan muda ada yang ingin bertemu dengan anda" ucap seorang pria paruh baya yang tak lain paman Louis, orang kepercayaan papa Alex


"Siapa?" Tanyaku


"Nona Amelia Gwen" katanya membuatku terkejut. Tapi keterkejutan ku hanya sementara


"Suruh dia masuk" kataku dan paman Louis pun keluar. dan masuk lah Amel


"Tidak ku sangka nona Amelia Gwen akan datang ke tempat Adiwijaya" kataku dengan tatapan datar


"Saya kesini hanya ingin membantu mempertahankan pernikahan Anggita dan Kak Arland" katanya


"Membantu. Apa yang bisa anda lakukan untuk mempertahan kan pernikahan adikku Anggita dan Arland" kataku yang masih dengan tatapan datar


"Aku tau kau pasti masih mencari keberadaan kakakku. Dia memang melakukan kesalahan. Tapi aku mohon padamu, beri kami waktu untuk menyerahkan kakakku pada hukum. Keluarga Gwen sekarang ini memang melindungi kakakku. karena dia dulu masih SMP dan sudah melakukan pembunuhan. Tapi untuk sekarang ini, saya mewakili papa saya Julius Gwen. Untuk meminta waktu beberapa bulan lagi hingga kakakku lulus SMA" katanya


"Lalu apa timbal balik nya jika saya memberikan keringanan untuk melonggarkan hukuman kakakmu itu" kataku


"Kita bisa membuat kesepakatan tuan muda Adiwijaya. Sesuai yang di katakan Ayahku, anda akan mendapatkan 20% saham dari keluarga Gwen" katanya


"Apa anda pikir dengan saham keluarga Gwen saya akan berhenti jika sewaktu-waktu kakakmu masih mencari cara untuk memisahkan Anggita dan Arland" kataku

__ADS_1


"Saya serius tuan muda. Jika kakakku melakukan tindakkan nekat lagi. Kami keluarga Gwen akan mendukung sepenuh nya anda untuk menjebloskan kakakku kepenjara dan 20% saham akan menjadi milik anda" katanya


"Baiklah. Saya akan memberi waktu hingga kakakmu lulus SMA. Saya lakukan ini karena pertemanan papa Alex dan om julius. Saya juga sangat menghargai bagaimana rasa sayangnya om Julius terhadap putra nya" kataku


"Terima kasih Tuan Muda. Saya akan memberitahu ayah saya mengenai kerjasama ini. Dan kami juga akan secepatnya memindahkan 20% saham keluarga Gwen atas nama anda" katanya


"Tidak perlu. Pindahkan saja 20% saham itu atas nama adik saya Rayhan Adiwijaya" kataku


"Kenapa atas nama adik anda Tuan Muda?" Tanyanya


"Entahlah. Mungkin ini hadiah dari saya untuknya" kataku


"Baiklah Tuan Muda, anda jangan khawatir. Kami keluarga Gwen akan memindahkan atas nama adik anda. Kalau begitu saya undur diri. Dan secepatnya memberitahu ini pada ayah saya" katanya dan diapun pergi dari ruanganku


Setelah pembicaraanku dengan Amel. Hari sudah menjelang sore, dan sudah waktunya aku pulang. di tengah perjalanan pulang, aku melihat Vera dan Frida keluar dari toko buku


"Vera, Frida" panggilku dan mereka pun menoleh kearahku


"Dari kantor papa, mau pulang. Terus kalian mau kemana?" kataku


"Kita mau pulang kak, tapi mobil Vera tiba-tiba mogok" kata Frida


"Ayo naik. Biar kakak antar kalian pulang kerumah papa Gerald" kataku dan mereka pun naik ke mobilku. Saat di perjalanan Frida melihat ada beberapa mobil yang mengikuti mobilku


"Kak, kayaknya ada yang ngikutin kita deh. Apa itu mobil suruhan kakak?" Tanya Frida padaku


"Bukan nya itu mobil RG Years kak. Kenapa mereka ngikutin kakak" Tanya Vera padaku


"Itu memang mobil RG Years. Dan yang mengendarai nya adalah Regan" kataku dan mereka sangat terkejut


"Bagaimana bisa itu Regan" kata Frida

__ADS_1


"Kakak mendapat kabar. Setelah Regan kembali, dia mengambil salah satu mobil RG Years. Kurasa dia ingin memulai permainan nya sekarang" kataku sambil menambah kecepatan mobil


"Kak mereka masih mengikutin kita" kata Frida


"Tenanglah Frida. Kakak akan mencari cara agar kalian berdua keluar dari sini" kataku


"Dan membiarkan kakak sendirian. Kami lebih baik mati bersama kakak daripada kami merasa bersalah karena meninggalkan kakak sendiri" kata Vera dengan sedikit meninggikan suaranya


"Jangan terlalu gegabah Vera. Kakak akan mencari cara agar kalian selamat" kataku


"Lebih baik kami mati bersama kakak. Lihatlah bahkan kita tidak bisa lolos dari kejaran Regan" kata Frida


"Jangan konyol kalian berdua. Akan kakak usahakan kalian keluar dan sembunyi" kataku sambil menahan emosiku


"Lebih baik kita mati bersama kakak" kata Vera. Dan mereka merebut stir mobil dan tanpa kami sadari truk sudah melintas menabrak mobilku. Lalu seseorang menghampiri mobilku


"Ini baru permulaan Tuan Muda Kei Adiwijaya. Jangan harap aku berhenti untuk mendapatkan Anggita. Apapun itu akan aku lakukan untuk mendapatkannya. Siapapun yang berani menghalangiku akan bernasib sama sepertimu" katanya dan pergi begitu saja. Lalu setelah itu hanya kegelapan menghampiriku


Saat aku membuka mata, aku melihat seorang dokter dan suster


"Dok-ter" panggilku sambil menahan rasa sakit


"Tuan Muda. Anda sadar" kata dokter itu dengan ekpresi terkejut


"Ang-gi-ta" kataku terbata-bata


"Kalau begitu bertahanlah Tuan Muda. Saya akan memanggil nona Anggita" katanya lalu keluar dari ruangan. Lalu aku memejamkan mataku sambil menahan rasa sakit


"Kak Kei" Lirih seseorang yang tak lain adalah Anggita


Aku sangat senang melihat nya baik-baik saja. Aku memberitahu pada Anggita, penyebab terjadi nya kecelakaan ini. Aku tau dia berusaha tegar. Tapi aku merasa waktuku tidaklah banyak. Aku mengungkapkan kata terakhirku agar tidak ada kata cerai dalam pernikahan nya dan Arland. Aku sangat senang karena dia berjanji. aku sangat tahu Anggita, jika dia sudah berjanji, maka dia akan menepati janji nya. Dengan begini aku sudah bisa tenang. Walau aku tidak bisa lagi membantu Anggita, tapi aku akan mempercayai seseorang untuk melindungi nya

__ADS_1


"Ray, kakak percayakan Anggita padamu. Bantulah dia untuk mempertahan kan pernikahan nya dan Arland. Maafkan kakak yang harus meninggalkan mu sendirian. Tapi percayalah, kakak juga menyayangimu Rayhan Adiwijaya" kataku dalam hati dan pergi untuk selamanya


__ADS_2