
Setelah kejadian tadi, kini sudah waktunya istirahat. Aku, Yinna, Vira, dan Daniel. Kami ber-empat pergi ke kantin memesan makanan. Sambil menunggu, kami bercanda gurau bersama. lalu tiba-tiba ponselku berbunyi, saat melihat siapa yang mengirim pesan, pesan itu malah membuatku menjadi takut
+62853XXXXXXX
"Hai Anggita, bagaimana kabarmu. masih ingatkan dengan masa-masa indah kita dulu. aku ingin sekali menemui mu. tapi sayang aku masih belum bisa. aku dengar kau sudah menikah, aku ingin lihat seperti apa suami mu itu. jika aku sudah kembali akan ku temui suami mu itu
*salam*
*R*
Pesan itu kembali membuat tubuhku menengang dan membuat air mataku menetes
"Anggita luh kenapa?" Tanya Vira padaku
"Gpp. Gua ke toilet bentar ya" kataku sambil menghapus air mataku
Setelah sampai ke kelas, aku segera mengambil tas ku. Lalu pergi ke gerbang sekolah lalu pergi tanpa ada yang tau kalau sekarang ini aku berencana bolos. Setelah 35 menit perjalanan, akhirnya aku sampai di suatu rumah. Rumah yang selalu ku datangi bersama seseorang
__ADS_1
"Shi Ta kamu datang nak?" Tanya seorang wanita paruh baya padaku
"Iya bun. Shi Ta datang. Maafkan Shi Ta bun, kalau Shi Ta baru berkunjung" sesalku sambil menangis. dan wanita paruh baya itu memelukku
"Shi Ta, jangan menangis nak. Bunda gak apa-apa. Sekarang bunda senang kalau Shi Ta datang. Ayo nak masuk" ajak nya
"Iya bun" jawabkku dan kami masuk kerumah yang tidak pernah ku datangi 4 tahun lalu
"Shi Ta, jangan di ingat lagi ya nak, biarkan dia tenang disisi yang maha kuasa. Bunda sudah ikhlas kalau harus kehilangan anak bunda. Sekarang bunda hanya punya kamu yang menjadi anak bunda satu-satunya" kata bunda
"Iya bun, Shi Ta juga sudah ikhlas atas kepergian nya. Biar bagaimana pun, dia meninggal karena Shi Ta. Bun, jika orang yang bersama Shi Ta tahun lalu itu datang kembali. Shi Ta harus gimana bun. Shi Ta masih belum memberitahu suami Shi Ta masalah yang terjadi pada Shi Ta" kataku lirih
"Sudah bun, Shi Ta sudah menikah kemarin karena dijodohkan. Sebenar nya perjodohan ini keinginan mama Felisha dan papa Garlen. Shi Ta menyetujui nya, karena Shi Ta gak mau ngecewain mereka" kataku
"Belajar lah untuk mencintai nya nak. Biar bagaimana pun dia suami kamu" kata nya
"Shi Ta masih belum bisa bun. Sejak awal masuk SMA, Shi Ta merasakan ada perasaan yang tidak karuan dalam di Shi Ta saat pertama kali melihat nya. Tapi Shi Ta tidak mau untuk mencintai dulu bun. Rasa bersalah dan penyesalan tentang anak bunda masih Shi Ta rasakan. jadi Shi Ta memutuskan untuk memendam perasaan ini sampai penyesalan itu hilang" lirihku
"Sudah bunda bilang untuk tidak terus hidup dalam penyesalan. Itu semua sudah menjadi takdir yang tidak bisa kita hentikan. Belajar lah untuk mencintai suami mu. Kau satu-satu nya harapan bunda untuk melihat kehidupan dunia yang indah. Berjanjilah pada bunda, terus lah berjalan kedepan jangan pernah kau hiraukan yang ada di belakang mu" kata bunda
"Tapi bun, dia baru saja mengirim pesan pada Shi Ta" kataku
__ADS_1
"Pesan, pesan apa nak, pesan dari siapa?" Tanya bunda
"Dari nya bun. Yang 4 tahun lalu bersama Shi Ta. padahal pernikahan Shi Ta cuma dihadiri oleh keluarga Leonard, keluarga Adiwijaya, keluarga Juan, keluarga Adriana, serta kerabat dari 4 keluarga. Tapi pesan itu mengatakan kalau dia tahu Shi Ta sudah menikah dan ingin sekali bertemu dengan suami Shi Ta" kataku
"Apa dia sudah bertemu dengan suami mu?" Tanya bunda
"Belum bun. Tapi dia bilang kalau belum saat nya datang. Dia akan datang suatu saat nanti untuk bertemu dengan suami Shi Ta" kataku
"Shi Ta, apa pun yang terjadi. Lindungi suami mu, jangan biarkan orang itu mencelakai suami mu. Kau bisa membohongin orang lain serta keluarga dan saudara mu tentang sifat mu yang ceria, pendiam, dan tegas. Tapi tidak dengan bunda, yang sifat mu sangat lah kejam. Ingatlah kau itu sudah ada di daftar keluarga bunda, teruslah bertahan sampai masalah mu ini selesai. Setelah itu bunda minta hiduplah bahagia dengan suami mu" kata bunda
"Shi Ta janji bun akan melindungi kak Arland. Jika dia sudah datang Shi Ta akan menghubungi bunda. Karena Shi Ta harus melindungi orang yang Shi Ta sayang termasuk suami Shi Ta" kataku penuh keyakinan
"Baiklah, sekarang makan dulu baru setelah ini istirahat lah. Sore nanti bunda bangunin, karena kau harus pulang. Dan ingatlah, jangan sampai usaha yang kau lakukan di ketahui oleh orang yang kau sayang. Termasuk suami mu" kata bunda
"Shi Ta tidak akan pernah memberitahu suatu rahasia besar ini pada siapa pun termasuk pada kak Arland. Shi Ta hanya ingin melindungi orang yang Shi Ta sayangi termasuk kak Arland" kataku
"Baiklah sekarang makan lah dulu lalu istirahat lah" kata bunda
"baiklah bun" kataku. Lalu aku makan dan setelah makan aku bergegas ke kamar khusus untuk ku
"Kak Arland maafkan Gita kalau harus menyembunyikan sifat Gita yang asli. Gita lalukukan ini untuk melindungi orang yang Gita sayangi. Sekarang Gita sudah menikah dengan mu kak Arland, Gita juga janji akan melindungi kakak dari orang yang menghancurkan hidup Gita 4 tahun lalu. Sehingga Gita harus menjalani hidup yang penuh rintangan kekejaman seperti ini. Gita rela jika kak Arland membenci Gita, jika Gita melakukan hal kejam sekalipun" gumamku dalam hati setelah itu aku terlelap ke alam mimpi
__ADS_1